
Nonce adalah angka atau nilai yang hanya boleh digunakan satu kali. Nonce lazim digunakan dalam protokol otentikasi dan fungsi hash kriptografi untuk menjaga keamanan serta mencegah serangan replay. Istilah "nonce" berasal dari "number used once," yang menegaskan sifat utamanya sebagai nilai satu kali pakai.
Dalam teknologi blockchain, nonce mengacu pada angka acak semu yang berfungsi sebagai penghitung selama proses mining. Nilai unik ini sangat penting dalam consensus mechanism jaringan blockchain, khususnya pada sistem Proof of Work.
Pada sistem blockchain seperti Bitcoin, miner menggunakan nonce sebagai elemen inti dalam proses mining. Selama mining, miner berupaya menemukan nonce valid yang, bila digabungkan dengan data transaksi dan di-hash, menghasilkan block hash dengan kriteria tertentu yang telah ditetapkan.

Contohnya, miner Bitcoin harus mencoba menebak nonce valid dengan melakukan banyak percobaan untuk menghitung block hash yang memenuhi syarat tertentu—biasanya block hash yang dimulai dengan sejumlah nol tertentu. Dalam kompetisi menambang block baru, miner pertama yang menemukan nonce sehingga menghasilkan block hash valid, berhak menambah block berikutnya ke blockchain dan menerima imbalan.
Miner menerapkan metode trial and error, dengan setiap perhitungan memakai nilai nonce baru. Hal ini diperlukan karena kemungkinan menebak nonce valid secara langsung sangat kecil. Karena itu, miner secara sistematis menguji berbagai nilai nonce hingga menemukan yang menghasilkan hash output sesuai yang diinginkan.
Proses mining dilakukan dengan para miner menjalankan berbagai fungsi hash memakai banyak nilai nonce hingga menemukan output yang valid. Jika output hashing miner di bawah ambang batas yang telah ditetapkan, block dianggap valid dan ditambahkan ke blockchain. Jika tidak valid, miner tetap mencoba dengan nilai nonce berbeda. Setelah block baru berhasil ditambang dan divalidasi, proses ini diulang dengan data transaksi baru.
Protokol secara otomatis menyesuaikan rata-rata jumlah percobaan hashing guna menjaga konsistensi laju pembentukan block. Proses ini dikenal sebagai penyesuaian tingkat kesulitan (difficulty adjustment) dan menentukan ambang mining—khususnya, berapa banyak angka nol di depan yang harus ada pada block hash agar valid. Tingkat kesulitan mining block baru berbanding lurus dengan besaran hash rate yang dialokasikan ke sistem blockchain.
Saat hash rate di jaringan meningkat, ambang batas pun naik sehingga dibutuhkan daya komputasi lebih besar agar miner tetap kompetitif. Sebaliknya, jika partisipasi miner menurun, tingkat kesulitan turun dan mining block membutuhkan hash rate lebih rendah. Di tengah fluktuasi ini, protokol memastikan pembentukan block berlangsung terjadwal, menjaga stabilitas dan prediktabilitas jaringan blockchain.
Nonce adalah singkatan dari 'number used once', nilai kriptografi unik yang digunakan dalam protokol otentikasi untuk mencegah serangan replay. Nilai ini memastikan setiap transaksi atau komunikasi tetap aman dan tidak dapat digunakan kembali, sehingga menjadi komponen utama dalam keamanan blockchain dan cryptocurrency.
Nonce merupakan angka unik pada algoritma konsensus POW untuk mencari block hash yang valid. Miner terus-menerus menyesuaikan nilai nonce hingga memperoleh hash yang memenuhi persyaratan tingkat kesulitan jaringan, sehingga memungkinkan validasi block secara aman dan terciptanya konsensus.
Nonce adalah token unik satu kali pakai dalam otentikasi API yang mencegah serangan replay dengan memastikan setiap permintaan bersifat baru dan berbeda. Nilai ini diverifikasi keunikannya dan dihapus setelah digunakan, sehingga memperkuat keamanan dengan mencegah permintaan tidak sah yang diulang.
Nonce wajib unik karena penggunaan ulang akan menyebabkan transaksi diabaikan atau dinyatakan tidak valid oleh jaringan. Penggunaan Nonce ganda dapat menyebabkan kegagalan transaksi dan potensi kehilangan dana, karena hanya satu transaksi per Nonce yang dapat diproses di blockchain.
Nonce adalah nilai unik satu kali pakai untuk mencegah serangan replay, sedangkan timestamp memastikan keabsahan dan waktu permintaan. Dalam otentikasi keamanan, nonce mencegah penggunaan ulang permintaan yang sama, sementara timestamp mencegah manipulasi serta kedaluwarsa permintaan.











