Mitsubishi UFJ: Perang Iran mendorong kenaikan harga minyak atau mendorong beberapa bank sentral menaikkan suku bunga, dolar Australia menunjukkan performa luar biasa

Berita Gate News, pada 13 Maret, analis Mitsubishi UFJ Derek Halpenny menyatakan dalam laporannya bahwa pasar memperkirakan kenaikan harga minyak yang dipicu oleh perang Iran dapat mendorong beberapa bank sentral untuk menaikkan suku bunga, tetapi situasi ini hanya akan menguntungkan mata uang negara-negara ekonomi yang pertumbuhannya tetap tangguh. Dia mengatakan, “Menaikkan suku bunga dalam kondisi ekonomi yang lemah biasanya dianggap sebagai sinyal negatif untuk mata uang.” Dalam konteks pasar yang memperkirakan akan ada kenaikan suku bunga lebih lanjut dan kenaikan harga energi yang dapat memperbaiki kondisi perdagangan, dolar Australia menjadi salah satu mata uang G10 yang berkinerja terbaik. Data dari LSEG (London Stock Exchange Group) menunjukkan bahwa pasar saat ini memperkirakan peluang Bank Reserve Australia (RBA) untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada hari Selasa sebesar 80%.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar