OpenAI telah secara resmi menghentikan rencana pusat data Stargate di Inggris; menurut laporan Bloomberg pada 9 April, biaya energi yang terlalu tinggi menjadi alasan utama. Fasilitas unggulan yang semula direncanakan mulai beroperasi pada kuartal pertama 2026 hingga kini belum dikerjakan, sehingga menjadi kemunduran besar bagi strategi pertumbuhan ekonomi perdana menteri Inggris Keir Starmer yang berpusat pada AI.
Komitmen 8.000 chip Nvidia tidak terlaksana
Rencana Inggris Stargate awalnya diumumkan pada September 2025 oleh OpenAI bersama operator pusat data Inggris Nscale, dengan target membangun pusat data besar di Cobalt Park di Tyneside yang dapat menampung sekitar 8.000 prosesor AI Nvidia. Rencana ini merupakan bagian dari program global Stargate yang diumumkan oleh CEO OpenAI Sam Altman pada Januari 2025 di Gedung Putih bersama Presiden AS Donald Trump, dengan total skala mencapai 5.000 miliar dolar.
Namun batas waktu Q1 2026 sudah terlewati; fasilitas tersebut tidak hanya belum beroperasi, bahkan belum mulai dibangun. OpenAI dan Nscale sama-sama menolak untuk memberikan komentar publik, serta tidak menyediakan jadwal yang direvisi.
Energi dan lingkungan regulasi menjadi hambatan terbesar
Laporan Bloomberg menyebutkan bahwa biaya energi di Inggris adalah faktor kunci yang membuat OpenAI menghentikan rencana tersebut. OpenAI menyatakan akan terus mendorong rencana Inggris “dengan kondisi yang tepat”, tetapi tidak menjelaskan secara spesifik apa saja kondisinya.
Ini bukan pertama kalinya rencana Stargate mengalami penundaan. Sebelumnya, rencana ekspansi Texas yang bekerja sama dengan Oracle juga sudah ditunda pada awal 2026, sementara pihak pendanaan utama SoftBank hingga kini masih belum menetapkan ketentuan akhir. Berdasarkan analisis lembaga riset iklim Sightline Climate, hingga 50% dari proyek pusat data skala besar di seluruh dunia saat ini tertinggal perkembangannya, terutama karena kesulitan perencanaan dan kekurangan pasokan energi.
Ambisi AI Inggris menghadapi ujian nyata
Pemerintah Inggris pernah memandang rencana Stargate sebagai tonggak penting untuk menunjukkan kepemimpinan AI nasional. OpenAI bahkan merekrut mantan menteri keuangan Partai Konservatif George Osborne untuk memimpin urusan ekspansi internasional, sementara Nscale (dengan valuasi 15 miliar dolar, dengan Nick Clegg—mantan wakil perdana menteri Inggris—sebagai direktur) juga dianggap sebagai penggerak kunci infrastruktur AI Inggris.
Namun, juru bicara kelompok advokasi Foxglove, Tom Hegarty, mengkritik: “Rencana unggulan Stargate Inggris milik Sam Altman, hingga saat ini hanyalah sebuah siaran pers dari delapan bulan lalu.”
Juru bicara pemerintah Inggris menanggapi dengan mengatakan bahwa para menteri masih berfokus untuk menciptakan lingkungan investasi yang kondusif, serta terus bekerja sama dengan OpenAI dan perusahaan AI lainnya untuk memperkuat kemampuan komputasi Inggris. Akan tetapi, seiring OpenAI secara jelas menetapkan biaya energi sebagai alasan utama penghentian, jika Inggris ingin kembali menarik investasi infrastruktur AI berskala besar seperti ini, kemungkinan besar perlu melakukan penyesuaian nyata dalam kebijakan energi.
Artikel ini OpenAI menghentikan rencana pusat data Stargate di Inggris: biaya energi terlalu tinggi, visi 5.000 miliar dolar terhambat pertama kali muncul di ABMedia.