Investor ritel sedang menarik diri dari model alokasi saham-obligasi 60/40 tradisional, menurut riset terbaru JPMorgan. Perpindahan ini signifikan—menandai perubahan yang mencolok dalam cara trader sehari-hari menempatkan portofolio mereka.
Lalu ke mana mereka beralih? Data menunjukkan permainan diversifikasi yang lebih luas. Alih-alih tetap dengan pembagian ekuitas-income tetap konvensional, aliran ritel cenderung menuju kelas aset alternatif. Beberapa mengeksplorasi peluang hasil yang lebih tinggi, sementara yang lain beralih ke strategi lindung nilai terhadap inflasi dan kategori aset yang sedang berkembang.
Perubahan perilaku ini mencerminkan kondisi pasar yang berubah dan sentimen investor. Saat hasil obligasi tradisional berfluktuasi dan volatilitas ekuitas tetap ada, trader ritel semakin mempertanyakan apakah rumus 60/40 dalam buku teks masih sesuai dengan toleransi risiko dan harapan pengembalian mereka.
Kesimpulannya? Buku panduan lama tidak mati, tetapi sedang ditulis ulang. Investor semakin memikirkan dengan lebih serius apa arti diversifikasi sebenarnya dalam lingkungan saat ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
28 Suka
Hadiah
28
10
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DeFiVeteran
· 1jam yang lalu
60/40 seharusnya sudah dibuang, hasil obligasi yang sangat buruk siapa yang masih bisa tahan... Beralih ke aset alt adalah jalan keluar
Lihat AsliBalas0
RugDocScientist
· 16jam yang lalu
60/40 sudah seharusnya mati, ini cuma penipuan untuk menenangkan hati investor ritel
Lihat AsliBalas0
MetaReckt
· 2025-12-29 22:06
60/40, koleksi kuno ini memang seharusnya pensiun, saya sudah mulai mencoba hal lain.
Lihat AsliBalas0
ChainWallflower
· 2025-12-29 20:54
Set 60/40 sudah tidak relevan lagi, saya sekarang sedang bereksperimen dengan berbagai aset pengganti, hasil yang lebih tinggi baru menarik
Lihat AsliBalas0
BlockchainTherapist
· 2025-12-29 20:52
60/40 sudah seharusnya mati sejak lama, baru sadar sekarang agak terlambat... apakah kita bisa menangkap peluang di aset alternatif ini adalah kunci utama
Lihat AsliBalas0
CafeMinor
· 2025-12-29 20:48
60/40 sudah ketinggalan zaman, sekarang semua orang bermain aset alternatif, terdengar seperti berjudi...
Lihat AsliBalas0
LayerZeroHero
· 2025-12-29 20:44
60/40 sudah ketinggalan zaman, trader ritel semua lagi main trik baru nih
Lihat AsliBalas0
DeFiDoctor
· 2025-12-29 20:41
Template lama 60/40 ini memang saatnya untuk beralih, tetapi berdasarkan data JPMorgan saya harus mengatakan—perpindahan investor ritel ke "aset alternatif" ini agak seperti memberi nama baru pada piutang buruk, tanpa diagnosis esensial. Masalah sebenarnya bukan pada mengubah konfigurasi, tetapi apakah indikator likuiditas benar-benar membaik.
Lihat AsliBalas0
MidnightGenesis
· 2025-12-29 20:29
Data on-chain menunjukkan bahwa ritel kecil secara diam-diam memindahkan posisi, di baliknya pasti ada logika mendalam... yang perlu diperhatikan adalah aliran tersebut bukan ke instrumen tradisional, hal menariknya adalah mereka sedang mencoba mengekplorasi aset pengganti, perubahan ini tidak sederhana
Investor ritel sedang menarik diri dari model alokasi saham-obligasi 60/40 tradisional, menurut riset terbaru JPMorgan. Perpindahan ini signifikan—menandai perubahan yang mencolok dalam cara trader sehari-hari menempatkan portofolio mereka.
Lalu ke mana mereka beralih? Data menunjukkan permainan diversifikasi yang lebih luas. Alih-alih tetap dengan pembagian ekuitas-income tetap konvensional, aliran ritel cenderung menuju kelas aset alternatif. Beberapa mengeksplorasi peluang hasil yang lebih tinggi, sementara yang lain beralih ke strategi lindung nilai terhadap inflasi dan kategori aset yang sedang berkembang.
Perubahan perilaku ini mencerminkan kondisi pasar yang berubah dan sentimen investor. Saat hasil obligasi tradisional berfluktuasi dan volatilitas ekuitas tetap ada, trader ritel semakin mempertanyakan apakah rumus 60/40 dalam buku teks masih sesuai dengan toleransi risiko dan harapan pengembalian mereka.
Kesimpulannya? Buku panduan lama tidak mati, tetapi sedang ditulis ulang. Investor semakin memikirkan dengan lebih serius apa arti diversifikasi sebenarnya dalam lingkungan saat ini.