Menambang cryptocurrency menggunakan ponsel pintar adalah proses menjalankan tugas komputasi kriptografi (CPU atau GPU) pada perangkat mobile untuk mendapatkan aset digital. Berbeda dengan penambangan tradisional yang memerlukan pembelian chip ASIC mahal atau rig kartu grafis, penambangan ponsel cukup dengan menginstal aplikasi, sehingga prosesor perangkat memverifikasi transaksi di jaringan blockchain. Setelah perhitungan selesai, pengguna akan menerima hadiah cryptocurrency yang sesuai.
Mengapa Popularitas Phone Mining Tidak Menurun Pada 2025?
Sejak 2023 hingga saat ini, penambangan mobile mengalami pertumbuhan pesat. Ada beberapa faktor utama yang mendorong fenomena ini:
Pertama, tingkat penetrasi internet meningkat secara signifikan, bahkan di negara berkembang, ponsel pintar dengan performa baik sudah umum ditemukan. Kedua, muncul banyak proyek baru—Pi Network, Bee Network, Electroneum, dan lain-lain—yang menurunkan ambang partisipasi, memungkinkan pengguna biasa tanpa pengetahuan khusus untuk mulai. Ketiga, antusiasme ekosistem Web3 membuat lebih banyak orang tertarik pada sistem desentralisasi, dan phone mining menjadi cara masuk ke bidang ini.
Bagi banyak pemula, phone mining adalah platform eksperimen tanpa risiko—tanpa perlu investasi uang asli, mereka bisa mendapatkan token dan merasakan ekosistem cryptocurrency.
Apa Cryptocurrency yang Bisa Ditambang dengan Ponsel? Analisis Pilihan
Tidak semua cryptocurrency cocok untuk ditambang di perangkat mobile. Berikut adalah pilihan utama:
Monero (XMR) — Salah satu dari sedikit koin yang dioptimalkan untuk penambangan CPU. Algoritma RandomX membuatnya tetap layak di ponsel.
Electroneum (ETN) — Dirancang khusus untuk perangkat mobile sejak awal. Ini adalah cryptocurrency pertama yang mengintegrasikan fitur “penambangan simulasi”.
Pi Network (PI) — Tidak bergantung pada perhitungan nyata, melainkan distribusi token berdasarkan tingkat partisipasi pengguna. Lebih dari 50 juta pengguna telah menginstal aplikasi ini.
Bee Network — Kompetitor Pi, menggunakan mode jejaring sosial untuk menarik pengguna.
DuinoCoin, Verus Coin — Cryptocurrency CPU yang kurang dikenal tetapi memiliki komunitas aktif.
TON — Jaringan terkait Telegram, pengguna ponsel dapat berpartisipasi melalui Staking atau menjalankan light node.
Cryptocurrency besar seperti Bitcoin dan Ethereum tidak bisa ditambang langsung di ponsel karena tingkat kesulitan yang sangat tinggi dan biaya komputasi yang jauh melebihi hasilnya.
Bagaimana Ponsel Melakukan Penambangan? Analisis Prinsip Teknologi
Prinsip utama penambangan dengan ponsel sama dengan penambangan di komputer: perangkat menjalankan perhitungan kriptografi untuk memecahkan masalah matematika yang digunakan untuk memverifikasi transaksi blockchain. Setelah berhasil, penambang mendapatkan bagian dari hadiah blok.
Dua mode utama:
Penambangan lokal — Ponsel menjalankan proses CPU secara nyata untuk menghitung fungsi hash. Contohnya MinerGate yang memungkinkan penambangan langsung dengan CPU.
Simulasi atau pseudo-mining — Aplikasi mensimulasikan proses penambangan, tetapi sebenarnya hadiah didasarkan pada tingkat aktivitas pengguna, reputasi, dan check-in harian. Pi Network termasuk dalam kategori ini.
Sebagian besar waktu, pengguna terhubung ke pool mining—sebuah jaringan yang mengumpulkan kekuatan komputasi dari banyak penambang. Pool meningkatkan peluang menemukan blok valid, dan hadiah dibagi sesuai kontribusi masing-masing.
Apa yang Terjadi Saat Phone Mining? Dampak pada Perangkat
Saat aplikasi mulai menambang, ponsel mengalami serangkaian perubahan:
CPU bekerja penuh — CPU hampir terus-menerus beroperasi pada frekuensi tertinggi, menjalankan perhitungan matematika kompleks. Ini menyebabkan konsumsi daya meningkat tajam.
