Trump mengatakan Wakil Presiden Vance sedang memimpin negosiasi dengan Iran, sekitar 1000 tentara Amerika akan disebarkan ke Timur Tengah

Gate News berita, 25 Maret, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Luar Negeri Marco Rubio memimpin negosiasi dengan Iran dan optimis akan tercapainya kesepakatan. Sumber dari Iran menyatakan bahwa Teheran bersedia mendengarkan proposal yang “berkelanjutan” untuk mengakhiri perang. Sementara itu, Israel melancarkan serangan baru terhadap Iran, dan Teheran juga melancarkan serangan terhadap Tel Aviv. Seorang pejabat Israel mengatakan bahwa “sekarang ini tampaknya tidak realistis” untuk mencapai kesepakatan. Dua sumber regional menyebutkan bahwa Iran telah memberi tahu pemerintahan Trump bahwa mereka tidak ingin memulai kembali negosiasi dengan utusan Steve Witkoff dan menantu Trump Jared Kushner, melainkan lebih memilih berkomunikasi dengan Wakil Presiden JD Vance. Selain itu, sekitar 1000 tentara dari Divisi 82 Airborne AS diperkirakan akan ditempatkan di Timur Tengah dalam beberapa hari mendatang. Partai Republik kembali menolak sebuah resolusi yang meminta Trump mendapatkan otorisasi Kongres untuk tindakan militer di masa depan terhadap Iran.

Lihat Asli
Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar