Uber $UBER .. Ketika "harga" berbohong dan "kas" dipercaya
Di pasar keuangan, ada saat-saat langka di mana kenyataan terpisah dari ekspektasi. Harga menceritakan kisah "ketakutan", sementara data keuangan menceritakan kisah "dominan".
Dan tampaknya (Uber) hari ini adalah pahlawan dari paradoks ini.
Bill Ackman, salah satu pencari peluang paling cerdas di Wall Street, tidak ragu menyebutnya dengan satu frasa: "Murah sekali," bahkan menganggapnya sebagai "Ide investasi terbaik tahun 2026".
Mengapa "orang besar" bertaruh sementara "orang kecil" ragu? Mari kita baca apa yang tersembunyi di balik baris. - 1. Misteri $8,7 miliar Investor tradisional melihat harga saham yang berputar di sekitar $82. Tapi investor profesional melihat yang lebih penting: Arus kas bebas (Free Cash Flow).
Uber tidak lagi perusahaan yang membakar miliaran untuk tumbuh. Lihat grafik terlampir: Perusahaan beralih dari "pendarahan" kas menjadi menghasilkan $8,7 miliar dari arus kas bebas dalam 12 bulan terakhir.
Lebih menakjubkan lagi? Rasio konversi laba ke kas (Conversion Rate) mencapai 107%.
Sederhana saja: Ini berarti laba perusahaan nyata, nyata, dan langsung masuk ke bank, bukan sekadar trik akuntansi. - 2. Rumus "Ackman": harga versus nilai Dalam analisis visual, kita melihat satu kalimat yang merangkum semuanya: "Harga naik 11%, tapi penilaian turun 73%".
Bagaimana bisa terjadi? Ketika laba perusahaan tumbuh dengan kecepatan luar biasa (Seperti yang kita lihat dalam lonjakan kolom biru di grafik), sementara harga bergerak lambat, saham menjadi "lebih murah" berdasarkan metrik penilaian (P/E atau P/FCF).
Ackman melihat apa yang diabaikan oleh kerumunan: Pasar menilai Uber seolah-olah "robot taksi" (Waymo dan lainnya) akan menghapusnya besok.
Tapi kenyataannya, jaringan manusia dan logistik Uber adalah "parit ekonomi" (Moat) yang sulit ditembus dengan mudah. - 3. Taruhan 2026 Sementara dunia di 2025 mengejar saham penyimpanan dan memori (Seperti yang kita lihat dalam daftar performa terbaik), Uber tetap di luar radar, diperdagangkan dengan penilaian yang secara historis rendah dibandingkan pertumbuhannya. Ackman menegaskan di akhir 2025 bahwa ini adalah peluang utamanya untuk tahun depan. - Kesimpulan Pelajaran yang diberikan Uber hari ini adalah pelajaran klasik dalam "investasi nilai": pasar membenci "ketidakpastian" (Karena persaingan dengan self-driving), dan itulah yang menekan harga ke bawah.
Tapi angka menyukai "efisiensi", dan Uber hari ini adalah perusahaan dengan efisiensi keuangan yang menakutkan.
Kesempatan biasanya tidak datang dengan tepuk tangan, melainkan sering disertai keraguan.
Dan pertanyaan untukmu: Apakah kamu percaya pada "ketakutan pasar" atau pada "angka kas"? Apa pendapatmu tentang taruhan Bill Ackman? Apakah kamu pikir kekhawatiran tentang kompetisi berlebihan? #My2026FirstPost Bagikan pandanganmu.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Uber $UBER .. Ketika "harga" berbohong dan "kas" dipercaya
Di pasar keuangan, ada saat-saat langka di mana kenyataan terpisah dari ekspektasi.
Harga menceritakan kisah "ketakutan", sementara data keuangan menceritakan kisah "dominan".
Dan tampaknya (Uber) hari ini adalah pahlawan dari paradoks ini.
Bill Ackman, salah satu pencari peluang paling cerdas di Wall Street, tidak ragu menyebutnya dengan satu frasa:
"Murah sekali,"
bahkan menganggapnya sebagai "Ide investasi terbaik tahun 2026".
Mengapa "orang besar" bertaruh sementara "orang kecil" ragu?
Mari kita baca apa yang tersembunyi di balik baris.
-
1. Misteri $8,7 miliar
Investor tradisional melihat harga saham yang berputar di sekitar $82.
Tapi investor profesional melihat yang lebih penting:
Arus kas bebas (Free Cash Flow).
Uber tidak lagi perusahaan yang membakar miliaran untuk tumbuh.
Lihat grafik terlampir:
Perusahaan beralih dari "pendarahan" kas menjadi menghasilkan $8,7 miliar dari arus kas bebas dalam 12 bulan terakhir.
Lebih menakjubkan lagi?
Rasio konversi laba ke kas (Conversion Rate) mencapai 107%.
Sederhana saja:
Ini berarti laba perusahaan nyata, nyata, dan langsung masuk ke bank, bukan sekadar trik akuntansi.
-
2. Rumus "Ackman": harga versus nilai
Dalam analisis visual, kita melihat satu kalimat yang merangkum semuanya:
"Harga naik 11%, tapi penilaian turun 73%".
Bagaimana bisa terjadi?
Ketika laba perusahaan tumbuh dengan kecepatan luar biasa (Seperti yang kita lihat dalam lonjakan kolom biru di grafik), sementara harga bergerak lambat, saham menjadi "lebih murah" berdasarkan metrik penilaian (P/E atau P/FCF).
Ackman melihat apa yang diabaikan oleh kerumunan:
Pasar menilai Uber seolah-olah "robot taksi" (Waymo dan lainnya) akan menghapusnya besok.
Tapi kenyataannya, jaringan manusia dan logistik Uber adalah "parit ekonomi" (Moat) yang sulit ditembus dengan mudah.
-
3. Taruhan 2026
Sementara dunia di 2025 mengejar saham penyimpanan dan memori (Seperti yang kita lihat dalam daftar performa terbaik),
Uber tetap di luar radar, diperdagangkan dengan penilaian yang secara historis rendah dibandingkan pertumbuhannya.
Ackman menegaskan di akhir 2025 bahwa ini adalah peluang utamanya untuk tahun depan.
-
Kesimpulan
Pelajaran yang diberikan Uber hari ini adalah pelajaran klasik dalam "investasi nilai": pasar membenci "ketidakpastian" (Karena persaingan dengan self-driving),
dan itulah yang menekan harga ke bawah.
Tapi angka menyukai "efisiensi", dan Uber hari ini adalah perusahaan dengan efisiensi keuangan yang menakutkan.
Kesempatan biasanya tidak datang dengan tepuk tangan, melainkan sering disertai keraguan.
Dan pertanyaan untukmu:
Apakah kamu percaya pada "ketakutan pasar" atau pada "angka kas"?
Apa pendapatmu tentang taruhan Bill Ackman?
Apakah kamu pikir kekhawatiran tentang kompetisi berlebihan?
#My2026FirstPost
Bagikan pandanganmu.
$GT