Perilaku lembaga keuangan Jepang terhadap teknologi blockchain sedang mengalami perubahan yang halus. Dari sebelumnya yang bersikap menunggu dan mencoba-coba, kini bertransformasi menjadi penerimaan aktif dan integrasi mendalam.
Beberapa berita penting yang muncul pada akhir tahun lalu membuktikan hal ini. Sebuah perusahaan blockchain terkemuka mengumumkan kerjasama strategis dengan Bank Mizuho, SMBC Nikko Securities, dan Securitize Japan. Ini bukan sekadar integrasi teknologi sederhana—keikutsertaan Bank Mizuho sendiri adalah sebuah sinyal, menunjukkan bahwa industri perbankan tradisional Jepang telah mencapai tingkat pengakuan baru terhadap teknologi dasar terkait.
Yang lebih menarik adalah peran Securitize Japan. Mereka bertanggung jawab untuk menerbitkan dan mengelola sekuritas digital yang diatur di blockchain tertentu. Dengan kata lain, cakupan aplikasi teknologi ini telah berkembang dari pembayaran lintas batas awalnya, secara paksa meluas ke seluruh ekosistem aset keuangan. Inilah yang disebut integrasi tingkat infrastruktur sejati.
Dalam proses ini, Grup SBI selalu menjadi pendukung yang paling aktif. Perusahaan layanan pengiriman uang di bawah naungannya telah menerapkan teknologi terkait dalam bisnis nyata, menyediakan jalur pengiriman uang ke Filipina, Vietnam, Indonesia, dan negara lain bagi tenaga kerja asing di Jepang. Hasilnya? Biaya secara signifikan menurun, dan kecepatan transfer juga meningkat secara nyata. Ini bukan lagi sekadar validasi konsep, melainkan penerapan nyata dalam skenario bisnis.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
RektDetective
· 01-06 16:44
Bank of Japan benar-benar mulai bermain perlahan-lahan, langkah Mizuho ini sangat bagus
Lihat AsliBalas0
0xLuckbox
· 01-06 14:37
Operasi Mizuho kali ini memang cukup keras, bank tradisional benar-benar mulai memasang taruhan
Lihat AsliBalas0
TheShibaWhisperer
· 01-06 03:44
Keuangan tradisional Jepang akhirnya berhenti berpura-pura, langsung masuk ke blockchain. Bank Mizuho, pemain lama seperti ini, bahkan turun tangan, apa artinya... benar-benar akan datang
Lihat AsliBalas0
LiquidatedNotStirred
· 01-05 03:54
Operasi terbaru dari Mizuho benar-benar luar biasa, keuangan tradisional akhirnya berhenti berpura-pura
Lihat AsliBalas0
GateUser-1a2ed0b9
· 01-05 03:54
Mizuho benar-benar melakukan ini, lembaga keuangan tradisional tidak lagi berpura-pura dan langsung all in, ini adalah kebutuhan dasar sebenarnya
Lihat AsliBalas0
NoStopLossNut
· 01-05 03:45
Operasi Jepang kali ini benar-benar nyata, lembaga keuangan tradisional tidak lagi menunggu dan langsung all in pada infrastruktur blockchain.
Lihat AsliBalas0
GasSavingMaster
· 01-05 03:41
Bank Mizuho langkah ini benar-benar bermakna, keuangan tradisional Jepang tidak lagi berpura-pura
Lihat AsliBalas0
ZkSnarker
· 01-05 03:29
sejujurnya Jepang akhirnya bangun untuk ini sangat luar biasa... tapi, seperti, Mizuho benar-benar berkomitmen? itu adalah kejutan plot nyata di sini jujur
Perilaku lembaga keuangan Jepang terhadap teknologi blockchain sedang mengalami perubahan yang halus. Dari sebelumnya yang bersikap menunggu dan mencoba-coba, kini bertransformasi menjadi penerimaan aktif dan integrasi mendalam.
Beberapa berita penting yang muncul pada akhir tahun lalu membuktikan hal ini. Sebuah perusahaan blockchain terkemuka mengumumkan kerjasama strategis dengan Bank Mizuho, SMBC Nikko Securities, dan Securitize Japan. Ini bukan sekadar integrasi teknologi sederhana—keikutsertaan Bank Mizuho sendiri adalah sebuah sinyal, menunjukkan bahwa industri perbankan tradisional Jepang telah mencapai tingkat pengakuan baru terhadap teknologi dasar terkait.
Yang lebih menarik adalah peran Securitize Japan. Mereka bertanggung jawab untuk menerbitkan dan mengelola sekuritas digital yang diatur di blockchain tertentu. Dengan kata lain, cakupan aplikasi teknologi ini telah berkembang dari pembayaran lintas batas awalnya, secara paksa meluas ke seluruh ekosistem aset keuangan. Inilah yang disebut integrasi tingkat infrastruktur sejati.
Dalam proses ini, Grup SBI selalu menjadi pendukung yang paling aktif. Perusahaan layanan pengiriman uang di bawah naungannya telah menerapkan teknologi terkait dalam bisnis nyata, menyediakan jalur pengiriman uang ke Filipina, Vietnam, Indonesia, dan negara lain bagi tenaga kerja asing di Jepang. Hasilnya? Biaya secara signifikan menurun, dan kecepatan transfer juga meningkat secara nyata. Ini bukan lagi sekadar validasi konsep, melainkan penerapan nyata dalam skenario bisnis.