Pharos Network telah menerapkan stablecoin USDC milik Circle dan Protokol Transfer Lintas-Rantai (Cross‑Chain Transfer Protocol/CCTP) di blockchain Layer‑1 miliknya serta meluncurkan program inkubasi senilai $10 juta.
Stablecoin USDC dan Protokol Transfer Lintas-Rantai (CCTP) milik penerbit Circle telah diterapkan di blockchain Layer 1 Pharos Network, sebuah tonggak yang terlihat memajukan jaringan lebih dekat ke tujuannya untuk membangun lapisan penyelesaian global yang inklusif bagi keuangan dunia nyata (RealFi).
Dengan mengintegrasikan USDC di tingkat protokol, rantai Layer 1 memperkenalkan stablecoin berdominasi dolar yang transparan, sepenuhnya dicadangkan, ke dalam ekosistemnya. Menurut rilis media, langkah ini menempatkan USDC sebagai aset penyelesaian dan jaminan utama di seluruh aset dunia nyata yang ditokenisasi ( RWAs), perdagangan dan pinjaman keuangan terdesentralisasi (DeFi), serta arus pembayaran global.
Bagi para pengembang, integrasi tersebut dilaporkan membuka kemampuan untuk membangun pasar pinjaman yang patuh, produk keuangan terstruktur, dan jaringan pembayaran yang selalu aktif di Pharos. Pengumuman ini muncul beberapa minggu setelah Pharos mengungkapkan penambahan kelompok khusus mitra riset, data, dan infrastruktur kelembagaan ke Aliansi RealFi miliknya.
Aliansi tersebut bertujuan untuk mengatasi tantangan sistemik seperti likuiditas yang terfragmentasi, standar infrastruktur yang tidak konsisten, dan silo regulasi dengan mengoordinasikan aset dan modal dalam kerangka kerja bersama. Sementara itu, CCTP memberi Pharos konektivitas lintas-rantai asli ke lebih dari 20 blockchain, memungkinkan lebih dari 400 rute transaksi yang aman.
Ini menghilangkan ketergantungan pada jembatan pihak ketiga atau aset berbalut (wrapped), sekaligus memastikan integritas aset dan efisiensi modal. Dengan transfer USDC yang mulus, Pharos memperkuat perannya sebagai hub bagi likuiditas lintas-rantai dan distribusi RWAs yang ditokenisasi.
Wish Wu dari Pharos Foundation menyoroti signifikansi dari penerapan tersebut.
“RealFi memerlukan penyelesaian yang tepercaya dan aksesibilitas global,” kata Wu. “Integrasi USDC dan CCTP dapat menghadirkan keandalan kelas institusional ke Pharos sekaligus membuat keandalan tersebut dapat diakses oleh pengembang dan pengguna di seluruh dunia. Visi kami selalu membangun infrastruktur yang benar-benar inklusif, mampu mendukung pasar keuangan dunia nyata.”
Pharos telah meluncurkan program inkubasi senilai $10 juta untuk mendukung pengembang yang membangun aplikasi native-to-Pharos. Inisiatif ini menegaskan komitmen Pharos untuk mendorong inovasi dan memperluas akses ke peluang keuangan dunia nyata.