Google's internal programming agent Agent Smith has become so popular that it is now rate-limited, allowing employees to use their phones to command the backend to write code.

BlockBeatNews

Menurut pemantauan 1M AI News, karyawan Google sedang menggunakan sebuah AI internal bernama Agent Smith, yang dapat menyelesaikan berbagai tugas secara otomatis, termasuk pemrograman. Alat ini terpaksa membatasi akses karena lonjakan pengguna yang signifikan. Nama tersebut kemungkinan besar merupakan penghormatan kepada karakter antagonis, Agent Smith, dalam film “The Matrix”.

Agent Smith dibangun di atas platform pemrograman AI yang sudah ada milik Google, Antigravity, dan dapat mengakses berbagai sistem internal, serta diluncurkan lebih awal tahun ini. Dibandingkan dengan asisten pengkodean AI sebelumnya, Agent Smith dapat merencanakan dan mengeksekusi alur kerja secara lebih mandiri, dan mendukung operasi asinkron, dengan menjalankan tugas secara independen di latar belakang. Karyawan tidak perlu terus-menerus bekerja di komputer, mereka dapat memeriksa kemajuan dan memberikan instruksi kapan saja melalui ponsel, dan dapat digunakan langsung dari platform chat internal Google. Dengan mengakses sistem data karyawan, Agent Smith juga dapat secara otomatis mengambil dokumen terkait, menghemat waktu pencarian manual.

Pendiri bersama Google, Sergey Brin, pada awal Maret dalam sebuah pertemuan umum untuk departemen penjualan menyatakan bahwa AI akan menjadi arah penting bagi Google tahun ini, dan mengisyaratkan bahwa perusahaan sedang mengembangkan alat serupa OpenClaw (belum dipastikan apakah itu adalah Agent Smith). Kepala bisnis Google, Philipp Schindler, bercanda dalam pertemuan tersebut bahwa ia dapat membedakan kapan pesan Brin dikirim oleh AI.

Google sedang mempercepat adopsi alat AI secara internal. Beberapa karyawan sudah diberi tahu bahwa penggunaan AI akan dimasukkan ke dalam penilaian kinerja. Departemen infrastruktur juga sedang memajukan sebuah proyek internal bernama Project EAT, yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat adopsi dan standarisasi alat AI. Juru bicara Google menjawab, “Kami selalu menjelajahi cara baru untuk membangun agen yang dapat menyelesaikan masalah nyata, tetapi saat ini tidak ada informasi lebih lanjut yang dapat dibagikan.”

Penafian: Informasi di halaman ini dapat berasal dari pihak ketiga dan tidak mewakili pandangan atau opini Gate. Konten yang ditampilkan hanya untuk tujuan referensi dan bukan merupakan nasihat keuangan, investasi, atau hukum. Gate tidak menjamin keakuratan maupun kelengkapan informasi dan tidak bertanggung jawab atas kerugian apa pun yang timbul akibat penggunaan informasi ini. Investasi aset virtual memiliki risiko tinggi dan rentan terhadap volatilitas harga yang signifikan. Anda dapat kehilangan seluruh modal yang diinvestasikan. Harap pahami sepenuhnya risiko yang terkait dan buat keputusan secara bijak berdasarkan kondisi keuangan serta toleransi risiko Anda sendiri. Untuk detail lebih lanjut, silakan merujuk ke Penafian.
Komentar
0/400
Tidak ada komentar