BlockBeats melaporkan, pada 25 Maret, menurut laporan dari CCTV News, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Zakharova, menyatakan bahwa pada hari yang sama Amerika Serikat kembali mengeluarkan seruan untuk mengadakan pembicaraan dengan Iran, dan tidak menutup kemungkinan bahwa tujuannya adalah untuk menciptakan kondisi yang memungkinkan penempatan kembali kekuatan bersenjata dan revisi rencana militer.
Sebelumnya, menurut informasi yang beredar, pemerintah AS melalui Pakistan mengajukan sebuah rencana penyelesaian konflik kepada Iran yang berisi 15 syarat, mencakup program nuklir, kemampuan rudal, dan isu regional. Amerika Serikat sedang mempertimbangkan untuk mendorong gencatan senjata selama satu bulan agar dapat melakukan negosiasi lebih lanjut mengenai ketentuan-ketentuan tersebut. Selain itu, termasuk Presiden AS Trump juga baru-baru ini menyatakan bahwa Amerika Serikat telah melakukan dialog dengan Iran dan telah mencapai poin-poin kesepakatan. Namun, beberapa pejabat Iran membantah adanya berita terkait negosiasi antara AS dan Iran.