Apakah negara-negara maju benar-benar mengikuti satu jalur?
Dalam jangka panjang, orang secara kebiasaan menganggap "negara-negara maju" sebagai satu kesatuan, seolah-olah mereka bergerak serentak. Tetapi data terbaru mematahkan ilusi ini.
Analisis dari Financial Times menunjukkan bahwa sebuah garis patah ekonomi yang mendalam sedang secara diam-diam membesar. Jejak kinerja ekonomi Amerika Serikat menunjukkan penyimpangan yang jelas dari negara maju lainnya — ini bukan fluktuasi jangka pendek, melainkan proses diferensiasi sistemik.
Apa artinya ini? Singkatnya, teori "sinkronisasi ekonomi maju" yang tradisional sudah usang. Pola ekonomi global sedang mengalami perubahan bentuk, berbagai wilayah dan pilihan kebijakan yang berbeda menyebabkan hasil yang sangat berbeda pula. Bagi para pengelola aset, diferensiasi ini sendiri adalah peluang sekaligus risiko.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
JustAnotherWallet
· 01-09 01:14
Amerika lagi ingin mendapatkan perlakuan istimewa lagi, kali ini didukung oleh data?
Sudah lama saya lihat melalui, negara maju tidak pernah benar-benar sinkron
FT menyebut "zona patah", singkatnya adalah Federal Reserve sedang berbuat onar
Sekarang para pengelola aset harus benar-benar berpikir keras, tidak bisa lagi santai
Amerika melampaui ekspektasi tapi Eropa bagaimana, Jepang bagaimana? Masing-masing menyanyikan lagu sendiri
Bagaimana saya merasa ini semua adalah jalan untuk mempersiapkan gelombang transfer kekayaan berikutnya, ada nuansa itu
Lihat AsliBalas0
SatoshiChallenger
· 01-07 23:51
Yang menarik adalah, setiap kali terjadi perpecahan ekonomi, selalu ada orang yang memaksakan model usang untuk menyesuaikan dengan fenomena baru, yang ironisnya, akhirnya yang membayar adalah investor ritel
---
Data menunjukkan bahwa Amerika Serikat memang menyimpang, tetapi bagaimana kata "peluang" bisa begitu mudah menjadi alasan untuk memanen keuntungan dari orang lain
---
Bukan saya merendahkan, tetapi siapa saja yang pernah membaca tentang krisis 2008 pasti mengerti bahwa perpecahan seringkali adalah ketenangan sebelum badai
---
Jadi pertanyaan utama adalah, siapa yang benar-benar bisa menangkap irama perpecahan ini? Atau ini hanya pembaruan dari teori judi
---
Secara objektif, kebijakan agresif Amerika Serikat memang berbeda dengan jalur konservatif Eropa, tetapi menggunakannya sebagai dasar keputusan investasi? Risiko apa berani ambil?
---
Agak menarik, ternyata FT sekarang juga mulai membicarakan "dividen perpecahan"
Lihat AsliBalas0
NotSatoshi
· 01-07 13:44
Federal Reserve menaikkan suku bunga secara agresif, sementara Eropa justru menarik diri dan berhati-hati, apakah ini disebut sinkronisasi? Bangunlah!
Lihat AsliBalas0
RamenDeFiSurvivor
· 01-06 01:51
Amerika lagi ingin makan sendiri lagi, negara maju lainnya sama sekali tidak bisa mengikuti
Lihat AsliBalas0
ForkTrooper
· 01-06 01:49
Amerika Serikat melaju sendirian, negara maju lainnya hanya menjadi penonton, situasi ini sudah terlihat sejak awal
Lihat AsliBalas0
FromMinerToFarmer
· 01-06 01:39
Amerika memimpin dengan jauh, Eropa masih bergelayut, inilah kenyataan yang saya lihat.
Lihat AsliBalas0
FOMOSapien
· 01-06 01:32
AS Amerika unggul jauh, Eropa dan Jepang masih bergumam, ini lah kenyataannya
Lihat AsliBalas0
WhaleSurfer
· 01-06 01:31
Amerika kembali berbeda dari yang lain, sekarang harus memilih pihak yang tepat
Apakah negara-negara maju benar-benar mengikuti satu jalur?
Dalam jangka panjang, orang secara kebiasaan menganggap "negara-negara maju" sebagai satu kesatuan, seolah-olah mereka bergerak serentak. Tetapi data terbaru mematahkan ilusi ini.
Analisis dari Financial Times menunjukkan bahwa sebuah garis patah ekonomi yang mendalam sedang secara diam-diam membesar. Jejak kinerja ekonomi Amerika Serikat menunjukkan penyimpangan yang jelas dari negara maju lainnya — ini bukan fluktuasi jangka pendek, melainkan proses diferensiasi sistemik.
Apa artinya ini? Singkatnya, teori "sinkronisasi ekonomi maju" yang tradisional sudah usang. Pola ekonomi global sedang mengalami perubahan bentuk, berbagai wilayah dan pilihan kebijakan yang berbeda menyebabkan hasil yang sangat berbeda pula. Bagi para pengelola aset, diferensiasi ini sendiri adalah peluang sekaligus risiko.