Token asli SOL dari Solana turun 11% hanya dalam tiga hari setelah mencapai puncak 97,70 USD. Penurunan ke 87 USD pada hari Kamis memicu sekitar 25 juta USD posisi long yang dilikuidasi, sehingga secara signifikan menurunkan sentimen trader. Data dari pasar derivatif menunjukkan risiko penurunan masih dominan, sementara bullish belum menunjukkan kepercayaan penuh, meningkatkan kemungkinan harga menguji kembali level support 80 USD.
Tingkat pembiayaan tahunan kontrak berjangka perpetual SOL | Sumber: Laevitas.chTingkat pembiayaan kontrak perpetual hampir datar di sekitar 0%, mencerminkan permintaan untuk membuka posisi long yang melemah secara jelas. Selama sebulan terakhir, pihak penjual mempertahankan keunggulan leverage — sebuah kejadian langka di pasar kripto yang biasanya cenderung optimis.
Indikator dari pasar opsi menunjukkan trader profesional tidak terlalu berharap harga bertahan di 87 USD. Indeks selisih delta (opsi beli – opsi jual) meningkat menjadi 12%, menunjukkan opsi jual dihargai lebih tinggi dibandingkan opsi beli. Ini mencerminkan psikologi defensif dari whale dan market maker terhadap risiko penurunan, meskipun SOL masih sekitar 70% di bawah puncak sejarahnya.
Delta opsi SOL 30 hari (opsi beli – opsi jual) di Deribit | Sumber: Laevitas.chSalah satu faktor utama di balik tren ini adalah melemahnya sektor aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Biaya jaringan mingguan Solana (hijau) dibandingkan pendapatan DApps (merah muda), USD | Sumber: DefiLlama## Pendapatan DApps menurun, persaingan meningkat
Pendapatan DApps di Solana turun ke level terendah dalam 18 bulan, yaitu 22 juta USD, dari 36 juta USD dua bulan lalu. Tren ini tidak hanya terjadi di Solana — pendapatan DApps di BNB Chain juga turun 52% dalam periode yang sama. Namun, tekanan kompetisi di bidang kontrak berjangka perpetual semakin nyata dengan Hyperliquid yang mendominasi secara jelas.
Peringkat blockchain berdasarkan volume kontrak perpetual 7 hari | Sumber: DefiLlamaMeskipun tetap unggul dalam volume transaksi DEX berkat platform seperti Raydium dan Orca, Solana tertinggal di bidang derivatif, di mana blockchain khusus seperti Hyperliquid, Edgex, Zklighter, dan Aster menguasai lebih dari 80% total volume.
Tekanan dari data onchain yang melemah dan sinyal negatif dari pasar derivatif memperlambat pemulihan SOL. Peluncuran kontrak berjangka perpetual indeks S&P 500 yang resmi disetujui — dikembangkan dan disediakan oleh Trade[XYZ] untuk pengguna di luar AS — mungkin telah mengalihkan aliran modal dari ekosistem Solana.
Saat ini, kapitalisasi pasar SOL sekitar 51 miliar USD, lebih rendah sekitar 42% dari BNB (88 miliar USD). Namun, Solana tetap unggul dalam total nilai terkunci (TVL) dengan 6,9 miliar USD, lebih tinggi dari 5,7 miliar USD milik BNB Chain. Selain itu, biaya jaringan selama 30 hari mencapai 20,8 juta USD, jauh melampaui 9,1 juta USD dari pesaingnya.
Selain itu, beberapa perusahaan yang menerapkan strategi cadangan aset digital berbasis SOL, seperti Forward Industries dan DeFi Development Corp., saat ini mengalami kerugian unrealized, menambah tekanan psikologis.
Secara keseluruhan, melemahnya aktivitas onchain dan sentimen hati-hati di pasar derivatif menunjukkan bahwa skenario SOL untuk kembali menembus di atas 110 USD mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk terwujud.