Pergerakan pasar tahun 2025 memang menunjukkan ciri-ciri pasar bullish. Menariknya, bahkan dalam lingkungan pasar bullish, sekitar 30% peserta masih mengalami kerugian. Fenomena ini tampak kontradiktif, tetapi mencerminkan logika operasi pasar yang sebenarnya. Kerugian dalam pasar bullish bukan berasal dari pasar itu sendiri, melainkan dari kesalahan pengambilan keputusan peserta. Membeli saat harga naik dan menjual saat turun, sikap tidak sabar, keinginan untuk mendapatkan keuntungan cepat—semua ini adalah penyebab umum dari penyusutan dana. Dari sudut pandang lain, dalam kondisi pasar bullish yang sama, ada yang mendapatkan keuntungan secara stabil, sementara yang lain menghabiskan modal mereka melalui operasi yang berulang-ulang. Perbedaan utamanya terletak pada manajemen mental dan disiplin trading.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SillyWhale
· 01-04 03:35
Pasar bullish yang masih merugi benar-benar menunjukkan betapa bodohnya, keinginan untuk beroperasi yang tak bisa dihentikan.
Lihat AsliBalas0
ContractExplorer
· 01-03 12:56
Kerugian selama pasar bullish benar-benar disebabkan oleh diri sendiri, tidak bisa disalahkan pada kondisi pasar.
Lihat AsliBalas0
GasFeeTherapist
· 01-03 12:56
Kerugian dalam pasar bullish sebenarnya adalah karena terlalu ceroboh, tidak bisa berhenti melakukan trading. Melihat harga naik ingin ikut beli, saat turun ingin membeli di harga terendah, akhirnya biaya transaksi pun tidak tertahan. Pengelolaan mental benar-benar adalah pelajaran terbesar.
Lihat AsliBalas0
PessimisticOracle
· 01-03 12:53
Yang masih merugi di pasar bullish sebagian besar adalah mereka yang terlalu tergoda untuk mengubahnya.
Lihat AsliBalas0
MetaverseLandlady
· 01-03 12:34
Pasar bullish masih bisa rugi 30%, singkatnya adalah tangan yang sangat ceroboh. Jangan menyalahkan pasar, lihatlah diri sendiri di cermin, saudara-saudara.
Lihat AsliBalas0
OnChainDetective
· 01-03 12:27
30% kerugian? Tidak wajar... Biarkan saya periksa catatan transfer besar selama periode ini, rasanya ada bandar yang sengaja menjatuhkan harga untuk menimbulkan kepanikan
Pergerakan pasar tahun 2025 memang menunjukkan ciri-ciri pasar bullish. Menariknya, bahkan dalam lingkungan pasar bullish, sekitar 30% peserta masih mengalami kerugian. Fenomena ini tampak kontradiktif, tetapi mencerminkan logika operasi pasar yang sebenarnya. Kerugian dalam pasar bullish bukan berasal dari pasar itu sendiri, melainkan dari kesalahan pengambilan keputusan peserta. Membeli saat harga naik dan menjual saat turun, sikap tidak sabar, keinginan untuk mendapatkan keuntungan cepat—semua ini adalah penyebab umum dari penyusutan dana. Dari sudut pandang lain, dalam kondisi pasar bullish yang sama, ada yang mendapatkan keuntungan secara stabil, sementara yang lain menghabiskan modal mereka melalui operasi yang berulang-ulang. Perbedaan utamanya terletak pada manajemen mental dan disiplin trading.