Trader dengan 50.000 yang bertransaksi hingga 260.000, dengan leverage 20x dan posisi short yang mengalami kerugian mengambang sebesar 36%, berencana untuk membuka posisi long kembali di $82.000.
Seorang trader dengan julukan “100% kemenangan dengan drawdown rendah” menarik perhatian. Ahli ini yang mengelola modal sebesar 50.000 dolar AS dan meraih keuntungan kumulatif sebesar 260.000 dolar AS dalam satu bulan, saat ini sedang menanggung tekanan floating loss sebesar 36% pada posisi short BTC. Namun, dari 100 order beli yang dirancang dengan cermat dan target penutupan posisi yang jelas, ini mungkin adalah salah satu lagi jebakan yang dirancang dalam strategi grid piramida-nya.
Bagaimana Strategi Grid Piramida Berfungsi
Gaya trading trader ini berfokus pada strategi hedging grid piramida. Secara sederhana, yaitu menempatkan order buy dan sell secara berlapis dalam rentang harga tertentu, dengan membangun posisi secara bertahap dan mengambil keuntungan dari fluktuasi harga.
Secara spesifik untuk operasi saat ini:
Menempatkan 100 order short dalam rentang 90.200 hingga 94.200 dolar AS, semuanya telah terisi pada 6 Januari
Harga rata-rata terkunci di 91.900 dolar AS
Dalam rentang 80.000 hingga 87.000 dolar AS, ia juga menempatkan sekitar 100 order buy secara rapat
Berencana menutup posisi short dan berbalik posisi long saat BTC turun ke 82.152 dolar AS (menyentuh order buy ke-68)
Inti dari strategi ini adalah: melakukan beberapa pembukaan posisi kecil secara berulang, menyebar risiko, dan menempatkan titik take profit di berbagai level harga, sehingga dapat terus meraih keuntungan dari volatilitas pasar.
Dualitas dari Posisi Saat Ini
Dari data yang ada, situasi trader ini cukup menarik:
Perbandingan posisi:
Indikator
Nilai
Leverage
20x
Harga rata-rata short
91.900 dolar AS
Harga BTC saat ini
sekitar 93.600 dolar AS
Floating loss
36%
Ukuran posisi
sekitar 13,95 juta dolar AS
Terlihat cukup berisiko, tetapi ini juga menunjukkan logika trading-nya. Dengan leverage 20x dan floating loss 36%, tekanan besar memang ada, tetapi dia berani melakukan ini karena:
Telah memastikan semua 100 order short terisi, menunjukkan kepercayaan terhadap rentang harga ini
Menempatkan order buy secara rapat di level harga yang lebih rendah sebagai bagian dari strategi pertahanan dan serangan balik
Rekam jejak historis (dari 50.000 menjadi 260.000 dolar AS) membuktikan bahwa dia mampu mengelola risiko ini
Jarak antara Target Harga dan Realitas
Saat ini, harga BTC sekitar 93.600 dolar AS, sedangkan target penutupan posisi adalah 82.152 dolar AS. Artinya:
BTC perlu turun sekitar 12,2% untuk mencapai targetnya
Ini bukan target yang mustahil, mengingat volatilitas BTC akhir-akhir ini
Tetapi dalam tren kenaikan saat ini, ini membutuhkan koreksi yang cukup signifikan
Berdasarkan informasi terkait, BTC naik 7,59% dalam 7 hari terakhir dan 4,59% dalam 30 hari terakhir. Trader ini tampaknya sedang bertaruh pada peluang koreksi.
Apa yang Dapat Dipelajari dari Performa Historis
Catatan performa sejak Januari tahun ini sangat patut diperhatikan:
Modal awal: 50.000 dolar AS
Keuntungan kumulatif: 260.000 dolar AS (setara 5,2 kali lipat dari modal awal)
Jumlah transaksi open-close: 82 kali
Tingkat kemenangan bulanan dan keseluruhan: keduanya di atas 80%
Apa arti data ini? Ini bukan hasil dari satu kali taruhan besar, melainkan dari 82 transaksi dengan tingkat kemenangan lebih dari 80%, yang menunjukkan strategi ini memiliki stabilitas dan dapat diduplikasi.
Sebagai perbandingan, trader terkenal lain, Paul Wei, memilih jalur yang lebih konservatif dengan leverage hanya 2x. Kedua strategi ini memiliki logika masing-masing: leverage tinggi dengan potensi keuntungan besar tetapi risiko tinggi, leverage rendah lebih stabil tetapi keuntungan terbatas.
Detail yang Perlu Diperhatikan
Trader ini dan Paul Wei pernah mencapai konsensus mengenai zona trigger posisi short, menunjukkan bahwa trader handal di pasar memiliki penilaian serupa terhadap level harga tertentu
Posisi long-nya juga sedang dalam pengaturan, dengan floating profit sekitar 10%, harga rata-rata 88.800 dolar AS, dan sebagian sudah diambil keuntungan hari ini
Zona trigger order buy dan sell telah disesuaikan ke rentang 89.700 hingga 94.800 dolar AS, menunjukkan bahwa dia terus mengoptimalkan strategi
Kesimpulan
Trader “100% kemenangan dengan drawdown rendah” ini menunjukkan bahwa dia tidak sekadar mengandalkan keberuntungan, melainkan menerapkan sistem manajemen risiko yang lengkap. Keuntungan dari 50.000 menjadi 260.000 dolar AS, tingkat kemenangan dari 82 transaksi, dan strategi grid piramida yang dirancang dengan matang, semuanya menunjukkan bahwa dia menggunakan pendekatan sistematis, bukan keberuntungan semata.
Floating loss 36% saat ini terlihat besar, tetapi dari 100 order buy yang dirancang rapat dan target 82.152 dolar AS, ini mungkin bagian dari rencana. Kuncinya adalah apakah BTC akan mengalami koreksi sesuai prediksinya. Jika penurunan 12,2% menjadi kenyataan, strategi piramida trader ini akan kembali menunjukkan kekuatannya. Pasar akan memberikan jawabannya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Trader dengan 50.000 yang bertransaksi hingga 260.000, dengan leverage 20x dan posisi short yang mengalami kerugian mengambang sebesar 36%, berencana untuk membuka posisi long kembali di $82.000.
Seorang trader dengan julukan “100% kemenangan dengan drawdown rendah” menarik perhatian. Ahli ini yang mengelola modal sebesar 50.000 dolar AS dan meraih keuntungan kumulatif sebesar 260.000 dolar AS dalam satu bulan, saat ini sedang menanggung tekanan floating loss sebesar 36% pada posisi short BTC. Namun, dari 100 order beli yang dirancang dengan cermat dan target penutupan posisi yang jelas, ini mungkin adalah salah satu lagi jebakan yang dirancang dalam strategi grid piramida-nya.
Bagaimana Strategi Grid Piramida Berfungsi
Gaya trading trader ini berfokus pada strategi hedging grid piramida. Secara sederhana, yaitu menempatkan order buy dan sell secara berlapis dalam rentang harga tertentu, dengan membangun posisi secara bertahap dan mengambil keuntungan dari fluktuasi harga.
Secara spesifik untuk operasi saat ini:
Inti dari strategi ini adalah: melakukan beberapa pembukaan posisi kecil secara berulang, menyebar risiko, dan menempatkan titik take profit di berbagai level harga, sehingga dapat terus meraih keuntungan dari volatilitas pasar.
Dualitas dari Posisi Saat Ini
Dari data yang ada, situasi trader ini cukup menarik:
Perbandingan posisi:
Terlihat cukup berisiko, tetapi ini juga menunjukkan logika trading-nya. Dengan leverage 20x dan floating loss 36%, tekanan besar memang ada, tetapi dia berani melakukan ini karena:
Jarak antara Target Harga dan Realitas
Saat ini, harga BTC sekitar 93.600 dolar AS, sedangkan target penutupan posisi adalah 82.152 dolar AS. Artinya:
Berdasarkan informasi terkait, BTC naik 7,59% dalam 7 hari terakhir dan 4,59% dalam 30 hari terakhir. Trader ini tampaknya sedang bertaruh pada peluang koreksi.
Apa yang Dapat Dipelajari dari Performa Historis
Catatan performa sejak Januari tahun ini sangat patut diperhatikan:
Apa arti data ini? Ini bukan hasil dari satu kali taruhan besar, melainkan dari 82 transaksi dengan tingkat kemenangan lebih dari 80%, yang menunjukkan strategi ini memiliki stabilitas dan dapat diduplikasi.
Sebagai perbandingan, trader terkenal lain, Paul Wei, memilih jalur yang lebih konservatif dengan leverage hanya 2x. Kedua strategi ini memiliki logika masing-masing: leverage tinggi dengan potensi keuntungan besar tetapi risiko tinggi, leverage rendah lebih stabil tetapi keuntungan terbatas.
Detail yang Perlu Diperhatikan
Kesimpulan
Trader “100% kemenangan dengan drawdown rendah” ini menunjukkan bahwa dia tidak sekadar mengandalkan keberuntungan, melainkan menerapkan sistem manajemen risiko yang lengkap. Keuntungan dari 50.000 menjadi 260.000 dolar AS, tingkat kemenangan dari 82 transaksi, dan strategi grid piramida yang dirancang dengan matang, semuanya menunjukkan bahwa dia menggunakan pendekatan sistematis, bukan keberuntungan semata.
Floating loss 36% saat ini terlihat besar, tetapi dari 100 order buy yang dirancang rapat dan target 82.152 dolar AS, ini mungkin bagian dari rencana. Kuncinya adalah apakah BTC akan mengalami koreksi sesuai prediksinya. Jika penurunan 12,2% menjadi kenyataan, strategi piramida trader ini akan kembali menunjukkan kekuatannya. Pasar akan memberikan jawabannya.