Memang ada banyak peluang breakout di mana-mana, tetapi jangan anggap trading seperti menembak secara sembarangan, harus seperti penembak jitu yang tepat sasaran. Sebelum setiap penempatan posisi, hitung dengan jelas tingkat risiko yang bisa ditanggung, yang terpenting adalah memikirkan skenario terburuk—jika arah berbalik, apakah kamu masih bisa bertahan? Pilihlah waktu masuk secara selektif, kendalikan posisi dengan baik, agar tetap rasional di tengah fluktuasi pasar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ExpectationFarmer
· 01-08 15:53
Istilah penembak jitu sudah terlalu sering didengar, tetapi kali ini benar-benar berbicara jujur. Yang paling saya takutkan adalah orang yang langsung melakukan semua taruhan sekaligus, setelah menang sekali mereka langsung menganggap diri mereka sebagai jenius trading
Lihat AsliBalas0
SchroedingerMiner
· 01-08 15:30
Benar sekali, tetapi sangat sedikit orang yang benar-benar bisa melakukannya. Saya telah melihat terlalu banyak orang yang merusak akun mereka, semuanya karena keserakahan yang tidak bisa mengendalikan posisi.
Lihat AsliBalas0
MysteryBoxBuster
· 01-06 00:03
Metafora penembak jitu ini luar biasa, tapi sejujurnya kebanyakan orang masih melakukan tembakan menyapu... Melihat peluang breakout langsung serbu, baru tahu menyesal setelah rugi
Lihat AsliBalas0
SerumDegen
· 01-06 00:03
yo ini benar-benar tempat di mana sebagian besar ritel dilikuidasi... semua orang bicara tentang ukuran posisi sampai stop mereka diburu dan tiba-tiba copium terasa berbeda. pertanyaan sebenarnya bukan "bisakah aku bertahan dari pembalikan" — tapi "apakah aku benar-benar akan menanggung kerugian atau hanya menambah posisi rata-rata seperti degen" 🤡 sudah pernah di sana banget
Lihat AsliBalas0
SatoshiHeir
· 01-06 00:01
Perlu dicatat bahwa argumen Anda ini telah dibahas oleh komunitas sejak 2017, tetapi masalah utama yang Anda pilih untuk diabaikan—data on-chain menunjukkan bahwa 80% trader ritel sama sekali tidak mampu melakukan "perhitungan toleransi risiko" karena mereka sama sekali tidak memiliki model matematika. Jelas, dasar teknis dari manajemen posisi sebenarnya berasal dari rumus Kelly, bukan spekulasi.
Lihat AsliBalas0
POAPlectionist
· 01-05 23:55
Benar, manajemen risiko adalah fondasi utama untuk menghasilkan uang, terlalu banyak orang serakah malah kehilangan semuanya
Lihat AsliBalas0
GasFeeCrier
· 01-05 23:53
Benar sekali, tetapi berapa banyak yang benar-benar bisa melakukannya? Kebanyakan orang masih ceroboh, melihat peluang langsung diambil
Lihat AsliBalas0
GateUser-e19e9c10
· 01-05 23:43
Penembak jitu benar, tetapi sejujurnya kebanyakan orang sama sekali tidak mampu menghitung risiko.
Memang ada banyak peluang breakout di mana-mana, tetapi jangan anggap trading seperti menembak secara sembarangan, harus seperti penembak jitu yang tepat sasaran. Sebelum setiap penempatan posisi, hitung dengan jelas tingkat risiko yang bisa ditanggung, yang terpenting adalah memikirkan skenario terburuk—jika arah berbalik, apakah kamu masih bisa bertahan? Pilihlah waktu masuk secara selektif, kendalikan posisi dengan baik, agar tetap rasional di tengah fluktuasi pasar.