Suhu meningkat — Karena tidak adanya sistem pendinginan aktif (kebanyakan ponsel hanya memiliki pendinginan pasif), suhu chip cepat naik. Di daerah panas atau saat menggunakan casing, risiko overheating lebih besar. Overheating akan memicu throttling performa, bahkan mematikan otomatis untuk melindungi hardware.
Baterai cepat menurun kapasitasnya — Siklus pengisian dan pengosongan terus-menerus sangat merusak umur baterai. Hanya dalam beberapa bulan penambangan intensif, kapasitas baterai bisa turun 15%-30%, dan masa pakai baterai menurun secara signifikan.
Respons sistem melambat — Aplikasi lain bersaing untuk sumber daya CPU yang sama, menyebabkan loading halaman lambat, antarmuka lag, bahkan sering freeze atau restart.
Aging hardware secara tidak terlihat — Suhu tinggi dan beban berat mempercepat kerusakan motherboard, chip power, bahkan layar. Model perangkat murah lebih rentan.
Risiko proses latar belakang tersembunyi — Beberapa aplikasi berbahaya tetap menambang meskipun layar mati, membuat perangkat tetap aktif dan memperpendek umur pakai secara drastis.
Oleh karena itu, phone mining tidak hanya profit tipis, tetapi juga dapat merusak kesehatan perangkat secara signifikan.
Seberapa Kuat Kemampuan Penambangan Ponsel Modern?
Meskipun terbatas, ponsel flagship saat ini cukup mumpuni. Ponsel dengan Snapdragon 8 Gen 2 atau Apple A17 Pro memiliki performa CPU yang setara dengan PC entry-level.
Namun, tetap saja, profitabilitasnya terbatas. Ponsel dengan kecepatan 1-2 H/s (hash per detik), meskipun dijalankan nonstop 24 jam, hanya menghasilkan beberapa sen dolar per hari. Bagi kebanyakan pengguna, ini tidak signifikan.
Namun, untuk pengujian pemula, belajar dasar blockchain, atau mengikuti proyek baru, penambangan ponsel tetap memiliki nilai tertentu.
Beberapa menyediakan penambangan nyata dengan CPU, yang lain membagikan hadiah berdasarkan tingkat aktivitas.
Alternatif Cloud Mining
Tidak menggunakan kekuatan komputasi ponsel secara langsung, melainkan menyewa sumber daya server jarak jauh. Contohnya StormGain Cloud Miner: pengguna cukup klik tombol setiap 4 jam untuk mendapatkan hadiah BTC, tanpa membebani perangkat.
Penarikan biasanya dikirim ke dompet crypto (Trust Wallet, MetaMask, Binance, dll). Minimum penarikan berkisar dari $1 sampai $10, tetapi biaya penarikan sering tinggi dan waktu tunggu cukup lama.
Aplikasi Mining yang Layak Dipakai Pada 2025?
MinerGate Mobile Miner — Mendukung algoritma nyata, kompatibel dengan Monero, Bytecoin, AEON, dan lain-lain. Membutuhkan ponsel dengan performa tinggi, hasilnya kecil tapi nyata.
CryptoTab Browser — Mengklaim “penambangan melalui browser”, sebenarnya hadiah berasal dari tingkat aktivitas, bukan perhitungan nyata. Sering dikritik karena hasil rendah dan pembayaran tidak transparan.
Pi Network — Proyek mining dengan lebih dari 50 juta unduhan global. Belum membuka perdagangan publik, tetapi diperkirakan akan masuk ke bursa besar.
Bee Network — Alternatif Pi, mendapatkan token melalui tingkat aktivitas dan undangan.
StormGain Cloud Miner — Menyediakan “penambangan” BTC secara cloud, tanpa beban perangkat.
Efisiensi dan profit dari aplikasi ini sangat bervariasi. MinerGate membutuhkan ponsel kelas atas dan hasilnya terbatas. CryptoTab sering dikritik karena pengembalian rendah dan aturan tidak transparan. Pi Network belum meluncurkan perdagangan, tetapi jika berhasil, tokennya bisa bernilai $1-$10.
Apakah Phone Mining Tanpa Investasi Masuk Akal?
