Dalam dua tahun terakhir, jalur perkembangan AI mengalami perubahan. Kemampuan model besar melonjak, kecepatan inferensi juga sedang dioptimalkan, dan modal serta lembaga di seluruh dunia sedang berinvestasi di bidang ini. Tetapi di balik gelombang sentralisasi ini, ada jalur lain yang sedang dieksplorasi—DeAI (Pelatihan dan Inferensi AI Terdesentralisasi). Arsitektur ini menargetkan dua risiko utama dalam perkembangan AI saat ini: pertama, masalah kepercayaan buta terhadap model terpusat yang terlalu bergantung, dan kedua, kerentanan skalabilitas akibat kegagalan titik tunggal. Dari sudut pandang Web3, DeAI mungkin menjadi kunci untuk memutus monopoli AI dan membangun ekosistem terbuka. Apakah solusi desentralisasi ini akan menjadi arah utama di masa depan, patut untuk terus diamati.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dalam dua tahun terakhir, jalur perkembangan AI mengalami perubahan. Kemampuan model besar melonjak, kecepatan inferensi juga sedang dioptimalkan, dan modal serta lembaga di seluruh dunia sedang berinvestasi di bidang ini. Tetapi di balik gelombang sentralisasi ini, ada jalur lain yang sedang dieksplorasi—DeAI (Pelatihan dan Inferensi AI Terdesentralisasi). Arsitektur ini menargetkan dua risiko utama dalam perkembangan AI saat ini: pertama, masalah kepercayaan buta terhadap model terpusat yang terlalu bergantung, dan kedua, kerentanan skalabilitas akibat kegagalan titik tunggal. Dari sudut pandang Web3, DeAI mungkin menjadi kunci untuk memutus monopoli AI dan membangun ekosistem terbuka. Apakah solusi desentralisasi ini akan menjadi arah utama di masa depan, patut untuk terus diamati.