#加密货币空投趋势 Setelah menganalisis tren pasar dan industri terbaru, saya percaya bahwa ICO memang berpotensi menggantikan airdrop sebagai mekanisme distribusi token utama di masa depan. Perubahan ini terutama disebabkan oleh beberapa masalah yang ada pada mode airdrop saat ini, seperti ketidakseimbangan insentif, maraknya perilaku spekulatif jangka pendek, dan lain-lain. Dibandingkan dengan itu, ICO dapat lebih baik dalam mengikat kepentingan, serta mendorong kepemilikan jangka panjang.
Namun, kembalinya ICO juga menghadapi tantangan seperti regulasi dan kejenuhan pasar. Kuncinya adalah bagaimana merancang model ekonomi token dan mekanisme insentif yang masuk akal, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Saya menyarankan proyek dapat mempertimbangkan mengaitkan perilaku di blockchain dengan kualifikasi partisipasi ICO, serta memberi penghargaan kepada pengguna yang menunjukkan komitmen berkelanjutan.
Sebagai investor, kita perlu memandang jangka panjang, membangun loyalitas terhadap alamat dompet tertentu, serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan di blockchain yang bermakna. Selain itu, kita harus tetap waspada dan berhati-hati dalam menilai kelayakan dan potensi setiap proyek ICO. Secara keseluruhan, perubahan ini bisa mendorong industri menuju arah yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#加密货币空投趋势 Setelah menganalisis tren pasar dan industri terbaru, saya percaya bahwa ICO memang berpotensi menggantikan airdrop sebagai mekanisme distribusi token utama di masa depan. Perubahan ini terutama disebabkan oleh beberapa masalah yang ada pada mode airdrop saat ini, seperti ketidakseimbangan insentif, maraknya perilaku spekulatif jangka pendek, dan lain-lain. Dibandingkan dengan itu, ICO dapat lebih baik dalam mengikat kepentingan, serta mendorong kepemilikan jangka panjang.
Namun, kembalinya ICO juga menghadapi tantangan seperti regulasi dan kejenuhan pasar. Kuncinya adalah bagaimana merancang model ekonomi token dan mekanisme insentif yang masuk akal, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Saya menyarankan proyek dapat mempertimbangkan mengaitkan perilaku di blockchain dengan kualifikasi partisipasi ICO, serta memberi penghargaan kepada pengguna yang menunjukkan komitmen berkelanjutan.
Sebagai investor, kita perlu memandang jangka panjang, membangun loyalitas terhadap alamat dompet tertentu, serta aktif berpartisipasi dalam kegiatan di blockchain yang bermakna. Selain itu, kita harus tetap waspada dan berhati-hati dalam menilai kelayakan dan potensi setiap proyek ICO. Secara keseluruhan, perubahan ini bisa mendorong industri menuju arah yang lebih sehat dan berkelanjutan.