Model ini mengasumsikan pengguna tidak mengeluarkan uang untuk membeli perangkat, langganan, atau sumber daya cloud, melainkan mendapatkan cryptocurrency melalui “klik” atau partisipasi dalam ekosistem.
Proyek tanpa biaya yang umum:
Pi Network — klik sekali sehari, ikut membangun jaringan
Bee Network — mirip Pi, fokus pada pengembangan komunitas
StormGain Cloud Miner — check-in harian untuk mendapatkan BTC
Keunggulannya adalah tanpa risiko sama sekali. Kekurangannya, penghasilan sangat kecil dan bergantung pada janji jangka panjang dari proyek.
Hal-Hal Penting untuk Mencegah Penipuan Phone Mining
Sumber sangat penting — unduh hanya dari saluran resmi (Google Play, App Store). Kedua platform ini minimal melakukan pemeriksaan malware dasar. Hindari mengunduh APK dari situs tidak dikenal, karena sering mengandung virus dan skrip pencuri data.
Periksa ulasan sebelum mengunduh — lihat rating aplikasi, komentar pengguna, dan riwayat pengembang. Jika ada aplikasi yang mengklaim bisa mudah mendapatkan Bitcoin dengan rating rendah dan banyak keluhan (terutama soal penarikan atau pembekuan akun), itu tanda bahaya.
Waspadai janji palsu — akun VIP dengan keuntungan tinggi atau alat “percepatan” biasanya tidak berlandaskan ekonomi yang nyata. Banyak aplikasi penipuan seperti ini—pengguna membayar untuk fitur palsu, hanya pengembang yang diuntungkan. Ini adalah skema Ponzi.
Aktifkan autentikasi dua faktor — di semua dompet crypto, exchange, dan layanan terkait. Jika password bocor, lapisan ini bisa mencegah pencurian akun.
Gunakan alat keamanan — minimal pasang antivirus di perangkat Android. VPN juga bisa berguna, terutama saat terhubung WiFi publik.
Berapa Banyak Penghasilan Nyata? Perkiraan Rentang Penghasilan
Kebanyakan pengguna rata-rata mendapatkan antara $0.01 sampai $0.30 per hari, tergantung aplikasi, performa perangkat, dan waktu aktif.
Contoh: Galaxy S22 Ultra yang menambang di MinerGate sekitar 0.0004 XMR per hari, dengan harga sekitar $0.08 per Juli 2025.
Token Pi dan Bee belum masuk ke perdagangan publik, jadi tidak bisa diperkirakan secara pasti. Tapi jika perdagangan dimulai, Pi bisa mencapai nilai $1-$10, memberi keuntungan bagi yang ikut awal.
Gambaran Risiko dan Bahaya Phone Mining
Umur perangkat lebih pendek — penggunaan terus-menerus dengan beban tinggi mempercepat penurunan kapasitas baterai 30%-50%.
Overheating — terutama di musim panas atau saat menggunakan casing.
Kerentanan keamanan — beberapa aplikasi diam-diam mengumpulkan data pengguna, mengaktifkan penambangan tersembunyi, atau menyisipkan kode berbahaya.
Penipuan finansial — banyak aplikasi palsu menjanjikan kekayaan cepat tapi tidak pernah menepati janji.
Untuk keamanan, pilih aplikasi yang memiliki riwayat dan komunitas pengguna, gunakan perangkat lama atau cadangan, berhati-hati saat memulai, ikuti berita resmi dan feedback komunitas. Jika ada tawaran yang terlalu bagus untuk benar—kemungkinan besar itu penipuan. Jika aplikasi menjanjikan puluhan dolar per hari, tidak meminta biaya, tapi tidak mengungkap mekanisme perhitungan atau syarat penarikan, sebaiknya hindari.
Kesimpulan: Apakah Masih Layak Mencoba Phone Mining di 2025?
Untuk pemula — bisa dipertimbangkan, sebagai cara gratis mengenal dunia crypto.
Untuk yang berpengalaman — tidak disarankan, hasil sangat kecil dan risiko (kerusakan perangkat, penipuan) terlalu tinggi.
Daftar saran:
Pilih aplikasi yang terpercaya
Gunakan perangkat bekas atau cadangan
Mulai dari proyek tanpa biaya
Rutin cek feedback pengguna dan update resmi
Jika ada janji berlebihan, segera tutup aplikasi tersebut
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Cara Menambang dengan Ponsel: Panduan Lengkap dan Penilaian Nyata Tahun 2025
Phone Mining Apa Itu? Pengetahuan Dasar
Menambang cryptocurrency menggunakan ponsel pintar adalah proses menjalankan tugas komputasi kriptografi (CPU atau GPU) pada perangkat mobile untuk mendapatkan aset digital. Berbeda dengan penambangan tradisional yang memerlukan pembelian chip ASIC mahal atau rig kartu grafis, penambangan ponsel cukup dengan menginstal aplikasi, sehingga prosesor perangkat memverifikasi transaksi di jaringan blockchain. Setelah perhitungan selesai, pengguna akan menerima hadiah cryptocurrency yang sesuai.
Mengapa Popularitas Phone Mining Tidak Menurun Pada 2025?
Sejak 2023 hingga saat ini, penambangan mobile mengalami pertumbuhan pesat. Ada beberapa faktor utama yang mendorong fenomena ini:
Pertama, tingkat penetrasi internet meningkat secara signifikan, bahkan di negara berkembang, ponsel pintar dengan performa baik sudah umum ditemukan. Kedua, muncul banyak proyek baru—Pi Network, Bee Network, Electroneum, dan lain-lain—yang menurunkan ambang partisipasi, memungkinkan pengguna biasa tanpa pengetahuan khusus untuk mulai. Ketiga, antusiasme ekosistem Web3 membuat lebih banyak orang tertarik pada sistem desentralisasi, dan phone mining menjadi cara masuk ke bidang ini.
Bagi banyak pemula, phone mining adalah platform eksperimen tanpa risiko—tanpa perlu investasi uang asli, mereka bisa mendapatkan token dan merasakan ekosistem cryptocurrency.
Apa Cryptocurrency yang Bisa Ditambang dengan Ponsel? Analisis Pilihan
Tidak semua cryptocurrency cocok untuk ditambang di perangkat mobile. Berikut adalah pilihan utama:
Monero (XMR) — Salah satu dari sedikit koin yang dioptimalkan untuk penambangan CPU. Algoritma RandomX membuatnya tetap layak di ponsel.
Electroneum (ETN) — Dirancang khusus untuk perangkat mobile sejak awal. Ini adalah cryptocurrency pertama yang mengintegrasikan fitur “penambangan simulasi”.
Pi Network (PI) — Tidak bergantung pada perhitungan nyata, melainkan distribusi token berdasarkan tingkat partisipasi pengguna. Lebih dari 50 juta pengguna telah menginstal aplikasi ini.
Bee Network — Kompetitor Pi, menggunakan mode jejaring sosial untuk menarik pengguna.
DuinoCoin, Verus Coin — Cryptocurrency CPU yang kurang dikenal tetapi memiliki komunitas aktif.
TON — Jaringan terkait Telegram, pengguna ponsel dapat berpartisipasi melalui Staking atau menjalankan light node.
Cryptocurrency besar seperti Bitcoin dan Ethereum tidak bisa ditambang langsung di ponsel karena tingkat kesulitan yang sangat tinggi dan biaya komputasi yang jauh melebihi hasilnya.
Bagaimana Ponsel Melakukan Penambangan? Analisis Prinsip Teknologi
Prinsip utama penambangan dengan ponsel sama dengan penambangan di komputer: perangkat menjalankan perhitungan kriptografi untuk memecahkan masalah matematika yang digunakan untuk memverifikasi transaksi blockchain. Setelah berhasil, penambang mendapatkan bagian dari hadiah blok.
Dua mode utama:
Penambangan lokal — Ponsel menjalankan proses CPU secara nyata untuk menghitung fungsi hash. Contohnya MinerGate yang memungkinkan penambangan langsung dengan CPU.
Simulasi atau pseudo-mining — Aplikasi mensimulasikan proses penambangan, tetapi sebenarnya hadiah didasarkan pada tingkat aktivitas pengguna, reputasi, dan check-in harian. Pi Network termasuk dalam kategori ini.
Sebagian besar waktu, pengguna terhubung ke pool mining—sebuah jaringan yang mengumpulkan kekuatan komputasi dari banyak penambang. Pool meningkatkan peluang menemukan blok valid, dan hadiah dibagi sesuai kontribusi masing-masing.
Apa yang Terjadi Saat Phone Mining? Dampak pada Perangkat
Saat aplikasi mulai menambang, ponsel mengalami serangkaian perubahan:
CPU bekerja penuh — CPU hampir terus-menerus beroperasi pada frekuensi tertinggi, menjalankan perhitungan matematika kompleks. Ini menyebabkan konsumsi daya meningkat tajam.
Suhu meningkat — Karena tidak adanya sistem pendinginan aktif (kebanyakan ponsel hanya memiliki pendinginan pasif), suhu chip cepat naik. Di daerah panas atau saat menggunakan casing, risiko overheating lebih besar. Overheating akan memicu throttling performa, bahkan mematikan otomatis untuk melindungi hardware.
Baterai cepat menurun kapasitasnya — Siklus pengisian dan pengosongan terus-menerus sangat merusak umur baterai. Hanya dalam beberapa bulan penambangan intensif, kapasitas baterai bisa turun 15%-30%, dan masa pakai baterai menurun secara signifikan.
Respons sistem melambat — Aplikasi lain bersaing untuk sumber daya CPU yang sama, menyebabkan loading halaman lambat, antarmuka lag, bahkan sering freeze atau restart.
Aging hardware secara tidak terlihat — Suhu tinggi dan beban berat mempercepat kerusakan motherboard, chip power, bahkan layar. Model perangkat murah lebih rentan.
Risiko proses latar belakang tersembunyi — Beberapa aplikasi berbahaya tetap menambang meskipun layar mati, membuat perangkat tetap aktif dan memperpendek umur pakai secara drastis.
Oleh karena itu, phone mining tidak hanya profit tipis, tetapi juga dapat merusak kesehatan perangkat secara signifikan.
Seberapa Kuat Kemampuan Penambangan Ponsel Modern?
Meskipun terbatas, ponsel flagship saat ini cukup mumpuni. Ponsel dengan Snapdragon 8 Gen 2 atau Apple A17 Pro memiliki performa CPU yang setara dengan PC entry-level.
Namun, tetap saja, profitabilitasnya terbatas. Ponsel dengan kecepatan 1-2 H/s (hash per detik), meskipun dijalankan nonstop 24 jam, hanya menghasilkan beberapa sen dolar per hari. Bagi kebanyakan pengguna, ini tidak signifikan.
Namun, untuk pengujian pemula, belajar dasar blockchain, atau mengikuti proyek baru, penambangan ponsel tetap memiliki nilai tertentu.
Perbandingan Metode Utama Phone Mining
Penambangan langsung melalui aplikasi
Contoh aplikasi: MinerGate, CryptoTab, Electroneum, AntPool Mobile, StormGain Cloud Miner.
Beberapa menyediakan penambangan nyata dengan CPU, yang lain membagikan hadiah berdasarkan tingkat aktivitas.
Alternatif Cloud Mining
Tidak menggunakan kekuatan komputasi ponsel secara langsung, melainkan menyewa sumber daya server jarak jauh. Contohnya StormGain Cloud Miner: pengguna cukup klik tombol setiap 4 jam untuk mendapatkan hadiah BTC, tanpa membebani perangkat.
Penarikan biasanya dikirim ke dompet crypto (Trust Wallet, MetaMask, Binance, dll). Minimum penarikan berkisar dari $1 sampai $10, tetapi biaya penarikan sering tinggi dan waktu tunggu cukup lama.
Aplikasi Mining yang Layak Dipakai Pada 2025?
MinerGate Mobile Miner — Mendukung algoritma nyata, kompatibel dengan Monero, Bytecoin, AEON, dan lain-lain. Membutuhkan ponsel dengan performa tinggi, hasilnya kecil tapi nyata.
CryptoTab Browser — Mengklaim “penambangan melalui browser”, sebenarnya hadiah berasal dari tingkat aktivitas, bukan perhitungan nyata. Sering dikritik karena hasil rendah dan pembayaran tidak transparan.
Pi Network — Proyek mining dengan lebih dari 50 juta unduhan global. Belum membuka perdagangan publik, tetapi diperkirakan akan masuk ke bursa besar.
Bee Network — Alternatif Pi, mendapatkan token melalui tingkat aktivitas dan undangan.
StormGain Cloud Miner — Menyediakan “penambangan” BTC secara cloud, tanpa beban perangkat.
Efisiensi dan profit dari aplikasi ini sangat bervariasi. MinerGate membutuhkan ponsel kelas atas dan hasilnya terbatas. CryptoTab sering dikritik karena pengembalian rendah dan aturan tidak transparan. Pi Network belum meluncurkan perdagangan, tetapi jika berhasil, tokennya bisa bernilai $1-$10.
Apakah Phone Mining Tanpa Investasi Masuk Akal?
Model ini mengasumsikan pengguna tidak mengeluarkan uang untuk membeli perangkat, langganan, atau sumber daya cloud, melainkan mendapatkan cryptocurrency melalui “klik” atau partisipasi dalam ekosistem.
Proyek tanpa biaya yang umum:
Keunggulannya adalah tanpa risiko sama sekali. Kekurangannya, penghasilan sangat kecil dan bergantung pada janji jangka panjang dari proyek.
Hal-Hal Penting untuk Mencegah Penipuan Phone Mining
Sumber sangat penting — unduh hanya dari saluran resmi (Google Play, App Store). Kedua platform ini minimal melakukan pemeriksaan malware dasar. Hindari mengunduh APK dari situs tidak dikenal, karena sering mengandung virus dan skrip pencuri data.
Periksa ulasan sebelum mengunduh — lihat rating aplikasi, komentar pengguna, dan riwayat pengembang. Jika ada aplikasi yang mengklaim bisa mudah mendapatkan Bitcoin dengan rating rendah dan banyak keluhan (terutama soal penarikan atau pembekuan akun), itu tanda bahaya.
Waspadai janji palsu — akun VIP dengan keuntungan tinggi atau alat “percepatan” biasanya tidak berlandaskan ekonomi yang nyata. Banyak aplikasi penipuan seperti ini—pengguna membayar untuk fitur palsu, hanya pengembang yang diuntungkan. Ini adalah skema Ponzi.
Aktifkan autentikasi dua faktor — di semua dompet crypto, exchange, dan layanan terkait. Jika password bocor, lapisan ini bisa mencegah pencurian akun.
Gunakan alat keamanan — minimal pasang antivirus di perangkat Android. VPN juga bisa berguna, terutama saat terhubung WiFi publik.
Berapa Banyak Penghasilan Nyata? Perkiraan Rentang Penghasilan
Kebanyakan pengguna rata-rata mendapatkan antara $0.01 sampai $0.30 per hari, tergantung aplikasi, performa perangkat, dan waktu aktif.
Contoh: Galaxy S22 Ultra yang menambang di MinerGate sekitar 0.0004 XMR per hari, dengan harga sekitar $0.08 per Juli 2025.
Token Pi dan Bee belum masuk ke perdagangan publik, jadi tidak bisa diperkirakan secara pasti. Tapi jika perdagangan dimulai, Pi bisa mencapai nilai $1-$10, memberi keuntungan bagi yang ikut awal.
Gambaran Risiko dan Bahaya Phone Mining
Umur perangkat lebih pendek — penggunaan terus-menerus dengan beban tinggi mempercepat penurunan kapasitas baterai 30%-50%.
Overheating — terutama di musim panas atau saat menggunakan casing.
Kerentanan keamanan — beberapa aplikasi diam-diam mengumpulkan data pengguna, mengaktifkan penambangan tersembunyi, atau menyisipkan kode berbahaya.
Penipuan finansial — banyak aplikasi palsu menjanjikan kekayaan cepat tapi tidak pernah menepati janji.
Untuk keamanan, pilih aplikasi yang memiliki riwayat dan komunitas pengguna, gunakan perangkat lama atau cadangan, berhati-hati saat memulai, ikuti berita resmi dan feedback komunitas. Jika ada tawaran yang terlalu bagus untuk benar—kemungkinan besar itu penipuan. Jika aplikasi menjanjikan puluhan dolar per hari, tidak meminta biaya, tapi tidak mengungkap mekanisme perhitungan atau syarat penarikan, sebaiknya hindari.
Kesimpulan: Apakah Masih Layak Mencoba Phone Mining di 2025?
Untuk pemula — bisa dipertimbangkan, sebagai cara gratis mengenal dunia crypto.
Untuk yang berpengalaman — tidak disarankan, hasil sangat kecil dan risiko (kerusakan perangkat, penipuan) terlalu tinggi.
Daftar saran: