Allium bermitra dengan Walrus, 65TB data multi-chain dapat diverifikasi on-chain

WAL3,2%
ETH-0,3%
SUI0,09%
ARB-0,48%

Allium dan Walrus bekerja sama

Platform data blockchain Allium mengumumkan kerjasama dengan layer data terdesentralisasi Walrus, yang akan mengintegrasikan lebih dari 65TB data historis indeks dari Bitcoin, Ethereum, Sui, Arbitrum, Tron, dan XRP ke dalam platform Walrus, sehingga dapat diakses oleh institusi, pengembang, dan agen AI secara terverifikasi dan selalu tersedia.

Mekanisme Kerja dan Arsitektur Teknologi Utama

Kerjasama ini didasarkan pada beberapa kemampuan teknologi inti dari Walrus. Walrus dikembangkan oleh Mysten Labs, yang berada di balik blockchain layer-1 Sui, dan diposisikan sebagai “platform data terverifikasi untuk pengembang AI dan keuangan on-chain” — kurang dari satu tahun sejak peluncurannya, jumlah data yang disimpan dalam protokol ini telah melebihi 450TB.

Allium mengintegrasikan dataset di Walrus dengan fitur teknologi kunci berikut:

Ketersediaan Node saat Gangguan: Data tetap dapat diakses meskipun sebagian node offline, menghindari risiko kegagalan titik tunggal yang umum pada penyimpanan terpusat.

Verifikasi Data On-Chain: Setiap entri data dapat diverifikasi keasliannya melalui mekanisme on-chain, memberikan dasar data yang tidak dapat diubah untuk pengambilan keputusan keuangan.

Enkripsi Seal dan Kontrol Akses yang Dapat Diprogram: Melalui layanan pengelolaan kunci terdesentralisasi Seal dari Walrus, data dapat dienkripsi dan dibuka kunci saat pembelian tanpa perlu perantara yang mengontrol akses. Walrus mendefinisikan mekanisme ini sebagai “mengubah data blockchain menjadi aset yang dapat diprogram,” cocok untuk berbagai skenario seperti dana kuantitatif dan agen AI.

Ethan Chan, salah satu pendiri dan CEO Allium, menyatakan bahwa perusahaan memilih untuk merilis sebagian dataset melalui Walrus sebagai “eksplorasi aktif dalam menggunakan infrastruktur terdesentralisasi sebagai lapisan distribusi data blockchain tingkat institusi.”

Manfaat Nyata untuk Agen AI dan Pengguna Institusi

Rebecca Simmonds, Direktur Eksekutif Walrus Foundation, menekankan pentingnya data yang dapat diverifikasi untuk pengambilan keputusan institusional: “Data yang mendukung keputusan keuangan berisiko tinggi memerlukan dasar yang dapat diverifikasi. Allium telah melayani raksasa fintech, dan sekarang melalui platform Walrus, data disampaikan—menjadikan data tersebut dapat diverifikasi, selalu tersedia, dan dilengkapi dengan kontrol akses yang dapat diprogram.”

Untuk skenario aplikasi baru seperti agen AI, Walrus percaya bahwa kerjasama ini akan membawa terobosan penting. Saat ini, agen AI yang membutuhkan data eksternal sering bergantung pada API tradisional atau penyedia data terpusat, yang kurang mampu melakukan verifikasi independen terhadap keaslian data. Melalui kolaborasi Walrus dan Allium, agen AI dapat secara mandiri menemukan, membeli, dan menggunakan data historis blockchain yang terstruktur, tanpa perlu mempercayai perantara apa pun—mekanisme kontrol akses Seal memastikan agen secara otomatis memperoleh data sesuai aturan yang berlaku.

Kedua platform menyatakan bahwa ini adalah awal dari kerjasama jangka panjang, dan data multi-chain tingkat institusi yang disediakan Walrus akan terus diperluas dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.

Pertanyaan Umum

Apa perbedaan data Allium dibandingkan dengan Dune Analytics atau The Graph yang ada saat ini?

Allium, Dune Analytics, dan The Graph semuanya menyediakan akses data blockchain, tetapi dengan fokus yang berbeda. Perbedaan utama Allium adalah: fokus menyediakan data historis blockchain yang terstruktur dan sesuai regulasi untuk lembaga keuangan tradisional seperti Visa dan Stripe; setelah integrasi dengan Walrus, data ini juga menambahkan dimensi verifikasi on-chain, sehingga keaslian data dapat diverifikasi secara independen melalui mekanisme desentralisasi, bukan hanya bergantung pada kepercayaan terhadap reputasi Allium sendiri.

Mengapa 65TB data historis sangat penting bagi agen AI?

Agen AI yang menjalankan tugas keuangan di blockchain membutuhkan banyak data historis berkualitas tinggi sebagai dasar pelatihan dan inferensi, seperti analisis pola interaksi kontrak pintar, studi likuiditas lintas rantai, dan deteksi penipuan. Kendala utama saat ini adalah banyak sumber data tingkat institusi yang kurang memiliki verifikasi keaslian, sehingga agen AI tidak dapat secara mandiri memastikan keaslian data tersebut. Deploy Allium di platform Walrus menyediakan infrastruktur dasar yang “dapat dipercaya sumbernya, dapat diprogram aksesnya, dan datanya dapat diverifikasi,” untuk mendukung pengembangan AI yang lebih andal.

Apa perbedaan antara penyimpanan terdesentralisasi Walrus dan Filecoin atau Arweave?

Fokus utama Walrus bukan hanya pada penyimpanan data, tetapi juga pada verifikasi dan kontrol akses yang dapat diprogram. Filecoin dan Arweave lebih fokus memastikan data dapat disimpan dalam jangka panjang. Sedangkan Walrus, melalui integrasi dengan Seal, menyelesaikan masalah “penyimpanan data terenkripsi, pembukaan akses sesuai aturan, dan verifikasi riwayat akses di blockchain,” sehingga lebih cocok untuk kebutuhan data keuangan tingkat institusi yang memerlukan kontrol akses yang ketat.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar