Kemarin saya menghabiskan hari melihat gosip tentang Tong Jincheng, pria ini sangat pintar, seluruh riwayat obrolan tidak membuat orang menemukan celahnya, ditambah lagi dia selalu memposisikan dirinya sebagai pria playboy, kehancuran tidak akan bisa runtuh kecuali dia tiba-tiba berubah menjadi orang yang tulus mencintai.
Apakah kamu menyadari bahwa banyak orang saat saling bertengkar, mereka membeberkan riwayat obrolan, sebelumnya mungkin hubungan mereka baik-baik saja, akhirnya berpisah, dan itu menjadi pedang yang menusuk diri sendiri.
Jadi, kapan pun berbicara di media sosial, jika kita berpikir mungkin suatu hari akan diungkap, kita akan mengerti apa yang harus dan tidak harus dikatakan.
Sebaliknya, tokoh utama wanita dalam obrolan ini, dari langkah demi langkah bagaimana dia berusaha menjerat pria ini, ditampilkan dengan sangat jelas dalam riwayat obrolan ini.
Dari zaman dahulu hingga sekarang, selalu ada cinta karena orang yang dicintai, tidak ada yang namanya orang tua yang dihormati karena keturunan. Dalam seluruh kejadian ini, saya setuju dengan kalimat Tong Jincheng, “Tidak apa-apa memiliki anak yang dicintai oleh kedua orang tua?” Banyak orang tua selalu merasa bahwa jasa melahirkan lebih dari segalanya, padahal kelahiran anak tidak selalu karena cinta.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kemarin saya menghabiskan hari melihat gosip tentang Tong Jincheng, pria ini sangat pintar, seluruh riwayat obrolan tidak membuat orang menemukan celahnya, ditambah lagi dia selalu memposisikan dirinya sebagai pria playboy, kehancuran tidak akan bisa runtuh kecuali dia tiba-tiba berubah menjadi orang yang tulus mencintai.
Apakah kamu menyadari bahwa banyak orang saat saling bertengkar, mereka membeberkan riwayat obrolan, sebelumnya mungkin hubungan mereka baik-baik saja, akhirnya berpisah, dan itu menjadi pedang yang menusuk diri sendiri.
Jadi, kapan pun berbicara di media sosial, jika kita berpikir mungkin suatu hari akan diungkap, kita akan mengerti apa yang harus dan tidak harus dikatakan.
Sebaliknya, tokoh utama wanita dalam obrolan ini, dari langkah demi langkah bagaimana dia berusaha menjerat pria ini, ditampilkan dengan sangat jelas dalam riwayat obrolan ini.
Dari zaman dahulu hingga sekarang, selalu ada cinta karena orang yang dicintai, tidak ada yang namanya orang tua yang dihormati karena keturunan. Dalam seluruh kejadian ini, saya setuju dengan kalimat Tong Jincheng, “Tidak apa-apa memiliki anak yang dicintai oleh kedua orang tua?” Banyak orang tua selalu merasa bahwa jasa melahirkan lebih dari segalanya, padahal kelahiran anak tidak selalu karena cinta.