Kenyataan yang kejam ada di depan mata— sifat manusia pada dasarnya adalah mencari keuntungan dan menghindari kerugian. Kebanyakan trader hanya memperhatikan naik turunnya angka akun, tetapi tidak pernah memikirkan logika di baliknya.
Di alun-alun selalu ada orang yang menampilkan pesanan keuntungan, dipuja sebagai bos besar. Tapi jujur saja, banyak dari mereka hanya menanggung posisi. Beruntung bisa kembali untung karena keberuntungan, tidak beruntung langsung mengalami margin call dan keluar. Inilah kenyataan kejam pasar.
Untuk bertahan lama di sini, kunci utamanya adalah belajar berpikir mandiri. Setiap hasil trading memiliki hubungan sebab-akibat. Ingin mendapatkan keuntungan yang stabil? Tanya dulu pada diri sendiri—mengapa uang ini bisa didapat? Apakah strategi ini efektif, atau hanya keberuntungan semata? Setelah memahami ini, barulah bisa berjalan lebih jauh.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
8 Suka
Hadiah
8
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
GweiWatcher
· 01-08 20:22
Bagus sekali, tapi saya sudah melihat terlalu banyak orang yang tidak bisa membedakan antara keberuntungan dan kemampuan. Memegang satu atau dua transaksi yang menguntungkan lalu mulai pamer, langsung mengalami margin call.
Lihat AsliBalas0
LayerZeroEnjoyer
· 01-07 15:58
Benar sekali, teman-teman yang setiap hari memposting hasilnya, delapan dari sepuluh hanya beruntung saja, tidak banyak yang punya pola yang teratur.
Lihat AsliBalas0
BearMarketBarber
· 01-06 01:50
Benar sekali, kebanyakan orang hanya beruntung dan merasa di atas angin, jika tidak beruntung langsung hilang, sama sekali tidak ada yang memikirkan mengapa mereka untung atau rugi.
Lihat AsliBalas0
AlwaysQuestioning
· 01-06 01:27
Mengambil posisi untuk menghasilkan uang hanya untuk pamer, bangunlah semua.
Kenyataan yang kejam ada di depan mata— sifat manusia pada dasarnya adalah mencari keuntungan dan menghindari kerugian. Kebanyakan trader hanya memperhatikan naik turunnya angka akun, tetapi tidak pernah memikirkan logika di baliknya.
Di alun-alun selalu ada orang yang menampilkan pesanan keuntungan, dipuja sebagai bos besar. Tapi jujur saja, banyak dari mereka hanya menanggung posisi. Beruntung bisa kembali untung karena keberuntungan, tidak beruntung langsung mengalami margin call dan keluar. Inilah kenyataan kejam pasar.
Untuk bertahan lama di sini, kunci utamanya adalah belajar berpikir mandiri. Setiap hasil trading memiliki hubungan sebab-akibat. Ingin mendapatkan keuntungan yang stabil? Tanya dulu pada diri sendiri—mengapa uang ini bisa didapat? Apakah strategi ini efektif, atau hanya keberuntungan semata? Setelah memahami ini, barulah bisa berjalan lebih jauh.