Telah ditahan, pendiri FTX SBF mengeluarkan pernyataan di platform sosial, membandingkan pengalaman Presiden Venezuela Maduro dan mantan Presiden Honduras JOH, secara langsung menunjukkan adanya standar ganda yang jelas dari media liberal Barat dan Amerika Serikat. Dia berpendapat bahwa keduanya memerintah dalam latar belakang yang serupa, tetapi cara perlakuan dan sikap media terhadap mereka sangat berbeda karena posisi politik. Ini adalah pernyataan politik langka dari SBF setelah ditahan, dan juga mencerminkan pengamatannya yang mendalam terhadap sistem politik.
Inti Argumen: Pilihan Narasi yang Dipengaruhi oleh Posisi Politik
Perbandingan kedua pemimpin
SBF membandingkan pengalaman pemerintahan keduanya:
Dimensi Perbandingan
Juan Orlando Hernández (JOH)
Maduro
Latar belakang pemerintahan
Berkuasa di negara pengedaran narkoba
Berkuasa di negara pengedaran narkoba
Kerja sama dengan AS
Bekerja sama memerangi narkoba
Dituduh bekerja sama dengan kelompok narkoba
Pergantian kekuasaan
Serah terima kekuasaan secara damai setelah masa jabatan
Mengabaikan hasil pemilihan, menuju kediktatoran
Pendekatan AS
Ditangkap dan diekstradisi setelah masa jabatan
Ditangkap dan diekstradisi ke AS setelah menolak hasil pemilihan
Tuduhan standar ganda
Inti keraguan SBF adalah bahwa media liberal Barat dan AS memperlakukan kedua peristiwa ini dengan sikap yang sangat berbeda. Dia menunjukkan bahwa saat AS menangkap JOH di Honduras, media tetap diam; tetapi saat Maduro ditangkap di Venezuela, media justru mempertanyakan keabsahannya.
Dia lebih jauh menuduh bahwa perbedaan ini bukan karena “masalah hukum” tetapi karena posisi politik. SBF berpendapat bahwa alasan sebenarnya media mendukung Maduro dan menentang JOH adalah karena: yang pertama ditentang Trump, sedangkan yang kedua pernah diampuni Trump. Dengan kata lain, pilihan narasi media bergantung pada posisi politik, bukan konsistensi prinsip.
Latar belakang dan makna pernyataan
Penting dicatat bahwa pernyataan SBF ini berasal dari seseorang yang sedang ditahan. BlockBeats secara khusus menyebutkan bahwa pesan ini diteruskan oleh teman yang memiliki akses ke akun SBF, menunjukkan bahwa SBF masih menyampaikan pandangannya melalui saluran proxy.
Sebagai tokoh yang pernah menjadi figur penting di industri cryptocurrency, SBF kini memandang ke isu politik dan media yang lebih luas. Ini mungkin mencerminkan beberapa pertimbangan:
Dia memiliki waktu cukup di penjara untuk memikirkan sistem politik dan ekosistem media
Komentar ini mungkin bagian dari upaya membangun “lingkungan politik” untuk kasusnya
Dia berusaha mengaitkan pengalamannya dengan kerangka politik yang lebih besar
Apapun motifnya, pernyataan SBF menyentuh sebuah diskusi nyata: apakah posisi politik benar-benar mempengaruhi pilihan narasi media? Ini adalah topik yang melampaui industri kripto dan menyangkut masalah sosial yang lebih luas.
Ringkasan
SBF bersuara dari penjara, menuduh media Barat dan AS memiliki standar ganda politik. Dengan membandingkan pengalaman Maduro dan JOH, dia berargumen bahwa pilihan narasi media bergantung pada posisi politik, bukan prinsip. Pernyataan ini mencerminkan pengamatan seorang tahanan terhadap sistem politik, dan juga mengingatkan kita bahwa saat menilai peristiwa politik internasional, kita harus waspada terhadap bias posisi dalam liputan media. Terlepas dari pandangan pribadi terhadap SBF, isu standar ganda media yang dia angkat layak dipikirkan secara serius.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
SBF berbicara di penjara: Mengungkap standar ganda politik media AS
Telah ditahan, pendiri FTX SBF mengeluarkan pernyataan di platform sosial, membandingkan pengalaman Presiden Venezuela Maduro dan mantan Presiden Honduras JOH, secara langsung menunjukkan adanya standar ganda yang jelas dari media liberal Barat dan Amerika Serikat. Dia berpendapat bahwa keduanya memerintah dalam latar belakang yang serupa, tetapi cara perlakuan dan sikap media terhadap mereka sangat berbeda karena posisi politik. Ini adalah pernyataan politik langka dari SBF setelah ditahan, dan juga mencerminkan pengamatannya yang mendalam terhadap sistem politik.
Inti Argumen: Pilihan Narasi yang Dipengaruhi oleh Posisi Politik
Perbandingan kedua pemimpin
SBF membandingkan pengalaman pemerintahan keduanya:
Tuduhan standar ganda
Inti keraguan SBF adalah bahwa media liberal Barat dan AS memperlakukan kedua peristiwa ini dengan sikap yang sangat berbeda. Dia menunjukkan bahwa saat AS menangkap JOH di Honduras, media tetap diam; tetapi saat Maduro ditangkap di Venezuela, media justru mempertanyakan keabsahannya.
Dia lebih jauh menuduh bahwa perbedaan ini bukan karena “masalah hukum” tetapi karena posisi politik. SBF berpendapat bahwa alasan sebenarnya media mendukung Maduro dan menentang JOH adalah karena: yang pertama ditentang Trump, sedangkan yang kedua pernah diampuni Trump. Dengan kata lain, pilihan narasi media bergantung pada posisi politik, bukan konsistensi prinsip.
Latar belakang dan makna pernyataan
Penting dicatat bahwa pernyataan SBF ini berasal dari seseorang yang sedang ditahan. BlockBeats secara khusus menyebutkan bahwa pesan ini diteruskan oleh teman yang memiliki akses ke akun SBF, menunjukkan bahwa SBF masih menyampaikan pandangannya melalui saluran proxy.
Sebagai tokoh yang pernah menjadi figur penting di industri cryptocurrency, SBF kini memandang ke isu politik dan media yang lebih luas. Ini mungkin mencerminkan beberapa pertimbangan:
Apapun motifnya, pernyataan SBF menyentuh sebuah diskusi nyata: apakah posisi politik benar-benar mempengaruhi pilihan narasi media? Ini adalah topik yang melampaui industri kripto dan menyangkut masalah sosial yang lebih luas.
Ringkasan
SBF bersuara dari penjara, menuduh media Barat dan AS memiliki standar ganda politik. Dengan membandingkan pengalaman Maduro dan JOH, dia berargumen bahwa pilihan narasi media bergantung pada posisi politik, bukan prinsip. Pernyataan ini mencerminkan pengamatan seorang tahanan terhadap sistem politik, dan juga mengingatkan kita bahwa saat menilai peristiwa politik internasional, kita harus waspada terhadap bias posisi dalam liputan media. Terlepas dari pandangan pribadi terhadap SBF, isu standar ganda media yang dia angkat layak dipikirkan secara serius.