Untuk investor yang tertarik dengan pengelolaan aset melalui mekanisme hukum, istilah Trust Fund mungkin terdengar sebagai metode yang indah namun tetap merupakan konsep yang kabur, terutama ketika dibedakan dari REIT atau dana investasi kolektif. Pada kenyataannya, Trust adalah struktur hukum yang mengizinkan satu pihak mengelola aset untuk kepentingan orang lain. Proyek ini sangat fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai jenis aset.
Perbedaan utama: Trust vs REIT vs Dana
Memahami perbedaan antara bentuk pengelolaan aset ini adalah langkah awal yang penting untuk berinvestasi secara hati-hati.
Trust ketika menjadi REIT: REIT (Real Estate Investment Trust) sebenarnya adalah Trust jenis khusus yang memiliki tujuan terbatas pada pengelolaan properti. Dengan kata lain, setiap REIT adalah Trust, tetapi tidak semua Trust adalah REIT karena Trust dapat mengelola aset di luar properti.
Trust jika dibandingkan dengan dana investasi: Dana kolektif (Fund) memiliki karakteristik yang berbeda dari Trust, yaitu dana memiliki status badan hukum, sedangkan Trust tidak. Selain itu, dana didirikan melalui proses pendaftaran dan persetujuan resmi, sementara Trust adalah perjanjian kontrak antara pihak terkait yang memberikan fleksibilitas lebih.
Apa itu Trust Fund: struktur dan rincian
Intinya, Trust Fund adalah pemindahan aset kepada pengelola yang dapat dipercaya (Trustee) yang akan mengelola dan menghasilkan hasil sesuai keinginan pemilik aset (Settlor) agar penerima manfaat (Beneficiary) mendapatkan manfaat.
Aset yang dimasukkan ke dalam Trust Fund dapat berupa berbagai hal, mulai dari uang tunai, properti, saham, obligasi, bisnis, karya seni, hingga utang piutang, menjadikan Trust Fund alat yang sangat serbaguna.
Tiga pihak terkait
Pendirian Trust Fund harus melibatkan tiga peran:
Pendiri (Settlor): Pemilik aset asli yang menyerahkan pengelolaan kepada Trust, tetap memiliki hak kepemilikan tetapi kehilangan hak manfaat langsung.
Pengelola (Trustee): Pengelola aset sesuai ketentuan kontrak. Mereka dapat menerima biaya pengelolaan tetapi tidak memiliki bagian dari hasil.
Penerima manfaat (Beneficiary): Orang yang menerima manfaat akhir. Mereka memiliki hak menuntut ganti rugi dan menelusuri aset jika Trust dikelola secara tidak benar.
Komponen yang diperlukan dalam pembentukan Trust
Trust yang lengkap harus memiliki tiga komponen:
Kejelasan niat (Certainty of Word) - Perjanjian harus secara tegas menyatakan niat.
Kejelasan aset (Certainty of Subject Matter) - Aset harus disebutkan secara pasti dan dikelola secara jelas.
Kejelasan penerima manfaat (Certainty of Object) - Penerima manfaat harus ada dan bukan orang yang telah meninggal.
Jenis Trust Fund: berdasarkan tujuan dan karakteristik
Trust Fund dibagi menjadi berbagai jenis, mulai dari Trust yang dapat dibatalkan (Revocable Trust) hingga Trust yang tidak dapat dibatalkan (Irrevocable Trust).
Selain itu, juga dibedakan berdasarkan tujuan:
Asset Protection Trust - untuk perlindungan aset
Blind Trust - pembuatnya tidak mengetahui detail pengelolaan
Charitable Trust - untuk tujuan amal
Generation-Skipping Trust - untuk pengelolaan warisan antar generasi
Grantor Retained Annuity Trust - untuk manfaat pajak
Land or Real Estate Trust - untuk pengelolaan properti
Marital Trust - untuk pengelolaan harta perkawinan
Special Needs Trust - untuk tujuan tertentu
Manfaat yang dibawa Trust Fund
Trust Fund memiliki banyak keunggulan yang menjadikannya alat keuangan yang populer:
Pewarisan manfaat tanpa mentransfer kepemilikan aset - Trust dapat memberikan hasil kepada pihak ketiga tanpa harus mentransfer hak kepemilikan aset, awalnya digunakan untuk pengelolaan warisan tetapi kemudian diperluas ke investasi.
Kesesuaian dengan niat - Pengelolaan Trust harus mengikuti keinginan pendiri, karena kejelasan niat harus dinyatakan secara tegas dalam kontrak.
Manfaat pajak - Karena tidak ada transfer hak kepemilikan, Trust dapat memberikan manfaat pajak sesuai hukum masing-masing negara.
Fleksibilitas pengelolaan - Trust yang dapat dibatalkan memungkinkan adanya profesional yang membantu pengelolaan saat pendiri sakit atau tidak mampu, dan dapat dibatalkan saat mereka pulih.
Serbaguna - Karena Trust adalah perjanjian perdata antara pihak terkait, pendirian dan perubahan lebih fleksibel dibandingkan dana yang harus didaftarkan dan disetujui.
Trust Fund di Thailand: pilihan investasi
Di Thailand, pendirian Trust diizinkan hanya untuk pengumpulan dana di pasar modal. Komite Sekuritas dan Bursa telah menetapkan dua jenis Trust:
Active Trust - Trust yang didirikan untuk mengelola dan menghasilkan hasil dari aset, seperti II/HNW Trust Fund untuk investor institusi, atau REIT untuk investasi properti.
Passive Trust - Trust yang didirikan untuk mengelola aset dengan tujuan tertentu, seperti ESOP untuk direksi dan karyawan, EJIP untuk proyek joint venture antara pengusaha dan karyawan, atau Trust untuk dana cadangan dan pembayaran utang obligasi.
Saat ini, sebagian besar Trust yang didirikan di Thailand adalah REIT karena struktur properti yang mudah diawasi dan dipegang, memberikan keuntungan bagi investor umum karena asetnya nyata dan dapat diverifikasi, sehingga bahkan investor pemula dapat berinvestasi.
Kesimpulan: Trust Fund sebagai pilihan investasi yang beragam
Trust Fund adalah alat pengelolaan aset yang berasal dari era tengah Inggris, ketika bangsawan menyerahkan tanah kepada orang yang dipercaya untuk mengelola manfaat bagi keluarga. Meskipun awalnya digunakan untuk pengelolaan warisan, saat ini Trust Fund dapat mengelola hampir semua jenis aset.
Fakta penting: REIT adalah salah satu Trust, tetapi tidak semua Trust adalah REIT karena Trust memiliki cakupan yang lebih luas. Bagi investor umum di Thailand, pilihan investasi Trust Fund masih terbatas pada REIT, tetapi ini adalah keuntungan karena properti adalah aset nyata yang mudah diverifikasi dan cocok untuk mereka yang ingin berinvestasi dalam aset besar tanpa harus memiliki modal awal yang besar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Memahami Dana Perwalian: Alat Investasi Lebih Fleksibel Daripada REIT
Untuk investor yang tertarik dengan pengelolaan aset melalui mekanisme hukum, istilah Trust Fund mungkin terdengar sebagai metode yang indah namun tetap merupakan konsep yang kabur, terutama ketika dibedakan dari REIT atau dana investasi kolektif. Pada kenyataannya, Trust adalah struktur hukum yang mengizinkan satu pihak mengelola aset untuk kepentingan orang lain. Proyek ini sangat fleksibel dan dapat digunakan untuk berbagai jenis aset.
Perbedaan utama: Trust vs REIT vs Dana
Memahami perbedaan antara bentuk pengelolaan aset ini adalah langkah awal yang penting untuk berinvestasi secara hati-hati.
Trust ketika menjadi REIT: REIT (Real Estate Investment Trust) sebenarnya adalah Trust jenis khusus yang memiliki tujuan terbatas pada pengelolaan properti. Dengan kata lain, setiap REIT adalah Trust, tetapi tidak semua Trust adalah REIT karena Trust dapat mengelola aset di luar properti.
Trust jika dibandingkan dengan dana investasi: Dana kolektif (Fund) memiliki karakteristik yang berbeda dari Trust, yaitu dana memiliki status badan hukum, sedangkan Trust tidak. Selain itu, dana didirikan melalui proses pendaftaran dan persetujuan resmi, sementara Trust adalah perjanjian kontrak antara pihak terkait yang memberikan fleksibilitas lebih.
Apa itu Trust Fund: struktur dan rincian
Intinya, Trust Fund adalah pemindahan aset kepada pengelola yang dapat dipercaya (Trustee) yang akan mengelola dan menghasilkan hasil sesuai keinginan pemilik aset (Settlor) agar penerima manfaat (Beneficiary) mendapatkan manfaat.
Aset yang dimasukkan ke dalam Trust Fund dapat berupa berbagai hal, mulai dari uang tunai, properti, saham, obligasi, bisnis, karya seni, hingga utang piutang, menjadikan Trust Fund alat yang sangat serbaguna.
Tiga pihak terkait
Pendirian Trust Fund harus melibatkan tiga peran:
Komponen yang diperlukan dalam pembentukan Trust
Trust yang lengkap harus memiliki tiga komponen:
Jenis Trust Fund: berdasarkan tujuan dan karakteristik
Trust Fund dibagi menjadi berbagai jenis, mulai dari Trust yang dapat dibatalkan (Revocable Trust) hingga Trust yang tidak dapat dibatalkan (Irrevocable Trust).
Selain itu, juga dibedakan berdasarkan tujuan:
Manfaat yang dibawa Trust Fund
Trust Fund memiliki banyak keunggulan yang menjadikannya alat keuangan yang populer:
Pewarisan manfaat tanpa mentransfer kepemilikan aset - Trust dapat memberikan hasil kepada pihak ketiga tanpa harus mentransfer hak kepemilikan aset, awalnya digunakan untuk pengelolaan warisan tetapi kemudian diperluas ke investasi.
Kesesuaian dengan niat - Pengelolaan Trust harus mengikuti keinginan pendiri, karena kejelasan niat harus dinyatakan secara tegas dalam kontrak.
Manfaat pajak - Karena tidak ada transfer hak kepemilikan, Trust dapat memberikan manfaat pajak sesuai hukum masing-masing negara.
Fleksibilitas pengelolaan - Trust yang dapat dibatalkan memungkinkan adanya profesional yang membantu pengelolaan saat pendiri sakit atau tidak mampu, dan dapat dibatalkan saat mereka pulih.
Serbaguna - Karena Trust adalah perjanjian perdata antara pihak terkait, pendirian dan perubahan lebih fleksibel dibandingkan dana yang harus didaftarkan dan disetujui.
Trust Fund di Thailand: pilihan investasi
Di Thailand, pendirian Trust diizinkan hanya untuk pengumpulan dana di pasar modal. Komite Sekuritas dan Bursa telah menetapkan dua jenis Trust:
Active Trust - Trust yang didirikan untuk mengelola dan menghasilkan hasil dari aset, seperti II/HNW Trust Fund untuk investor institusi, atau REIT untuk investasi properti.
Passive Trust - Trust yang didirikan untuk mengelola aset dengan tujuan tertentu, seperti ESOP untuk direksi dan karyawan, EJIP untuk proyek joint venture antara pengusaha dan karyawan, atau Trust untuk dana cadangan dan pembayaran utang obligasi.
Saat ini, sebagian besar Trust yang didirikan di Thailand adalah REIT karena struktur properti yang mudah diawasi dan dipegang, memberikan keuntungan bagi investor umum karena asetnya nyata dan dapat diverifikasi, sehingga bahkan investor pemula dapat berinvestasi.
Kesimpulan: Trust Fund sebagai pilihan investasi yang beragam
Trust Fund adalah alat pengelolaan aset yang berasal dari era tengah Inggris, ketika bangsawan menyerahkan tanah kepada orang yang dipercaya untuk mengelola manfaat bagi keluarga. Meskipun awalnya digunakan untuk pengelolaan warisan, saat ini Trust Fund dapat mengelola hampir semua jenis aset.
Fakta penting: REIT adalah salah satu Trust, tetapi tidak semua Trust adalah REIT karena Trust memiliki cakupan yang lebih luas. Bagi investor umum di Thailand, pilihan investasi Trust Fund masih terbatas pada REIT, tetapi ini adalah keuntungan karena properti adalah aset nyata yang mudah diverifikasi dan cocok untuk mereka yang ingin berinvestasi dalam aset besar tanpa harus memiliki modal awal yang besar.