Pasar cryptocurrency sedang ramai dengan spekulasi tentang apa yang akan datang setelah 2025, terutama mengenai momen altseason yang telah lama ditunggu-tunggu. Dengan sinyal teknikal seperti RSI dan MACD yang menunjukkan pola menarik, ditambah dengan angin macroekonomi termasuk tingkat inflasi yang modest dan prospek langkah-langkah pelonggaran kuantitatif, kondisi tampak menguntungkan untuk rally altcoin besar dalam beberapa tahun mendatang.
Perdebatan yang semakin intens di komunitas analis mengungkapkan adanya perpecahan yang jelas. Satu kubu menunjuk ke puncak Bitcoin pada Oktober 2025 di $126.000 sebagai bukti bahwa siklus bull saat ini telah mencapai akhir, menyarankan bahwa fase pertumbuhan eksplosif telah direalisasikan. Suara bearish ini berpendapat bahwa mengharapkan altseason mega adalah angan-angan semata daripada analisis pasar yang masuk akal.
Di sisi lain, pengamat pasar yang dihormati termasuk Raoul Pal mendukung narasi yang berbeda. Mereka membayangkan supercycle selama 5 tahun yang diperpanjang yang dapat mendorong pasar bull secara luas hingga 2026 dan seterusnya. Dalam skenario ini, altcoin akan mengalami lonjakan paling kuat selama paruh pertama 2026, terutama di Q1 dan Q2. Teori ini menyatakan bahwa 2025 tidak pernah benar-benar mencapai puncak altseason yang diharapkan, meninggalkan potensi upside yang signifikan untuk tier kedua aset kripto.
Perspektif yang berbeda ini bergantung pada apakah siklus saat ini merupakan akhir dari bull run atau hanya bab awal dari ekspansi jangka panjang. Bukti pendukung bervariasi—analisis bearish mengutip puncak harga dan pola siklus historis, sementara pendukung bullish menyoroti tidak adanya sinyal altseason klasik di 2025 dan menunjuk pada penguatan kondisi macro yang dapat mendorong gelombang kinerja luar biasa berikutnya untuk cryptocurrency alternatif.
Seiring pasar mendekati akhir tahun, perdebatan tentang altseason ini kemungkinan akan semakin intens, dengan investor mengamati sinyal konfirmasi yang dapat memvalidasi pandangan berhati-hati maupun optimis untuk 2026.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Akankah 2026 Akhirnya Menghadirkan Kenaikan Altseason? Para Ahli Pasar Berikan Pendapat Mereka tentang Bab Berikutnya dalam Dunia Crypto
Pasar cryptocurrency sedang ramai dengan spekulasi tentang apa yang akan datang setelah 2025, terutama mengenai momen altseason yang telah lama ditunggu-tunggu. Dengan sinyal teknikal seperti RSI dan MACD yang menunjukkan pola menarik, ditambah dengan angin macroekonomi termasuk tingkat inflasi yang modest dan prospek langkah-langkah pelonggaran kuantitatif, kondisi tampak menguntungkan untuk rally altcoin besar dalam beberapa tahun mendatang.
Perdebatan yang semakin intens di komunitas analis mengungkapkan adanya perpecahan yang jelas. Satu kubu menunjuk ke puncak Bitcoin pada Oktober 2025 di $126.000 sebagai bukti bahwa siklus bull saat ini telah mencapai akhir, menyarankan bahwa fase pertumbuhan eksplosif telah direalisasikan. Suara bearish ini berpendapat bahwa mengharapkan altseason mega adalah angan-angan semata daripada analisis pasar yang masuk akal.
Di sisi lain, pengamat pasar yang dihormati termasuk Raoul Pal mendukung narasi yang berbeda. Mereka membayangkan supercycle selama 5 tahun yang diperpanjang yang dapat mendorong pasar bull secara luas hingga 2026 dan seterusnya. Dalam skenario ini, altcoin akan mengalami lonjakan paling kuat selama paruh pertama 2026, terutama di Q1 dan Q2. Teori ini menyatakan bahwa 2025 tidak pernah benar-benar mencapai puncak altseason yang diharapkan, meninggalkan potensi upside yang signifikan untuk tier kedua aset kripto.
Perspektif yang berbeda ini bergantung pada apakah siklus saat ini merupakan akhir dari bull run atau hanya bab awal dari ekspansi jangka panjang. Bukti pendukung bervariasi—analisis bearish mengutip puncak harga dan pola siklus historis, sementara pendukung bullish menyoroti tidak adanya sinyal altseason klasik di 2025 dan menunjuk pada penguatan kondisi macro yang dapat mendorong gelombang kinerja luar biasa berikutnya untuk cryptocurrency alternatif.
Seiring pasar mendekati akhir tahun, perdebatan tentang altseason ini kemungkinan akan semakin intens, dengan investor mengamati sinyal konfirmasi yang dapat memvalidasi pandangan berhati-hati maupun optimis untuk 2026.