$ETH Kontrak pasar dengan pembukaan posisi dua arah, stop loss, dan zona konsolidasi. Sekali melewati zona besar, muncul tren satu arah, itu sama saja dengan bunuh diri. Metode ini sama dengan strategi grid trading, apakah kalian benar-benar tidak mengerti?
Logika inti dari grid trading adalah membeli rendah dan menjual tinggi dalam zona konsolidasi, mengumpulkan keuntungan kecil berulang kali. Tetapi begitu pasar menembus zona konsolidasi dan muncul tren satu arah, pembukaan posisi dua arah dan grid trading akan menghadapi risiko besar.
Ketika harga menembus ke atas, strategi grid akan terus menjual, kehilangan peluang keuntungan dari kenaikan; ketika harga menembus ke bawah, strategi akan terus membeli, menyebabkan kerugian floating membesar. Karakteristik "tembus berarti mati" ini adalah kekurangan utama dari pembukaan posisi dua arah dan grid trading, yang memerlukan mekanisme stop loss yang ketat dan manajemen posisi untuk mengendalikan risiko. Pembukaan posisi dua arah hanya cocok digunakan dalam zona konsolidasi datar tertentu, begitu menembus atau menembus ke bawah, posisi dua arah Anda akan mengalami kerugian tak terbatas dan terkunci selamanya. Esensi dari pembukaan posisi dua arah (grid trading) adalah membeli rendah dan menjual tinggi dalam zona yang telah diprediksi, mengumpulkan keuntungan kecil berulang kali. Tetapi begitu pasar menunjukkan tren satu arah, strategi ini akan terjebak dalam kesulitan:
Ketika menembus ke atas: strategi akan terus menjual untuk mengambil keuntungan, kehilangan peluang kenaikan tren besar, sementara posisi short terkunci, membutuhkan margin tambahan secara terus-menerus.
Ketika menembus ke bawah: strategi akan terus membeli untuk bottom fishing, menyebabkan kerugian floating terus membesar, posisi long terkunci dalam, juga membutuhkan margin tambahan.
Yang paling mematikan adalah: setelah harga menembus zona, strategi akan memegang posisi long dan short yang sama-sama merugi, membentuk keadaan "kunci posisi". Meskipun secara kasat mata kerugian floating tampak terkunci, sebenarnya:
• Harus terus membayar margin ganda
• Menggunakan banyak dana yang tidak bisa dipakai
• Jika harga terus bergerak satu arah, kerugian akan terus membesar
• Membuka kunci memerlukan penilaian yang sangat akurat terhadap titik pembalikan tren, tingkat kesulitannya sangat tinggi
Karakteristik "tembus berarti mati" ini menentukan bahwa pembukaan posisi dua arah hanya cocok digunakan dalam tren konsolidasi yang jelas, harus didukung oleh mekanisme stop loss yang ketat dan kemampuan penilaian tren. Untuk pemula, sangat penting memahami risiko ini secara menyeluruh, agar tidak mengalami kerugian besar saat tren pasar berlangsung. #我的2026第一条帖
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
31 Suka
Hadiah
31
24
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TreasureGourd168
· 7jam yang lalu
Short: Rentang 92500-93500, lindungi di 94500, target lihat di 91500-90500
Ethereum jangka pendek referensi:
Short: Rentang 3195-3225, lindungi di 3350, target lihat di 3150-3100,
$ETH Kontrak pasar dengan pembukaan posisi dua arah, stop loss, dan zona konsolidasi. Sekali melewati zona besar, muncul tren satu arah, itu sama saja dengan bunuh diri. Metode ini sama dengan strategi grid trading, apakah kalian benar-benar tidak mengerti?
Logika inti dari grid trading adalah membeli rendah dan menjual tinggi dalam zona konsolidasi, mengumpulkan keuntungan kecil berulang kali. Tetapi begitu pasar menembus zona konsolidasi dan muncul tren satu arah, pembukaan posisi dua arah dan grid trading akan menghadapi risiko besar.
Ketika harga menembus ke atas, strategi grid akan terus menjual, kehilangan peluang keuntungan dari kenaikan; ketika harga menembus ke bawah, strategi akan terus membeli, menyebabkan kerugian floating membesar. Karakteristik "tembus berarti mati" ini adalah kekurangan utama dari pembukaan posisi dua arah dan grid trading, yang memerlukan mekanisme stop loss yang ketat dan manajemen posisi untuk mengendalikan risiko.
Pembukaan posisi dua arah hanya cocok digunakan dalam zona konsolidasi datar tertentu, begitu menembus atau menembus ke bawah, posisi dua arah Anda akan mengalami kerugian tak terbatas dan terkunci selamanya.
Esensi dari pembukaan posisi dua arah (grid trading) adalah membeli rendah dan menjual tinggi dalam zona yang telah diprediksi, mengumpulkan keuntungan kecil berulang kali. Tetapi begitu pasar menunjukkan tren satu arah, strategi ini akan terjebak dalam kesulitan:
Ketika menembus ke atas: strategi akan terus menjual untuk mengambil keuntungan, kehilangan peluang kenaikan tren besar, sementara posisi short terkunci, membutuhkan margin tambahan secara terus-menerus.
Ketika menembus ke bawah: strategi akan terus membeli untuk bottom fishing, menyebabkan kerugian floating terus membesar, posisi long terkunci dalam, juga membutuhkan margin tambahan.
Yang paling mematikan adalah: setelah harga menembus zona, strategi akan memegang posisi long dan short yang sama-sama merugi, membentuk keadaan "kunci posisi". Meskipun secara kasat mata kerugian floating tampak terkunci, sebenarnya:
• Harus terus membayar margin ganda
• Menggunakan banyak dana yang tidak bisa dipakai
• Jika harga terus bergerak satu arah, kerugian akan terus membesar
• Membuka kunci memerlukan penilaian yang sangat akurat terhadap titik pembalikan tren, tingkat kesulitannya sangat tinggi
Karakteristik "tembus berarti mati" ini menentukan bahwa pembukaan posisi dua arah hanya cocok digunakan dalam tren konsolidasi yang jelas, harus didukung oleh mekanisme stop loss yang ketat dan kemampuan penilaian tren. Untuk pemula, sangat penting memahami risiko ini secara menyeluruh, agar tidak mengalami kerugian besar saat tren pasar berlangsung. #我的2026第一条帖