Berita Gate News, pada 18 Maret, Federal Reserve akan mengumumkan keputusan suku bunga untuk Maret 2026 pada hari Rabu, dengan perkiraan mempertahankan kisaran target suku bunga di 3,5% hingga 3,75%, menandai kali kedua secara berturut-turut suku bunga dipertahankan stabil dalam sebuah pertemuan. Pasar umumnya menganggap keputusan ini sudah pasti, tetapi investor tetap memperhatikan grafik titik terbaru serta konferensi pers Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, terutama terkait pernyataan tentang inflasi dan jalur penurunan suku bunga di masa depan.
Data menunjukkan bahwa pengeluaran konsumsi pribadi inti (PCE) pada Februari meningkat menjadi 3,1%, jauh di atas target 2% dari Federal Reserve, sehingga hampir tidak ada alasan bagi pembuat kebijakan untuk menurunkan suku bunga. Ketegangan di Timur Tengah, khususnya perang Iran dan Amerika Serikat yang menyebabkan lonjakan harga minyak, juga semakin membatasi ruang untuk penurunan suku bunga. Data dari Polymarket menunjukkan bahwa trader saat ini hanya memperkirakan peluang penurunan suku bunga sebanyak satu kali tahun ini sebesar 30%, sedangkan peluang tidak menurunkan suku bunga sebesar 23%, jauh lebih rendah dibandingkan sebelum pecahnya perang Iran. Pasar berjangka menunjukkan bahwa Federal Reserve mungkin baru akan mempertimbangkan penyesuaian kebijakan moneter pada September atau bahkan Oktober.
Analis pasar Kathy Lien menyatakan bahwa Powell kemungkinan akan menjaga nada hati-hati dalam konferensi pers, menyeimbangkan tekanan inflasi dan pasar tenaga kerja. Mantan Wakil Ketua Federal Reserve Roger Ferguson juga menyebutkan bahwa komite akan sangat berhati-hati dalam menggambarkan prospek ekonomi, karena inflasi masih menjadi perhatian utama saat ini.
Tekanan politik juga tidak bisa diabaikan. Donald Trump secara terbuka menyerukan agar Powell menurunkan suku bunga, tetapi Departemen Kehakiman menghalangi rencananya untuk mengganti Powell, dan calon nominasi Kevin Wash masih dalam proses konfirmasi di Senat. Masa jabatan Powell akan berakhir pada Mei tahun depan, dan pertemuan ini akan menjadi keputusan suku bunga kedua terakhir selama dia menjabat sebagai Ketua Federal Reserve.
Pasar aset kripto seperti Bitcoin telah merespons perubahan ini, dengan harga sempat melonjak sementara hingga mencapai $75.000, tetapi para trader menunjukkan penurunan yang jelas dalam taruhan terhadap penurunan suku bunga berulang. Keputusan suku bunga ini dan pernyataan Powell akan langsung mempengaruhi pergerakan harga aset risiko dan mata uang kripto.