

Token HOT adalah cryptocurrency berbasis blockchain yang menjadi inti dari platform terdesentralisasi Holo, berfokus pada solusi hosting terdistribusi untuk aplikasi peer-to-peer. Diluncurkan pada 2018, HOT dikembangkan untuk menjawab tantangan hosting aplikasi terdesentralisasi yang skalabel dan mudah digunakan di ekosistem Web3. Dengan teknologi Holochain yang inovatif, HOT memungkinkan pengguna meng-host dan mengakses dApp tanpa ketergantungan pada server terpusat, memberikan skalabilitas, ketahanan, dan efisiensi biaya yang lebih baik bagi pengembang maupun pengguna akhir.
Token HOT didirikan pada 2017 oleh Arthur Brock dan Eric Harris-Braun, yang masing-masing memiliki pengalaman mendalam di bidang sistem terdistribusi dan perangkat lunak sosial. Arthur Brock pernah terlibat dalam pengembangan sistem mata uang alternatif dan merupakan salah satu pendiri MetaCurrency Project, sementara Eric Harris-Braun adalah arsitek perangkat lunak senior dengan keahlian teknologi peer-to-peer. Visi tim pendiri adalah membangun platform yang mampu merevolusi internet melalui aplikasi peer-to-peer sejati, memanfaatkan framework Holochain yang inovatif sebagai fondasi ekosistem HOT.
Sejak diluncurkan, Holo telah mencatat berbagai pencapaian penting, termasuk penyelesaian Initial Community Offering pada 2018, peluncuran perangkat keras HoloPort untuk hosting terdistribusi, dan rilis beta framework Holochain. Proyek ini juga menjalin kemitraan strategis dengan berbagai organisasi di sektor teknologi terdesentralisasi dan diakui atas pendekatan uniknya dalam komputasi terdistribusi. Token HOT mulai banyak diperbincangkan setelah peluncuran testnet dan demo dApp berorientasi agen yang skalabel, menempatkannya sebagai inovator di infrastruktur web terdesentralisasi.
Ekosistem HOT terdiri dari beberapa produk yang saling terhubung dan bersama-sama menyediakan solusi lengkap bagi pengembang serta pengguna yang membutuhkan hosting terdesentralisasi:
Ketiga komponen ini membentuk ekosistem terpadu di mana HOT berfungsi sebagai utility token yang mendukung seluruh interaksi dalam jaringan, menciptakan ekosistem yang mandiri dan skalabel.
Sektor web terdesentralisasi kini menghadapi sejumlah tantangan utama yang ditargetkan untuk diatasi oleh token HOT melalui pendekatan inovatifnya:
Token HOT mengatasi tantangan-tantangan ini melalui model hosting terdistribusi yang berorientasi agen, sehingga aplikasi terdesentralisasi menjadi lebih skalabel, andal, dan mudah diakses pengguna global.
Total suplai (maksimum) HOT adalah sekitar 177.619.433.541 token, dengan hampir seluruhnya—sekitar 177,6 miliar HOT—sudah beredar di pasar. Ini berarti lebih dari 98,5% total suplai telah beredar. Rincian distribusi proporsional (seperti alokasi ke tim, investor, atau ekosistem) tidak dipublikasikan secara terbuka. Data yang tersedia hanya memastikan mayoritas besar token HOT sudah beredar, sehingga suplai yang terkunci atau dicadangkan sangat sedikit.
Poin-poin penting:
Dalam ekosistem HOT, token ini berfungsi untuk beberapa kebutuhan:
Informasi mengenai mekanisme tata kelola dan staking HOT belum tersedia secara publik.
Token HOT merupakan solusi inovatif di ranah web terdesentralisasi, mengatasi permasalahan utama melalui framework Holochain yang berorientasi agen dan jaringan hosting terdistribusi. Dengan ekosistem yang semakin berkembang dan hampir seluruh HOT beredar di pasar, proyek ini menunjukkan potensi kuat dalam mentransformasi hubungan antara pengembang dan pengguna dengan aplikasi terdesentralisasi. Inovasi teknologi, pengalaman tim pendiri, serta solusi nyata atas tantangan infrastruktur membuat HOT menjadi salah satu pemain penting dalam perkembangan infrastruktur Web3.
HOT adalah token aset digital yang dirancang untuk ekosistem Web3. HOT menawarkan kecepatan transaksi tinggi, biaya rendah, dan tata kelola komunitas yang kuat. Kegunaannya meliputi utilitas platform, reward staking, serta partisipasi dalam protokol terdesentralisasi di infrastruktur Web3.
HOT dapat dibeli di exchange terpusat maupun terdesentralisasi dengan USDT atau BTC. Untuk penyimpanan, gunakan cold wallet agar keamanan maksimal. Bagi pemegang jangka panjang, simpan token secara offline untuk menghindari risiko peretasan dan kegagalan exchange.
HOT menawarkan transaksi cepat dan biaya rendah berkat arsitektur jaringan yang dioptimalkan. HOT memberikan skalabilitas lebih baik untuk aplikasi terdesentralisasi, efisiensi energi tinggi, serta mekanisme tata kelola komunitas yang lebih unggul dibandingkan aset digital tradisional.
HOT berjalan di atas teknologi blockchain dengan mekanisme konsensus proof-of-work (PoW). Blockchain HOT terdesentralisasi, memastikan keamanan, transparansi, dan keutuhan transaksi di seluruh node jaringan terdistribusi.
Risiko investasi HOT meliputi volatilitas pasar, risiko waktu, asimetri informasi, perubahan kondisi makroekonomi, serta persaingan industri. Fluktuasi harga dan kondisi likuiditas dapat mempengaruhi hasil investasi secara signifikan. Lakukan riset menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.











