Seorang pedagang kripto terkemuka menyebut posisi terendah (bottom) pada harga BTC $54.000.
Ini memicu lonjakan besar dalam ekspektasi terjadinya pompa harga.
Harga BTC dapat reli menuju harga ATH baru setelah posisi terendah ditetapkan.
Harga Bitcoin (BTC) terus diperdagangkan pada kisaran harga $66.000, yang mengisyaratkan kemungkinan turun ke target harga yang lebih rendah seperti yang diperkirakan oleh sebagian besar analis paling bearish. Saat ini, satu pedagang kripto terkemuka menyebut posisi terendah pada harga BTC $54.000, memicu ekspektasi bullish. Prediksi ini berlawanan dengan seruan bearish yang terus berkembang dan baru-baru ini mengambil alih komunitas kripto.
Sejak aset kripto perintis, Bitcoin (BTC), mencapai ATH saat ini pada kisaran harga $126k pada Oktober 2026, sentimen berbalik 180 derajat dan berubah dari bullish menjadi bearish karena peristiwa tersebut segera diikuti oleh peristiwa likuidasi senilai $20 miliar. Sejak saat itu, harga BTC terus turun dengan laju yang stabil, menurunkan harga BTC sebesar 50%, dan kini diperdagangkan pada kisaran harga $60.000.
Beberapa minggu lalu, harga BTC mencoba merebut kembali level dukungan kritis pada kisaran harga $76.000, tetapi gagal naik lebih tinggi dari kisaran harga $74.000, sehingga menyebabkan hilangnya garis dukungan ini dan memungkinkan harga BTC jatuh di bawah $70.000. Langkah ini membuat analis bearish percaya bahwa aset tersebut bergerak menuju harga posisi terendah pasar beruang (bear market bottom), yang diperkirakan akan dicapai pada kisaran harga $40.000.
Posisi terendah pasar ini didasarkan pada struktur siklus bull 4 tahun tradisional, pola yang sedang dilihat oleh analis bearish. Model populer yang diadopsi tahun ini oleh analis bullish berasal dari teori supercycle 5 tahun. Prakiraan ini menyatakan bahwa siklus bull kripto akan memasuki fase ekstensi setelah musim dingin kripto yang singkat, yang berarti harga posisi terendah yang berbeda dapat dicapai sebelum BTC dan altcoin bisa menjadi sangat parabolik tahun ini.
Teori supercycle 5 tahun berasal dari para pakar keuangan seperti Raoul Pal, yang menjelaskan bahwa ekstensi perpanjangan siklus bisnis akan menyebabkan ekstensi siklus kripto sekaligus datangnya altseason yang telah lama ditunggu, begitu arus likuiditas masuk ke pasar. Dengan demikian, baik Bitcoin maupun altcoin diperkirakan akan menetapkan harga ATH baru tahun ini. Seperti yang bisa kita lihat dari postingan di bawah, analis bullish ini menyerukan posisi terendah pada $54.000.
I called the $126K Bitcoin top. Now I’m calling the $54K BOTTOM.
I don’t make many Bitcoin calls, but when I do, they matter.
Right now we’re in terminal consolidation ($64K-$72K).
Here’s what I’m watching:
Short-term trap to ~$72K (bull trap)
→ Massive drop to $54K… pic.twitter.com/v84zTSvicP— Kabuki🔴 (@kabukistory) April 2, 2026
Seperti yang dijelaskan dalam postingan tersebut, prospek bullish mengharapkan BTC membentuk titik terbawah (bottom) di $54.000, sebuah peristiwa yang diperkirakan akan terjadi setelah fase terminal consolidation yang sedang berlangsung berakhir. Setelah penurunan besar ke kisaran harga $54.000, ritel diperkirakan akan kembali masuk ke pasar, yang mengarah ke capitulasi dan tren kenaikan makro (macro uptrends) yang berlanjut. Post tersebut menyimpulkan dengan mengatakan $54.000 adalah shakeout terakhir sebelum reli bull dapat dimulai.