Jaringan Blockchain pada dasarnya adalah sistem tertutup yang tidak dapat mengakses data off-chain atau status blockchain lain secara langsung. Kendala ini membuat Smart Contract harus bergantung pada oracle eksternal atau mekanisme bridging untuk memproses data dunia nyata, feed harga, atau interaksi cross-chain—yang menimbulkan asumsi kepercayaan baru dan risiko keamanan.
Dalam konteks ini, Flare Network menghadirkan pendekatan inovatif yang berbeda dari oracle tradisional dengan mengintegrasikan kemampuan akuisisi data langsung pada lapisan protokol jaringan. Protokol data Flare tidak hanya menyediakan feed harga, tetapi juga memperluas verifikasi status cross-chain, menjadikan Flare sebagai “lapisan data” dalam infrastruktur blockchain dan mendukung aplikasi multi-chain secara esensial.
Mekanisme akuisisi data Flare mengatasi dua tantangan utama: menyediakan data off-chain yang andal untuk Smart Contract dan memperoleh informasi status dari blockchain lain secara aman.
Jika solusi tradisional biasanya bergantung pada jaringan oracle independen, Flare mengintegrasikan kemampuan ini sebagai fungsi native jaringan, sehingga akses data menjadi bagian intrinsik dari blockchain. Desain ini mengurangi ketergantungan pada sistem eksternal sekaligus meningkatkan komposabilitas dan konsistensi data on-chain.
FTSO (Flare Time Series Oracle) adalah sistem oracle time series native Flare yang dirancang untuk menyediakan data dinamis seperti harga aset.
Pada sistem ini, partisipan jaringan mengirimkan estimasi data (misalnya harga aset). Protokol menggabungkan pengiriman tersebut menggunakan proses berbobot untuk menghasilkan output data akhir. Penyedia data menerima hadiah sesuai akurasi pengiriman mereka, membentuk model pasokan data berbasis insentif.
Berbeda dari oracle konvensional, FTSO merupakan bagian integral jaringan Flare yang beroperasi langsung melalui mekanisme konsensus on-chain dan insentif.
Flare Data Connector (FDC) adalah komponen inti yang bertanggung jawab untuk akuisisi dan verifikasi status eksternal di Flare.
Fungsi utamanya adalah membuktikan bahwa peristiwa atau data tertentu telah terjadi pada blockchain lain atau sistem eksternal—misalnya mengonfirmasi transaksi atau memverifikasi bahwa akun memenuhi persyaratan tertentu.
FDC menggunakan proses verifikasi terdistribusi untuk mengubah informasi eksternal menjadi data on-chain yang dapat diverifikasi, sehingga Smart Contract dapat mengeksekusi logika berdasarkan peristiwa dunia nyata.
Arsitektur FDC, sumber: Flare Network
Kerangka kerja data Flare memproses berbagai jenis data melalui mekanisme yang berbeda.
FTSO berfokus pada data berkelanjutan (misalnya harga), dengan langkah utama berupa pengiriman data, penyaringan outlier, dan rata-rata berbobot. Sementara itu, FDC menangani peristiwa diskret (seperti status transaksi), memastikan keaslian data melalui verifikasi multi-pihak.
Kedua mekanisme ini memungkinkan Flare menangani “data yang terus berubah” dan “data berbasis peristiwa.”
Mekanisme data Flare sangat berbeda dari oracle tradisional.
Oracle tradisional beroperasi sebagai jaringan independen dan bergantung pada node eksternal untuk memasok data ke blockchain. Sebaliknya, Flare mengintegrasikan protokol data langsung ke jaringan, sehingga akuisisi data menjadi fungsi native blockchain.
Dampak utama dari pendekatan ini meliputi:
Mekanisme akuisisi data Flare mendukung berbagai skenario penggunaan.
Dalam DeFi, FTSO menyediakan harga real-time untuk pinjaman dan likuidasi. Pada aplikasi cross-chain, FDC memverifikasi status aset. Di skenario Web3 yang lebih luas, mekanisme ini memungkinkan Smart Contract yang bergantung pada data dunia nyata.
Kemampuan tersebut menjadikan Flare sebagai infrastruktur utama untuk aplikasi berbasis data.
Dengan menggabungkan FTSO dan FDC, Flare membangun sistem protokol data native.
Arsitektur ini memungkinkan blockchain mengakses feed harga dan status cross-chain secara langsung, mengurangi ketergantungan pada oracle eksternal serta meningkatkan keamanan dan komposabilitas.
Seiring ekosistem multi-chain berkembang, integrasi kemampuan data di tingkat jaringan menjadi arah baru bagi infrastruktur blockchain.
FTSO menyediakan data time series terdesentralisasi—seperti harga aset kripto—dan merupakan komponen inti kerangka kerja data Flare.
FDC dapat memverifikasi peristiwa dari blockchain lain atau sistem eksternal, seperti apakah transaksi telah terjadi atau jika akun memenuhi kondisi tertentu.
Flare tetap menggunakan mekanisme oracle, tetapi oracle-nya (FTSO) terintegrasi dalam jaringan, bukan layanan eksternal yang independen.
FTSO meningkatkan akurasi data melalui pengiriman multi-pihak dan mekanisme insentif, serta proses agregasi meminimalkan dampak outlier.
Integrasi protokol data mengurangi ketergantungan kepercayaan, memperkuat keamanan, dan menjadikan data sebagai sumber daya on-chain yang dapat dikomposisi.





