#永续合约交易 Volume perdagangan kontrak perpetual pada tahun 2025 menembus 340 miliar dolar AS/minggu, angka ini mencerminkan bukan gelembung, tetapi pasar telah menemukan produk yang benar-benar cocok dengan pasar. Saya baru-baru ini mengamati beberapa strategi penyesuaian kontrak perpetual dari para trader, dan menemukan fenomena menarik: para ahli yang bertahan hidup semuanya melakukan hal yang sama—berpindah dari mengejar narasi ke melakukan taruhan yang akurat berdasarkan fundamental.
Tahun 2025 yang dikenal sebagai "tahun pembantaian" mengajarkan kita apa? Penurunan 80%-99% dari altcoin tidak berarti pasar runtuh, melainkan industri sedang membersihkan noise yang tidak memiliki nilai nyata. Proporsi kapitalisasi pasar Bitcoin kembali ke atas 60%, ini dengan tepat menunjukkan bahwa dana sedang terkonsentrasi pada pilihan yang lebih rasional.
Sekarang logika mengikuti kontrak perpetual telah berubah. Dulu mungkin mengejar leverage tinggi dan keuntungan cepat jangka pendek, sekarang saya melihat para trader hebat sedang menyesuaikan: pengaturan posisi yang lebih hati-hati, pelaksanaan stop-loss yang lebih ketat, pengelolaan anggaran risiko yang lebih jelas. Semua ini mengarah ke satu sinyal—pada tahun 2026 pasar akan menjadi lebih profesional, modal institusional akan masuk secara besar-besaran, dan pendekatan spekulatif ala retail tidak lagi dapat diandalkan.
Tokenisasi sekuritas mendapatkan persetujuan dari SEC, mode MetaDAO melahirkan token kepemilikan, produk konsumsi dan kontrak perpetual menjadi inti—semua ini memberi tahu kita bahwa kripto sedang naik dari "permainan" menjadi "bisnis". Kontrak perpetual tidak lagi hanya alat bagi para penjudi, tetapi semakin banyak trader profesional yang menggunakannya untuk mengatur aset secara tepat.
Jika saat ini Anda masih mengikuti akun yang bergantung pada narasi untuk bertahan, tahun 2026 akan sangat menyakitkan. Saran saya sangat sederhana: pilihlah trader yang mampu menjelaskan logika trading secara jelas, disiplin dalam pelaksanaan stop-loss, dan memiliki kurva keuntungan yang stabil. Tingkat kesulitan kontrak perpetual mungkin terlihat rendah, tetapi yang bertahan adalah mereka yang benar-benar memahami risiko.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
#永续合约交易 Volume perdagangan kontrak perpetual pada tahun 2025 menembus 340 miliar dolar AS/minggu, angka ini mencerminkan bukan gelembung, tetapi pasar telah menemukan produk yang benar-benar cocok dengan pasar. Saya baru-baru ini mengamati beberapa strategi penyesuaian kontrak perpetual dari para trader, dan menemukan fenomena menarik: para ahli yang bertahan hidup semuanya melakukan hal yang sama—berpindah dari mengejar narasi ke melakukan taruhan yang akurat berdasarkan fundamental.
Tahun 2025 yang dikenal sebagai "tahun pembantaian" mengajarkan kita apa? Penurunan 80%-99% dari altcoin tidak berarti pasar runtuh, melainkan industri sedang membersihkan noise yang tidak memiliki nilai nyata. Proporsi kapitalisasi pasar Bitcoin kembali ke atas 60%, ini dengan tepat menunjukkan bahwa dana sedang terkonsentrasi pada pilihan yang lebih rasional.
Sekarang logika mengikuti kontrak perpetual telah berubah. Dulu mungkin mengejar leverage tinggi dan keuntungan cepat jangka pendek, sekarang saya melihat para trader hebat sedang menyesuaikan: pengaturan posisi yang lebih hati-hati, pelaksanaan stop-loss yang lebih ketat, pengelolaan anggaran risiko yang lebih jelas. Semua ini mengarah ke satu sinyal—pada tahun 2026 pasar akan menjadi lebih profesional, modal institusional akan masuk secara besar-besaran, dan pendekatan spekulatif ala retail tidak lagi dapat diandalkan.
Tokenisasi sekuritas mendapatkan persetujuan dari SEC, mode MetaDAO melahirkan token kepemilikan, produk konsumsi dan kontrak perpetual menjadi inti—semua ini memberi tahu kita bahwa kripto sedang naik dari "permainan" menjadi "bisnis". Kontrak perpetual tidak lagi hanya alat bagi para penjudi, tetapi semakin banyak trader profesional yang menggunakannya untuk mengatur aset secara tepat.
Jika saat ini Anda masih mengikuti akun yang bergantung pada narasi untuk bertahan, tahun 2026 akan sangat menyakitkan. Saran saya sangat sederhana: pilihlah trader yang mampu menjelaskan logika trading secara jelas, disiplin dalam pelaksanaan stop-loss, dan memiliki kurva keuntungan yang stabil. Tingkat kesulitan kontrak perpetual mungkin terlihat rendah, tetapi yang bertahan adalah mereka yang benar-benar memahami risiko.