Hei, perdagangan margin itu seperti berselancar: satu gerakan yang salah, dan kamu jatuh ke bawah. Tapi ada satu alat yang tidak diketahui semua trader: harga pasar. Itu bisa menjadi perbedaan antara mempertahankan posisi dan likuidasi total.
Apa ini sebenarnya?
Mark-price bukan hanya harga terakhir dari transaksi di bursa. Ini adalah harga rata-rata tertimbang dari aset di beberapa bursa sekaligus. Mengapa ini penting? Karena jika di satu bursa ada kucing yang memanipulasi harga, mark-price akan meratakannya. Cara perhitungannya adalah:
Mark-harga = Harga indeks spot + EMA(basis)
Basis adalah selisih antara harga spot dan harga futures. EMA membantu memperhitungkan data terbaru lebih kuat daripada informasi lama.
Mengapa ini diperlukan bagi para trader?
1. Perhitungan tingkat likuidasi yang tepat
Ketika merencanakan transaksi, gunakan harga mark untuk mengetahui pada harga berapa kamu akan dilikuidasi. Angka ini akan lebih akurat daripada jika kamu melihat harga terakhir. Dengan cara ini, kamu bisa menambahkan margin dan menghindari likuidasi karena短term skokе.
2. Stop-loss yang lebih akurat
Sebagian besar trader profesional mengatur stop-loss bukan berdasarkan harga terakhir, tetapi berdasarkan harga mark. Untuk posisi long — sedikit di bawah level likuidasi berdasarkan harga mark, untuk posisi short — sedikit di atas. Ini memberikan buffer terhadap volatilitas.
3. Lebih cepat menangkap peluang
Limit order pada level harga pasar membantu membuka posisi secara otomatis pada momen yang menguntungkan, jika harga berfluktuasi di sekitar level ini.
Mark-harga vs harga terakhir transaksi
Eh, ini PERBEDAAN BESAR:
Harga transaksi terakhir = harga transaksi terakhir ( dapat dimanipulasi )
Mark-harga = harga rata-rata di beberapa bursa (tindakan manipulasi)
Contoh: jika harga terakhir BTC turun 1%, tetapi harga mark tetap di tempat — posisi Anda tidak akan dilikuidasi. Tetapi jika harga mark turun di bawah level Anda — sudah, itu akan berfungsi.
Bagaimana bursa menggunakannya?
Bursa ( seperti OKX) menghitung margin pengguna berdasarkan harga mark, bukan berdasarkan harga terakhir. Ini melindungi orang dari penyesuaian harga mendadak dalam 5 menit, setelah itu kegagalan akan melikuidasi posisi.
Apa yang perlu diperhatikan
Mark harga adalah hal yang keren, tetapi bukan panacea:
Selama volatilitas liar, harga pasar dapat bergerak lebih cepat daripada kamu bisa menutup posisi.
Beberapa trader memeriksa di atasnya dan melupakan alat manajemen risiko lainnya (diversifikasi pesanan, posisi, dll)
Kesimpulan? Mark-price adalah sekutu Anda, tetapi bukan perisai Anda. Gabungkan dengan taktik manajemen risiko lainnya, dan peluang keberhasilan Anda meningkat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Harga Mark dalam kripto: bagaimana ia menyelamatkan kamu dari likuidasi yang tidak terduga
Hei, perdagangan margin itu seperti berselancar: satu gerakan yang salah, dan kamu jatuh ke bawah. Tapi ada satu alat yang tidak diketahui semua trader: harga pasar. Itu bisa menjadi perbedaan antara mempertahankan posisi dan likuidasi total.
Apa ini sebenarnya?
Mark-price bukan hanya harga terakhir dari transaksi di bursa. Ini adalah harga rata-rata tertimbang dari aset di beberapa bursa sekaligus. Mengapa ini penting? Karena jika di satu bursa ada kucing yang memanipulasi harga, mark-price akan meratakannya. Cara perhitungannya adalah:
Mark-harga = Harga indeks spot + EMA(basis)
Basis adalah selisih antara harga spot dan harga futures. EMA membantu memperhitungkan data terbaru lebih kuat daripada informasi lama.
Mengapa ini diperlukan bagi para trader?
1. Perhitungan tingkat likuidasi yang tepat
Ketika merencanakan transaksi, gunakan harga mark untuk mengetahui pada harga berapa kamu akan dilikuidasi. Angka ini akan lebih akurat daripada jika kamu melihat harga terakhir. Dengan cara ini, kamu bisa menambahkan margin dan menghindari likuidasi karena短term skokе.
2. Stop-loss yang lebih akurat
Sebagian besar trader profesional mengatur stop-loss bukan berdasarkan harga terakhir, tetapi berdasarkan harga mark. Untuk posisi long — sedikit di bawah level likuidasi berdasarkan harga mark, untuk posisi short — sedikit di atas. Ini memberikan buffer terhadap volatilitas.
3. Lebih cepat menangkap peluang
Limit order pada level harga pasar membantu membuka posisi secara otomatis pada momen yang menguntungkan, jika harga berfluktuasi di sekitar level ini.
Mark-harga vs harga terakhir transaksi
Eh, ini PERBEDAAN BESAR:
Contoh: jika harga terakhir BTC turun 1%, tetapi harga mark tetap di tempat — posisi Anda tidak akan dilikuidasi. Tetapi jika harga mark turun di bawah level Anda — sudah, itu akan berfungsi.
Bagaimana bursa menggunakannya?
Bursa ( seperti OKX) menghitung margin pengguna berdasarkan harga mark, bukan berdasarkan harga terakhir. Ini melindungi orang dari penyesuaian harga mendadak dalam 5 menit, setelah itu kegagalan akan melikuidasi posisi.
Apa yang perlu diperhatikan
Mark harga adalah hal yang keren, tetapi bukan panacea:
Kesimpulan? Mark-price adalah sekutu Anda, tetapi bukan perisai Anda. Gabungkan dengan taktik manajemen risiko lainnya, dan peluang keberhasilan Anda meningkat.