Berita Gate News, pada 19 Maret, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara pribadi menghadiri konferensi pers dan secara tegas menanggapi rumor kematian yang beredar di internet baru-baru ini, serta menyatakan kepada media bahwa “saya masih hidup.” Ini adalah penampilan publik pertamanya sejak meningkatnya konflik antara AS, Israel, dan Iran, dan secara efektif menanggapi spekulasi di media sosial tentang kemungkinan kecelakaan yang menimpa dirinya serta tuduhan bahwa pemerintah menggunakan kecerdasan buatan untuk menutupi kebenaran.
Sebelumnya, beberapa video pidato beredar di internet, dan sebagian pengguna meragukan keaslian konten tersebut sebagai hasil dari AI, yang semakin memperbesar ketidakpastian. Kantor Perdana Menteri telah secara tegas membantah klaim tersebut, menegaskan bahwa kondisi kesehatannya normal, dan menyatakan bahwa informasi tersebut adalah berita palsu. Netanyahu bahkan menyebutkan dalam konferensi pers bahwa rumor tersebut “disebarkan oleh dirinya sendiri,” yang memicu diskusi publik.
Sementara itu, situasi di Timur Tengah tetap tegang. Konflik antara Israel dan Iran terus meningkat, dengan infrastruktur energi menjadi sasaran serangan utama. Iran baru-baru ini meningkatkan serangan terhadap target energi di Teluk, yang dipandang sebagai balasan atas serangan Israel terhadap fasilitas gas alam penting sebelumnya.
Dalam pidatonya, Netanyahu menyatakan bahwa tindakan Israel terhadap ladang gas terkait adalah “keputusan sendiri,” dan mengungkapkan bahwa Trump telah meminta Israel untuk menangguhkan operasi serangan lanjutan, sehingga operasi militer terkait saat ini sementara dihentikan. Ia juga menyebutkan bahwa Iran saat ini tidak memiliki kemampuan untuk mengembangkan uranium terkonsentrasi maupun memproduksi rudal balistik.
Analisis menunjukkan bahwa penampilan publik ini tidak hanya meredakan rumor, tetapi juga mengirimkan sinyal geopolitik penting. Di tengah konflik yang terus berlangsung dan volatilitas pasar energi, para pelaku pasar sedang memantau secara ketat dampak potensial dari perkembangan situasi terhadap aset risiko global.