Mekanisme Arbitrase: Analisis Lengkap tentang Mendapatkan Pendapatan Stabil di Cryptocurrency

Esensi Arbitrase Cryptocurrency

Ketika membahas cara mendapatkan keuntungan di pasar kripto, banyak orang pertama kali memikirkan strategi sederhana seperti membeli dengan harga rendah dan menjual dengan harga tinggi. Namun sebenarnya, cara menghasilkan uang di pasar aset digital jauh lebih beragam. Di antara berbagai strategi perdagangan, crypto arbitrage (arbitrase cryptocurrency) menjadi perhatian utama karena risiko yang relatif lebih rendah.

Berbeda dengan perdagangan konvensional yang memerlukan analisis teknikal, riset fundamental, atau penilaian sentimen pasar, logika crypto arbitrage justru lebih langsung—hanya perlu menangkap selisih harga dari aset yang sama di pasar berbeda, lalu bertindak cepat. Karena harga cryptocurrency berfluktuasi setiap detik, selisih harga tersebut bisa hilang dalam sekejap. Oleh karena itu, kepekaan pasar dan kemampuan eksekusi cepat menjadi faktor utama strategi ini.

Bentuk-Bentuk Utama Arbitrase

Crypto arbitrage berdasarkan metode pelaksanaan dapat dibagi menjadi beberapa kategori, masing-masing memiliki karakteristik dan skenario penggunaan yang berbeda.

Arbitrase Antar Bursa

Ini adalah bentuk arbitrase yang paling umum—memanfaatkan perbedaan harga dari aset yang sama di berbagai platform perdagangan kripto untuk meraih keuntungan. Karena perbedaan permintaan dan penawaran, harga di berbagai platform seringkali berbeda.

Arbitrase dasar adalah strategi langsung antar bursa: membeli di platform dengan harga lebih rendah dan menjual di platform dengan harga lebih tinggi. Misalnya, jika Bitcoin di platform A dipatok 21.000 dolar AS, sementara di platform B 21.500 dolar AS, trader dapat membeli 1 BTC di platform A dan langsung menjualnya di platform B, meraup keuntungan 500 dolar (setelah biaya transaksi).

Dalam praktiknya, bursa besar seperti Binance dengan likuiditas yang cukup dan mekanisme penetapan harga yang matang jarang menunjukkan selisih harga sebesar itu. Arbitrase nyata biasanya dilakukan dengan menyebar dana di beberapa platform dan menggunakan alat otomatis berbasis API untuk menangkap peluang selisih harga yang sangat cepat hilang.

Arbitrase regional menunjukkan mekanisme berbeda: beberapa bursa regional karena antusiasme investor lokal dapat menampilkan premi yang signifikan. Contohnya, kasus Curve Finance (CRV) pada Juli 2023—di mana premi token ini di beberapa bursa Asia pernah mencapai 600%. Peluang seperti ini memang ada, tetapi bursa regional seringkali membatasi akses pengguna tertentu.

Arbitrase di bursa terdesentralisasi (DEX) adalah dimensi lain: ketika harga di Automated Market Maker (AMM) berbeda jauh dari harga spot di centralized exchange (CEX), arbitrase dapat dilakukan dengan memanfaatkan selisih tersebut. Karena AMM menyesuaikan harga secara otomatis berdasarkan pasokan di kolam likuiditasnya, berbeda dengan logika penetapan harga di CEX, ini membuka peluang arbitrase.

Arbitrase dalam Satu Platform

Berbeda dari strategi antar platform, beberapa peluang arbitrase muncul di dalam satu platform yang menawarkan berbagai produk.

Arbitrase biaya pembiayaan antara futures dan spot memanfaatkan mekanisme unik pasar futures. Ketika trader memegang posisi long futures dan jumlah long melebihi short, mereka harus membayar biaya pembiayaan ke posisi short. Trader dapat membuka posisi long di futures sekaligus melakukan lindung nilai (hedge) dengan posisi short di pasar spot, sehingga mengunci keuntungan dari biaya pembiayaan tersebut dan mengurangi risiko. Keuntungan strategi ini adalah selisih biaya pembiayaan dikurangi biaya transaksi.

Arbitrase pasar P2P semakin populer. Pasar P2P memungkinkan pengguna menentukan harga jual dan beli cryptocurrency secara mandiri, dan penawaran dari peserta berbeda seringkali berbeda. Trader cerdas dapat menempatkan order jual dengan harga tinggi dan order beli dengan harga rendah secara bersamaan, menunggu selisih harga secara alami muncul—mirip peran maker di pasar.

Keberhasilan arbitrase P2P memerlukan tiga hal: pertama, menghitung secara akurat pengaruh biaya transaksi (modal kecil rentan biaya menggerogoti keuntungan); kedua, hanya bertransaksi dengan mitra terpercaya untuk menghindari penipuan; ketiga, memilih platform yang aman dan terpercaya.

Arbitrase Segitiga

Strategi tingkat tinggi ini memanfaatkan ketidaksesuaian harga antara tiga aset kripto. Trader bisa menggunakan berbagai jalur, misalnya:

  1. Rantai A: membeli BTC dengan USDT, lalu menggunakan BTC untuk membeli ETH, dan akhirnya menukar ETH kembali ke USDT
  2. Rantai B: membeli ETH dengan USDT, kemudian menukar ETH ke BTC, dan terakhir kembali ke USDT

Tantangan arbitrase segitiga adalah membutuhkan pemahaman mendalam tentang ketidakseimbangan pasar dan eksekusi yang sangat cepat. Banyak trader menggunakan robot otomatis untuk mengatasi kompleksitas ini.

