Retest adalah fenomena yang terjadi ketika harga kembali ke level yang sebelumnya ditembus. Ini bukan sekadar penarikan teknis, melainkan lebih kepada pengujian ulang kekuatan dari penghalang tersebut. Ketika harga bergerak ke satu arah, lalu mengubah trajektori, ini menandakan adanya volume penawaran atau permintaan yang signifikan di zona tersebut. Tempat-tempat seperti ini menjadi titik tetap yang menarik dan menolak pergerakan harga.
Mekanisme dan universalitas fenomena
Ciri khas dari retest terletak pada universalnya. Terlepas dari periode waktu pengamatan—grafik lima menit, data jam, atau lilin harian—mekanisme ini tetap tidak berubah. Setiap level kritis berfungsi sebagai magnet, menarik aksi harga. Tidak ada pola perdagangan atau figur grafik yang lepas dari fenomena ini. Retest muncul di semua skala pasar dan mempengaruhi pengambilan keputusan baik oleh pemula maupun trader berpengalaman.
Keuntungan praktis untuk masuk posisi
Memahami prinsip retest memberikan trader keunggulan signifikan saat mencari titik masuk yang optimal. Alih-alih terburu-buru membuka posisi langsung saat breakout, peserta pasar yang sabar menunggu pengujian ulang level tersebut. Strategi ini membutuhkan disiplin dan kemampuan mengendalikan keputusan impulsif. Menunggu retest biasanya menawarkan kondisi masuk yang lebih menguntungkan dengan rasio risiko dan imbalan yang lebih baik. Meskipun strategi masuk langsung saat breakout juga memiliki haknya, kemampuan menunggu secara signifikan meningkatkan hasil trading secara keseluruhan.
Pengakuan dan penggunaan retest yang tepat merupakan fondasi untuk mengembangkan pendekatan profesional dalam trading di pasar keuangan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Retest sebagai strategi kunci dalam perdagangan: memahami mekanisme dan penerapan praktis
Retest adalah fenomena yang terjadi ketika harga kembali ke level yang sebelumnya ditembus. Ini bukan sekadar penarikan teknis, melainkan lebih kepada pengujian ulang kekuatan dari penghalang tersebut. Ketika harga bergerak ke satu arah, lalu mengubah trajektori, ini menandakan adanya volume penawaran atau permintaan yang signifikan di zona tersebut. Tempat-tempat seperti ini menjadi titik tetap yang menarik dan menolak pergerakan harga.
Mekanisme dan universalitas fenomena
Ciri khas dari retest terletak pada universalnya. Terlepas dari periode waktu pengamatan—grafik lima menit, data jam, atau lilin harian—mekanisme ini tetap tidak berubah. Setiap level kritis berfungsi sebagai magnet, menarik aksi harga. Tidak ada pola perdagangan atau figur grafik yang lepas dari fenomena ini. Retest muncul di semua skala pasar dan mempengaruhi pengambilan keputusan baik oleh pemula maupun trader berpengalaman.
Keuntungan praktis untuk masuk posisi
Memahami prinsip retest memberikan trader keunggulan signifikan saat mencari titik masuk yang optimal. Alih-alih terburu-buru membuka posisi langsung saat breakout, peserta pasar yang sabar menunggu pengujian ulang level tersebut. Strategi ini membutuhkan disiplin dan kemampuan mengendalikan keputusan impulsif. Menunggu retest biasanya menawarkan kondisi masuk yang lebih menguntungkan dengan rasio risiko dan imbalan yang lebih baik. Meskipun strategi masuk langsung saat breakout juga memiliki haknya, kemampuan menunggu secara signifikan meningkatkan hasil trading secara keseluruhan.
Pengakuan dan penggunaan retest yang tepat merupakan fondasi untuk mengembangkan pendekatan profesional dalam trading di pasar keuangan.