Bitcoin Mendekati $72,000: Penyusutan Pasokan dan Sentimen Regulasi Positif Bergema Bersama, Momentum Kenaikan BTC Terbongkar

BTC4,31%

Pada 13 Maret, harga Bitcoin sempat mendekati $72.000 hari ini, melanjutkan tren kenaikan sejak minggu ini. Para pelaku pasar berpendapat bahwa rebound kali ini didorong oleh beberapa faktor utama, termasuk sinyal regulasi yang membaik, penurunan cadangan Bitcoin di bursa, dan aliran dana institusional yang terus berlanjut.

Di pertengahan minggu ini, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dan Komisi Perdagangan Komoditas Berjangka (CFTC) mengumumkan akan meluncurkan sebuah rencana koordinasi regulasi kripto, dengan rencana membangun mekanisme berbagi data dan menyederhanakan persyaratan pelaporan industri, guna mengurangi ketidakpastian regulasi akibat penegakan hukum yang terpisah. Meskipun rencana ini bukan regulasi resmi, pasar secara umum menganggapnya sebagai sinyal penting bahwa pengaturan aset digital di AS semakin jelas. Sementara itu, pemerintah Presiden Trump juga beberapa kali menyatakan keinginan untuk memberikan kerangka kebijakan yang lebih pasti bagi industri kripto.

Perubahan di tingkat makroekonomi juga mempengaruhi suasana pasar. Sebelumnya, ketegangan di Timur Tengah menyebabkan harga minyak internasional mendekati $100 per barel, memberikan tekanan pada pasar saham global. Namun, Menteri Keuangan AS Scott Bessent kemudian menyatakan bahwa AS akan mengizinkan pembelian minyak mentah Rusia yang tertahan di laut, sehingga harga minyak pun turun sekitar $2 per barel. Setelah volatilitas di pasar energi mereda, harga Bitcoin dengan cepat menembus level $70.000 dan terus menguat.

Data on-chain menunjukkan bahwa pasar Bitcoin mulai mengalami pengurangan pasokan yang signifikan. Menurut statistik CryptoQuant, hingga 12 Maret, cadangan Bitcoin yang dimiliki platform terpusat turun menjadi sekitar 2,75 juta BTC, level terendah sejak 2019. Sementara itu, pemegang jangka panjang saat ini menguasai sekitar 14,5 juta BTC, aset ini telah tidak berpindah selama lebih dari lima bulan.

Aliran dana institusional yang terus berlanjut juga berkontribusi mengurangi pasokan yang beredar di pasar. ETF Bitcoin spot dalam satu minggu terakhir menarik masuk sekitar $570 juta, dan jumlah Bitcoin yang diambil dari platform perdagangan dalam satu hari pernah mencapai 32.000 BTC. Selain itu, banyak perusahaan yang terdaftar tetap menambah cadangan Bitcoin mereka, dengan perusahaan seperti Strategy dan lainnya mengakumulasi hampir 350.000 BTC secara total.

Para analis menunjukkan bahwa ketika jumlah Bitcoin yang dapat diperdagangkan di platform menurun, bahkan jika permintaan tidak meningkat secara signifikan, harga tetap bisa terdorong naik secara nyata. Saat ini, pasar umumnya menyebut kondisi ini sebagai “pengurangan pasokan”.

Dari sudut pandang teknikal, Bitcoin pada Februari sempat turun ke sekitar $60.000, kemudian pulih secara bertahap dan berfluktuasi di kisaran $67.000 hingga $71.000. Jika harga berhasil menembus resistance di $72.000, kemungkinan akan memicu aksi short covering yang dapat memperbesar kekuatan kenaikan. Volume perdagangan harian di pasar saat ini tetap di atas $50 miliar, sementara biaya listrik bagi perusahaan pertambangan berada di kisaran impas sekitar $64.000 hingga $65.000.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar