Kita harus membahas satu titik sakit yang diketahui oleh semua pelaku industri blockchain—meskipun buku besar blockchain mencatat semuanya dengan jelas, mereka sama sekali tidak tahu tentang dunia di luar rantai. Pergerakan harga saham, transaksi properti, hasil pertandingan olahraga, semua kejadian di dunia luar rantai ini tidak terlihat oleh blockchain.
Inilah yang melahirkan peran oracle. Tugas oracle adalah bertindak sebagai pengangkut informasi, memindahkan data dari dunia nyata ke dalam blockchain. Kedengarannya sederhana, tetapi masalahnya adalah—banyak data di dalam rantai tidak hanya berupa angka. Kontrak pembelian rumah, laporan keuangan, berita, dan informasi tidak terstruktur ini, bagaimana cara oracle tradisional menanganinya? Langsung diberikan ke kontrak pintar, kontraknya sendiri tidak akan bisa membacanya.
Gagasan APRO sedikit berbeda. Mereka tidak berencana hanya menjadi saluran penyampai informasi, melainkan ingin menambahkan sebuah "Sistem Pra-pemrosesan AI".
Logikanya seperti ini: langkah pertama, secara luas mengumpulkan sumber data, termasuk harga dari bursa, dokumen, berita, dan informasi tidak terstruktur lainnya. Langkah kedua, AI baru berperan di sini. Ia menggunakan teknologi pemrosesan bahasa alami untuk "memahami" informasi ini—membaca ketentuan kontrak, menganalisis isi berita, melakukan cross-check dengan berbagai sumber data untuk memverifikasi keaslian dan kebenarannya. Data yang jelas salah atau bertentangan langsung disaring, menyisakan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Langkah ketiga, data yang telah diverifikasi oleh AI kemudian masuk ke jaringan node terdesentralisasi, untuk mencapai konsensus di rantai dan konfirmasi akhir.
Dengan rangkaian kombinasi ini, oracle tidak lagi sekadar saluran data sederhana, melainkan benar-benar menjadi gerbang informasi yang memiliki "kemampuan memahami".
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
CryptoGoldmine
· 01-06 01:39
Kombinasi antara oracle dan AI memang menyelesaikan masalah lama, ROI dari kualitas data dipertimbangkan di sini, layak untuk diperhatikan biaya komputasi
Lihat AsliBalas0
ChainWanderingPoet
· 01-05 23:49
Gagasan ini memang luar biasa, AI+Oracle akhirnya bukan lagi sekadar memindahkan batu secara murni
Lihat AsliBalas0
ChainChef
· 01-05 23:39
ngl, ini pada dasarnya adalah memberi bumbu pada resep oracle Anda dengan rasa asli alih-alih hanya menuangkan bahan mentah ke dalam panci... akhirnya seseorang mengerti
Lihat AsliBalas0
WagmiOrRekt
· 01-05 23:31
Aduh, akhirnya ada yang mau membuat oracle pintar, sistem tradisional itu benar-benar terlalu ketinggalan zaman
Lihat AsliBalas0
gaslight_gasfeez
· 01-05 23:29
Aduh, akhirnya ada yang mau menyelesaikan masalah besar ini
Gabungan antara oracle dan AI terdengar cukup meyakinkan, tapi apakah benar-benar bisa dipercaya?
Oracle tradisional seperti itu saja, sekarang kita harus percaya pada "kemampuan pemahaman" AI? Bagaimana menjamin bahwa AI tidak akan memasukkan berita palsu sebagai data yang benar?
Tunggu, apakah proyek APRO ini sudah diluncurkan?
Kita harus membahas satu titik sakit yang diketahui oleh semua pelaku industri blockchain—meskipun buku besar blockchain mencatat semuanya dengan jelas, mereka sama sekali tidak tahu tentang dunia di luar rantai. Pergerakan harga saham, transaksi properti, hasil pertandingan olahraga, semua kejadian di dunia luar rantai ini tidak terlihat oleh blockchain.
Inilah yang melahirkan peran oracle. Tugas oracle adalah bertindak sebagai pengangkut informasi, memindahkan data dari dunia nyata ke dalam blockchain. Kedengarannya sederhana, tetapi masalahnya adalah—banyak data di dalam rantai tidak hanya berupa angka. Kontrak pembelian rumah, laporan keuangan, berita, dan informasi tidak terstruktur ini, bagaimana cara oracle tradisional menanganinya? Langsung diberikan ke kontrak pintar, kontraknya sendiri tidak akan bisa membacanya.
Gagasan APRO sedikit berbeda. Mereka tidak berencana hanya menjadi saluran penyampai informasi, melainkan ingin menambahkan sebuah "Sistem Pra-pemrosesan AI".
Logikanya seperti ini: langkah pertama, secara luas mengumpulkan sumber data, termasuk harga dari bursa, dokumen, berita, dan informasi tidak terstruktur lainnya. Langkah kedua, AI baru berperan di sini. Ia menggunakan teknologi pemrosesan bahasa alami untuk "memahami" informasi ini—membaca ketentuan kontrak, menganalisis isi berita, melakukan cross-check dengan berbagai sumber data untuk memverifikasi keaslian dan kebenarannya. Data yang jelas salah atau bertentangan langsung disaring, menyisakan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Langkah ketiga, data yang telah diverifikasi oleh AI kemudian masuk ke jaringan node terdesentralisasi, untuk mencapai konsensus di rantai dan konfirmasi akhir.
Dengan rangkaian kombinasi ini, oracle tidak lagi sekadar saluran data sederhana, melainkan benar-benar menjadi gerbang informasi yang memiliki "kemampuan memahami".