Trump menyatakan perang Iran berpotensi berakhir, menyebabkan harga minyak mentah anjlok dan Bitcoin menguat. MicroStrategy kembali menambah investasi sebesar 1,28 miliar dolar AS, namun para analis mengingatkan risiko ketidakseimbangan pasar dalam penawaran dan permintaan.
Menurut laporan CoinDesk, Presiden AS Trump pada dini hari waktu Taiwan mengungkapkan bahwa kemajuan operasi militer terhadap Iran jauh lebih cepat dari perkiraan awal yang membutuhkan empat hingga lima minggu. Kini, perang AS-Iran kemungkinan besar akan segera berakhir, dan dia memperkirakan akan memberikan penjelasan terbaru pada pukul 17:30 waktu Timur AS.
Setelah berita ini diumumkan, harga minyak mentah WTI yang sebelumnya melonjak 30% ke 120 dolar AS karena kekhawatiran perang Iran, jatuh tajam ke 85 dolar AS, dengan penurunan harian sebesar 6%.
Sementara itu, pasar kripto dan saham AS melanjutkan tren kenaikannya. Sebelum penutupan, indeks Nasdaq naik 1,25%, dan indeks S&P 500 naik 0,8%. Bitcoin ($BTC) dalam 24 jam terakhir naik 2,4%, menembus di atas 69.000 dolar AS.
Sumber gambar: CoinMarketCap Bitcoin dalam 24 jam terakhir naik 2,4%, menembus di atas 69.000 dolar AS.
Saham terkait kripto juga mengalami kenaikan, termasuk Circle (CRCL) yang melonjak 10%, serta MicroStrategy (MSTR) dan Coinbase (COIN) yang masing-masing naik 5% dan 2%.
Dokumen pengajuan ke SEC menunjukkan bahwa minggu lalu, MicroStrategy menginvestasikan 1,28 miliar dolar AS untuk membeli 17.994 Bitcoin. Ini merupakan akuisisi terbesar sejak Januari tahun ini, saat mereka mengeluarkan 2,13 miliar dolar AS untuk membeli 22.305 Bitcoin.
MicroStrategy menyatakan bahwa harga rata-rata pembelian Bitcoin terbaru adalah 70.946 dolar AS, lebih rendah dari biaya rata-rata keseluruhan perusahaan sebesar 75.862 dolar AS. Total kepemilikan Bitcoin MicroStrategy kini mencapai 738.731 BTC, dengan total biaya sekitar 56 miliar dolar AS.
Data dari BitBo menunjukkan bahwa saat ini sekitar 450 Bitcoin ditambang setiap hari, sekitar 3.150 Bitcoin per minggu. Jumlah yang dibeli MicroStrategy ini setara dengan pasokan Bitcoin baru selama sekitar lima minggu.
Sumber gambar: Data produksi penambangan Bitcoin harian dari BitBo
Untuk prospek pasar selanjutnya, analis senior Cointelegraph, Rakesh Upadhyay, menyatakan bahwa indeks S&P 500 pada Jumat lalu ditutup di bawah 6.775 poin, menunjukkan bahwa tren bearish sedang mencoba menguasai pasar. Support utama berikutnya berada di 6.550 poin, dan jika ditembus, koreksi bisa memperdalam ke 6.147 poin. Pembeli harus mendorong harga di atas moving average agar peluang rebound ke 7.290 poin meningkat.
Sedangkan untuk Bitcoin, meskipun minggu lalu menembus di bawah 68.553 dolar AS (20-day EMA), harga tidak menembus garis support utama, menunjukkan adanya minat beli di level rendah.
Jika harga mampu bertahan di atas EMA tersebut, peluang menembus resistance di 74.508 dolar AS akan meningkat, bahkan berpotensi menuju 84.000 dolar AS. Sebaliknya, jika menembus support, harga bisa turun ke level penting di 60.000 dolar AS.
Sumber gambar: Rakesh Upadhyay, jika Bitcoin mampu bertahan di atas EMA tersebut, peluang menembus resistance di 74.508 dolar AS akan meningkat, dan berpotensi menuju 84.000 dolar AS.
Analisis dari analis kripto Jepang, NISHI, dalam laporan pasar terbaru menunjukkan bahwa Bitcoin akhir-akhir ini dipandang sebagai aset tanpa pemerintah karena meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah, sehingga berfungsi sebagai aset lindung nilai. Ditambah lagi, penurunan imbal hasil obligasi AS turut mendorong harga Bitcoin naik.
Melihat tren pesanan pasar, saat ini kekuatan penjual di pasar spot lebih dominan, sementara di pasar derivatif, pembeli lebih unggul.
NISHI menegaskan bahwa struktur di mana penjualan di pasar spot bersamaan dengan pembelian di pasar derivatif dapat menyebabkan ketidakseimbangan penawaran dan permintaan, membuat pasar rentan terhadap penurunan harga. Selain itu, rasio opsi put dan call yang kembali meningkat juga menunjukkan bahwa sentimen investor secara perlahan beralih ke arah bearish.
Melihat ke depan, korelasi negatif antara harga Bitcoin dan minyak mentah mungkin akan semakin kuat, dan pasar akan fokus pada apakah harga minyak akan tetap tinggi atau mulai stabil.
Baca juga:
ETF Kripto Mengalami Aliran Keluar Terpanjang! Bitcoin dan Ethereum ETF Kehilangan Lebih dari 9 Miliar Dolar dalam Empat Bulan
Isi artikel ini disusun oleh Crypto Agent dari berbagai sumber, disunting dan direview oleh Crypto City. Saat ini masih dalam tahap pelatihan, sehingga mungkin terdapat bias logika atau kesalahan informasi. Isi ini hanya untuk referensi, bukan saran investasi.