Arbitrase Opsi

Perdagangan opsi membuka dimensi arbitrase lain—yaitu arbitrase antara volatilitas implisit dan volatilitas aktual dari harga opsi.

Arbitrase opsi call: trader membeli opsi call saat yakin aset akan naik. Jika volatilitas pasar aktual lebih tinggi dari yang diperkirakan saat penetapan harga opsi (volatilitas implisit), nilai opsi akan meningkat dan trader meraih keuntungan.

Strategi parity put-call: ini lebih kompleks, menggunakan opsi put dan call secara bersamaan untuk mencari deviasi antara harga pasar spot dan nilai teoretis dari kombinasi opsi. Ketika deviasi ini muncul, trader dapat melakukan transaksi kedua sisi untuk mengunci keuntungan.

Daya Tarik Arbitrase

Potensi keuntungan instan adalah daya tarik utama strategi ini. Berbeda dengan perdagangan konvensional yang membutuhkan waktu berhari-hari atau berminggu-minggu untuk realisasi, arbitrase bisa diselesaikan dalam hitungan menit.

Ketersediaan peluang pasar juga sangat besar. Hingga Oktober 2024, lebih dari 750 platform perdagangan kripto beroperasi di seluruh dunia, dan sebagian besar menawarkan harga yang sedikit berbeda. Ini menciptakan peluang arbitrase yang terus-menerus setiap hari.

Tahap perkembangan pasar menentukan kelayakan arbitrase—pasar kripto masih relatif awal, dan kurangnya mekanisme sinkronisasi informasi antar bursa menyebabkan perbedaan harga yang umum terjadi dan tingkat kompetisi yang relatif rendah.

Lingkungan volatilitas memperbesar peluang arbitrase. Tingginya volatilitas pasar kripto berarti selisih harga di berbagai bursa sering muncul dan membesar, memberi peluang berkelanjutan bagi arbitrase.

Keterbatasan Strategi Arbitrase

Tidak semua trader cocok dengan strategi ini, ada beberapa hambatan utama yang perlu diperhatikan:

Kebutuhan alat otomatisasi. Meskipun arbitrase manual secara teori memungkinkan, selisih harga biasanya hilang sebelum order selesai. Oleh karena itu, sebagian besar arbitrage profesional menggunakan robot otomatis. Berita baiknya, membangun robot arbitrase dasar sebenarnya tidak terlalu sulit.

Penggerogotan biaya. Biaya transaksi, biaya penarikan, biaya jaringan, dan biaya lain-lain dapat secara serius mengurangi margin keuntungan. Jika perhitungannya tidak tepat, biaya ini bahkan bisa mengubah keuntungan menjadi kerugian. Trader kecil dengan modal terbatas sangat rentan terhadap biaya ini.

Batasan ruang keuntungan. Arbitrase kripto biasanya menawarkan margin keuntungan kecil per transaksi, sehingga diperlukan modal awal yang cukup besar untuk menghasilkan keuntungan absolut yang signifikan. Jika modal awal terlalu kecil, bahkan eksekusi yang sukses mungkin tidak menguntungkan.

Batasan limit penarikan. Sebagian besar platform menetapkan batas penarikan harian atau mingguan. Mengingat margin keuntungan arbitrase sendiri kecil, batas ini bisa menghambat pengambilan keuntungan secara tepat waktu.

Mengapa Arbitrase Dipandang Sebagai Strategi Risiko Rendah

Trader konvensional harus melakukan analisis teknikal yang kompleks dan bergantung pada prediksi harga di masa depan, yang seringkali meleset. Sebaliknya, arbitrase hanya perlu menemukan selisih harga yang sudah ada—yang objektif dan nyata, bukan tebak-tebakan.

Karena transaksi arbitrase biasanya selesai dalam beberapa menit, risiko terbuka secara signifikan berkurang. Sedangkan perdagangan konvensional bisa memerlukan posisi terbuka berjam-jam bahkan berhari-hari, selama itu risiko tetap ada.

Struktur risiko yang lebih rendah ini menjadikan crypto arbitrage pilihan yang masuk akal bagi trader yang mencari pendapatan stabil.

Peran Otomatisasi dalam Arbitrase

Peluang arbitrase biasanya berlangsung hanya dalam hitungan detik. Perhitungan dan eksekusi manual jelas tidak mampu mengikuti ritme pasar, dan inilah alasan utama keberadaan robot trading.

Robot arbitrase modern dapat terus memindai berbagai platform, mengenali peluang selisih harga, dan memberi peringatan secara real-time atau langsung mengeksekusi transaksi saat kondisi menguntungkan. Algoritma ini tidak hanya mempercepat proses penemuan peluang, tetapi juga menghilangkan keterlambatan dan kesalahan manusia.

Bagi trader profesional yang ingin memaksimalkan keuntungan, memilih alat otomatisasi yang andal hampir menjadi keharusan.

Ringkasan

crypto arbitrage memang menawarkan jalur untuk mendapatkan keuntungan cepat dengan risiko relatif rendah. Namun, keberhasilannya memerlukan persiapan matang, modal awal yang cukup, dan perhitungan biaya yang akurat.

Keunggulan strategi ini jelas—risiko rendah, tidak memerlukan analisis teknikal rumit, dan cepat dalam realisasi; kelemahannya meliputi penggerogotan biaya, margin keuntungan kecil per transaksi, dan ketergantungan pada alat otomatisasi.

Apapun metode arbitrase yang dipilih, trader harus berhati-hati dalam memilih alat dan platform, menghindari potensi penipuan, dan terus belajar tentang seluk-beluk pasar.

BTC-2,08%
ETH-3,49%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)