Bitcoin menghadapi dua skenario harga ketika ketegangan Selat Hormuz menguasai pasar minyak

BTC-2,08%

Laporan pasar terbaru dari Wintermute menunjukkan bahwa volatilitas geopolitik di Selat Hormuz dapat menjadi faktor pendorong utama bagi harga Bitcoin dalam jangka pendek.

Menurut analisis, jika volume lalu lintas di wilayah ini segera kembali normal dan harga minyak stabil di sekitar 100 USD per barel, Bitcoin berpotensi menguji level resistansi dari 74.000 hingga 76.000 USD. Skenario ini mencerminkan peningkatan sentimen pasar ketika risiko gangguan pasokan energi berkurang.

Sebaliknya, jika pembatasan pengangkutan terus berlanjut atau konflik meningkat kembali, tekanan makroekonomi dapat meningkat. Dalam hal ini, Bitcoin kemungkinan besar akan menyesuaikan ke kisaran tengah 60.000 USD, mencerminkan aliran dana yang berhati-hati dan tren defensif dari investor di tengah ketidakpastian geopolitik.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar