
Laporan terbaru dari Citigroup menurunkan target harga Bitcoin selama 12 bulan menjadi 112.000 dolar AS, penurunan sekitar 21,7%. Analis Alex Saunders dalam laporan tersebut menunjukkan bahwa RUU CLARITY di Senat Amerika Serikat terhambat, sehingga jendela legislasi yang dapat dioperasikan hingga 2026 semakin menyempit, dan katalis regulasi yang sebelumnya berpotensi mendorong penilaian ulang pasar kemungkinan besar sulit terealisasi dalam waktu dekat.
Kali ini, penyesuaian target harga untuk dua aset kripto utama oleh Citigroup melebihi 20%, menunjukkan bahwa ekspektasi terhadap jadwal realisasi manfaat regulasi secara sistematis sedang mengalami penilaian ulang.
Skenario Dasar Bitcoin: 112.000 dolar AS (sebelumnya 143.000 dolar AS, penurunan 21,7%)
Skenario Optimis Bitcoin: 165.000 dolar AS (pengesahan legislasi, masuknya institusi secara cepat)
Skenario Pesimis Bitcoin: 58.000 dolar AS (resesi makro ditambah kegagalan legislasi)
Skenario Dasar Ethereum: 3.175 dolar AS (sebelumnya 4.304 dolar AS, penurunan 26,2%)
Skenario Optimis Ethereum: 4.488 dolar AS
Skenario Pesimis Ethereum: 1.198 dolar AS
Penyesuaian ini bukan berarti pandangan negatif secara menyeluruh, melainkan mencerminkan perlambatan tren kenaikan jangka menengah dan perlunya penilaian ulang terhadap risiko naik turun.
RUU CLARITY merupakan salah satu katalis regulasi terpenting yang diharapkan pasar sebelumnya, di mana keberhasilannya dianggap sebagai kunci untuk mendorong masuknya dana institusi dan meningkatnya permintaan ETF. Namun, legislasi ini terhambat di Senat karena adanya perbedaan pendapat terkait aturan stablecoin dan dinamika politik partisan.
Dalam laporannya, Alex Saunders menyatakan, “Katalis regulasi akan mendorong adopsi dan aliran dana ke kripto lebih lanjut, tetapi peluang legislasi di AS tahun ini semakin menyempit.” Ia juga menambahkan bahwa jika Partai Demokrat memperoleh lebih banyak kursi di Kongres dalam pemilihan paruh waktu November, kemungkinan legislasi kripto akan semakin kecil, karena masih ada perbedaan pendapat di internal partai mengenai regulasi kripto, termasuk usulan yang membatasi pejabat dari meraup keuntungan dari aset kripto dan memperkuat aturan anti pencucian uang.
Ini menunjukkan bahwa penurunan target harga Citigroup tidak hanya sebagai reaksi terhadap hambatan legislatif saat ini, tetapi juga sebagai penyesuaian harga terhadap risiko politik di masa depan.
Dibandingkan Bitcoin, sikap Citigroup terhadap Ethereum lebih berhati-hati. Laporan menyebutkan bahwa Ethereum “sangat sensitif terhadap indikator aktivitas pengguna, yang belakangan ini menunjukkan kelemahan.” Upaya pemulihan valuasi ETH tidak hanya bergantung pada perbaikan lingkungan regulasi, tetapi juga sangat bergantung pada peningkatan penggunaan nyata di jaringan, sehingga membutuhkan verifikasi fundamental yang lebih tinggi.
Citigroup juga menyoroti bahwa tren stablecoin dan tokenisasi masih berpotensi mendukung perhatian pasar terhadap ekosistem Ethereum di masa depan, tetapi dalam jangka pendek, belum terbentuk dorongan permintaan yang cukup untuk mendorong kenaikan harga. Hal ini mencerminkan logika berbeda dari kedua aset utama tersebut: Bitcoin lebih banyak dipengaruhi oleh likuiditas makro dan ekspektasi kebijakan, sementara pemulihan valuasi ETH lebih bergantung pada bukti fundamental yang konkret.
Alasan utama adalah ketidakpastian kemajuan legislasi aset kripto di AS yang lebih lambat dari perkiraan. RUU Clarity terhambat di Senat, dan jendela legislasi hingga 2026 semakin menyempit, sehingga katalis regulasi yang sebelumnya berpotensi mendorong masuknya institusi dan permintaan ETF sulit terealisasi tepat waktu. Akibatnya, model penilaian institusional perlu disesuaikan kembali.
Laporan Citigroup menyebutkan bahwa sebelum kemajuan legislatif terlihat jelas, Bitcoin kemungkinan akan berkonsolidasi di sekitar 70.000 dolar AS, dan pasar lebih cenderung mengkonsolidasikan ketidakpastian daripada memulai tren kenaikan baru secara cepat. Target kenaikan utama berada di 112.000 dolar AS sesuai skenario dasar, sementara skenario pesimis bisa turun ke 58.000 dolar AS.
Citigroup berpendapat bahwa Ethereum lebih sensitif terhadap indikator aktivitas pengguna di jaringan, yang belakangan ini terus melemah. Pemulihan valuasi ETH tidak hanya membutuhkan perbaikan regulasi, tetapi juga bergantung pada peningkatan penggunaan nyata di jaringan. Dalam skenario pesimis, harga bisa turun lebih dalam ke 1.198 dolar AS, dengan risiko penurunan yang lebih besar dibandingkan Bitcoin.