Barclays: Konflik Timur Tengah Belum Menghilangkan Premi Risiko Dolar

Laporan dari Jinse, menurut laporan dari Jinshi, analis dari Barclays Bank menunjukkan dalam sebuah laporan bahwa meskipun konflik di Timur Tengah telah menaikkan harga energi dan mendukung nilai tukar dolar AS, premi risiko dolar AS tidak menurun. Pasar masih menuntut premi yang lebih tinggi untuk aset dolar AS guna mengkompensasi meningkatnya ketidakpastian kebijakan AS. Analis menyatakan bahwa diperkirakan dolar AS akan melemah dalam jangka pendek adalah hal yang wajar.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar