Venting likuiditas oleh Federal Reserve System


✨Malam terakhir tahun 2025, seperti biasanya, menjadi titik balik yang menegangkan bagi pasar keuangan. Penyesuaian laporan neraca di akhir tahun, tekanan regulator, dan kebutuhan likuiditas musiman mendorong bank untuk mencari pendanaan jangka pendek, memaksa Federal Reserve System (The Fed) untuk campur tangan dan memasukkan jumlah likuiditas yang rekord, guna mencegah kemungkinan penutupan pasar. Pada 31 Desember 2025, jumlah sebesar $74,6 miliar yang disediakan melalui operasi repo semalam melalui Dana Repo Permanen cabang New York Fed, tercatat sebagai salah satu intervensi terbesar di era pasca-pandemi. Namun, yang benar-benar menarik perhatian dan menyebabkan getaran di pasar adalah struktur jaminan yang mendasari injeksi besar ini: bank lebih memilih surat berharga hipotek (MBS), yang dikenal karena riwayat risikonya, daripada obligasi treasury yang secara tradisional lebih aman. Ini mengingatkan kembali akan bayang-bayang krisis 2008, sekali lagi mengungkap kerentanan sistem.
⚡ $74,6 miliar intervensi yang mencegah blokade pasar dan sinyal peringatan dalam struktur jaminan

Federal Reserve System (The Fed) menyuntikkan $74,6 miliar likuiditas ke pasar melalui operasi repo semalam pada 31 Desember 2025, untuk mencegah potensi pembekuan pasar keuangan. Intervensi ini dilakukan melalui Dana Repo Permanen cabang New York Fed dan bertujuan mengurangi tekanan yang disebabkan oleh operasi di akhir tahun.
⚡ Jumlah ini tercatat sebagai salah satu yang tertinggi sejak pandemi COVID-19 dan menunjukkan bahwa bank mengakses dana jangka pendek dari The Fed.

✨ Rincian intervensi
Operasi ini memungkinkan bank mendapatkan tunai dengan menukar surat berharga mereka sebagai jaminan. Distribusi total volume $74,6 miliar berdasarkan jenis jaminan adalah sebagai berikut:
⚡Surat berharga hipotek (MBS): $43,1 miliar
⚡Obligasi treasury: $31,5 miliar

Angka-angka ini menunjukkan bahwa bank lebih memilih MBS daripada obligasi treasury, yang secara tradisional dianggap lebih aman. Operasi repo melibatkan pengambilan likuiditas dengan mengembalikannya ke pasar keesokan harinya, namun intervensi seperti ini mencerminkan tingkat stres di pasar. Kebutuhan akan likuiditas meningkat, terutama selama periode seperti akhir tahun, kuartal, dan bulan, karena bank membutuhkan tunai akibat penyesuaian neraca dan persyaratan regulasi.

🤔Yang paling mencolok adalah komposisi jaminan. MBS adalah surat berharga hipotek, dan mereka menjadi salah satu pemicu krisis keuangan 2008. Nilai aset ini sensitif terhadap fluktuasi suku bunga dan perkembangan situasi di pasar properti. Peningkatan penggunaan MBS oleh bank dapat menunjukkan penurunan jaminan berkualitas tinggi (misalnya, obligasi treasury) atau bahwa aset ini disimpan untuk tujuan lain.
⚡Ini menunjukkan peningkatan risiko sistemik: jika pasar properti melambat, nilai MBS dapat menurun, yang akan memicu reaksi berantai di pasar repo.
⚡Sebagai perbandingan, dalam kondisi normal, bank lebih memilih menggunakan obligasi treasury sebagai jaminan karena dianggap sangat likuid dan tanpa risiko. Fakta bahwa MBS (sekitar 58% dari total volume) melebihi obligasi treasury (42%), menunjukkan bahwa bank mungkin mengalami tekanan pada neraca mereka. Penyelesaian operasi The Fed dengan “alokasi penuh”, yaitu memenuhi seluruh permintaan, mengonfirmasi adanya krisis likuiditas nyata di pasar.

Dampak terhadap pasar dan pandangan yang lebih luas
Injeksi ini terjadi saat tingkat likuiditas global mencapai rekor tertinggi. Tampaknya, The Fed telah meningkatkan intervensi serupa dalam beberapa bulan terakhir; misalnya, $40 miliar dalam likuiditas tambahan diberikan pada bulan Desember.
Ini dapat mendukung aset berisiko (saham, kripto) dalam kondisi siklus penurunan suku bunga yang berkelanjutan. Memang, aset seperti Bitcoin meningkat setelah berita ini.
Namun, ada kekhawatiran jangka panjang: perluasan neraca The Fed dapat memperkuat tekanan inflasi dan mempengaruhi nilai dolar. Selain itu, intervensi semacam ini dapat menyebabkan inefisiensi, memungkinkan “perusahaan zombie” bertahan hidup. Penggunaan intensif Dana Repo Permanen yang didasarkan pada pelajaran dari krisis 2008 mengingatkan bahwa sistem masih rentan.

Sebagai penutup, meskipun peristiwa ini memberikan kelegaan jangka pendek, ketidakseimbangan dalam struktur jaminan dapat menjadi sinyal krisis di masa depan. Pelaku pasar harus memantau dengan cermat bagaimana The Fed akan menangani masalah ini dalam rapat-rapat mendatang.
#CryptoMarketPrediction
#2026CryptoOutlook
#MacroWatchFedChairPick
BTC1,58%
Lihat Asli
post-image
post-image
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • 2
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
vuluan16vip
· 1jam yang lalu
1000x Vibes 🤑
Balas0
Discoveryvip
· 9jam yang lalu
GOGOGO 2026 👊
Lihat AsliBalas0
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)