Dalam ekosistem cryptocurrency, Penambang ini adalah peserta jaringan yang melakukan pekerjaan komputasi kompleks untuk menjaga keamanan dan transparansi sistem. Berbeda dengan sistem keuangan tradisional, pasokan cryptocurrency tidak dikendalikan oleh bank sentral, melainkan secara bertahap dilepaskan ke pasar melalui mekanisme otomatis yaitu penambangan. Penambang ini adalah pelaksana mekanisme ini, yang berfungsi sebagai validator transaksi dan juga produsen mata uang baru.
Penjelasan Proses Penambangan: Dari Transaksi ke Blok
Ketika sebuah transaksi dimulai, transaksi tersebut pertama-tama masuk ke dalam kolam tunggu. Penambang mengumpulkan transaksi yang belum terkonfirmasi dari kolam ini dan menggabungkannya menjadi sebuah blok kandidat. Dalam proses ini, penambang akan menambahkan satu transaksi khusus di antaranya — membayar diri mereka sendiri dengan cryptocurrency yang baru dihasilkan.
Kemudian mulai langkah yang paling penting: melakukan beberapa putaran perhitungan hash untuk semua transaksi dalam blok kandidat. Setiap transaksi di-hash dan dipasangkan dengan transaksi lainnya, pasangan ini kemudian di-hash lagi, membentuk lapisan data baru. Proses ini terus diulang, akhirnya berkumpul menjadi satu nilai hash unik, yang disebut akar Merkle.
Penambang akan menggabungkan root hash ini dengan hash blok yang sudah diverifikasi sebelumnya dan sebuah angka acak yang disebut nonce, untuk melakukan perhitungan hash terakhir. Namun, ada satu syarat penting: hasil yang dihasilkan harus lebih kecil dari nilai target yang telah ditetapkan oleh jaringan. Karena tidak dapat diprediksi nilai nonce mana yang akan menghasilkan hash yang memenuhi syarat, penambang harus terus mencoba berbagai nilai hingga menemukan jawabannya.
Mekanisme Reward dan Model Ekonomi
Penambang pertama yang menemukan hash yang valid akan menang, dan blok kandidatnya akan ditambahkan ke blockchain. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar sepuluh menit, setelah itu penambang mulai memproses blok berikutnya.
Sistem Bitcoin ini disebut sebagai Proof of Work (bukti kerja), setiap hash yang valid merupakan bukti kerja yang dihitung oleh penambang.
Hadiah blok mengikuti jadwal yang ketat: setiap menghasilkan 210.000 blok (sekitar empat tahun), jumlah hadiah dibagi dua. Bitcoin pada awalnya memberikan hadiah 50 BTC per blok, setelah beberapa kali pengurangan, saat ini hadiah untuk satu blok telah turun menjadi 6,25 BTC. Mekanisme pengurangan ini memastikan kelangkaan pasokan, yang juga berarti persaingan antara penambang akan semakin ketat.
Penambang adalah jaminan dasar yang memungkinkan jaringan mata uang kripto untuk berjalan secara mandiri—tanpa kontribusi mereka, tidak ada konfirmasi transaksi, tidak ada penciptaan koin baru, dan tidak ada desentralisasi yang sejati.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Penambangan mekanisme: enjin inti jaringan aset kripto
Penambang apa itu: Pelindung jaringan
Dalam ekosistem cryptocurrency, Penambang ini adalah peserta jaringan yang melakukan pekerjaan komputasi kompleks untuk menjaga keamanan dan transparansi sistem. Berbeda dengan sistem keuangan tradisional, pasokan cryptocurrency tidak dikendalikan oleh bank sentral, melainkan secara bertahap dilepaskan ke pasar melalui mekanisme otomatis yaitu penambangan. Penambang ini adalah pelaksana mekanisme ini, yang berfungsi sebagai validator transaksi dan juga produsen mata uang baru.
Penjelasan Proses Penambangan: Dari Transaksi ke Blok
Ketika sebuah transaksi dimulai, transaksi tersebut pertama-tama masuk ke dalam kolam tunggu. Penambang mengumpulkan transaksi yang belum terkonfirmasi dari kolam ini dan menggabungkannya menjadi sebuah blok kandidat. Dalam proses ini, penambang akan menambahkan satu transaksi khusus di antaranya — membayar diri mereka sendiri dengan cryptocurrency yang baru dihasilkan.
Kemudian mulai langkah yang paling penting: melakukan beberapa putaran perhitungan hash untuk semua transaksi dalam blok kandidat. Setiap transaksi di-hash dan dipasangkan dengan transaksi lainnya, pasangan ini kemudian di-hash lagi, membentuk lapisan data baru. Proses ini terus diulang, akhirnya berkumpul menjadi satu nilai hash unik, yang disebut akar Merkle.
Penambang akan menggabungkan root hash ini dengan hash blok yang sudah diverifikasi sebelumnya dan sebuah angka acak yang disebut nonce, untuk melakukan perhitungan hash terakhir. Namun, ada satu syarat penting: hasil yang dihasilkan harus lebih kecil dari nilai target yang telah ditetapkan oleh jaringan. Karena tidak dapat diprediksi nilai nonce mana yang akan menghasilkan hash yang memenuhi syarat, penambang harus terus mencoba berbagai nilai hingga menemukan jawabannya.
Mekanisme Reward dan Model Ekonomi
Penambang pertama yang menemukan hash yang valid akan menang, dan blok kandidatnya akan ditambahkan ke blockchain. Proses ini biasanya memakan waktu sekitar sepuluh menit, setelah itu penambang mulai memproses blok berikutnya.
Sistem Bitcoin ini disebut sebagai Proof of Work (bukti kerja), setiap hash yang valid merupakan bukti kerja yang dihitung oleh penambang.
Hadiah blok mengikuti jadwal yang ketat: setiap menghasilkan 210.000 blok (sekitar empat tahun), jumlah hadiah dibagi dua. Bitcoin pada awalnya memberikan hadiah 50 BTC per blok, setelah beberapa kali pengurangan, saat ini hadiah untuk satu blok telah turun menjadi 6,25 BTC. Mekanisme pengurangan ini memastikan kelangkaan pasokan, yang juga berarti persaingan antara penambang akan semakin ketat.
Penambang adalah jaminan dasar yang memungkinkan jaringan mata uang kripto untuk berjalan secara mandiri—tanpa kontribusi mereka, tidak ada konfirmasi transaksi, tidak ada penciptaan koin baru, dan tidak ada desentralisasi yang sejati.