Kisah peringatan yang patut diketahui: Anthony Gignac berhasil melakukan salah satu penipuan identitas terpanjang dalam ingatan baru-baru ini—mengaku sebagai 'Pangeran Khalid bin Al Saud' selama lebih dari tiga dekade.
Skema ini sangat rumit. Dia berpakaian seperti bangsawan dengan barang mewah desainer, bepergian dengan rombongan keamanan, dan memiliki pesona (atau keberanian) untuk meyakinkan lembaga keuangan utama, investor dengan kekayaan bersih tinggi, dan perusahaan mewah bergengsi bahwa dia adalah bangsawan asli.
Hotel memberikan kredit tanpa pertanyaan. Operator jet pribadi memenuhi permintaannya. Pengembang properti mempercepat transaksi. Bank memproses transaksi. Semuanya karena penampilan palsu yang sangat meyakinkan.
Ini adalah pengingat keras bahwa bahkan di era due diligence dan pemeriksaan latar belakang, penipu canggih dapat mengeksploitasi kepercayaan institusional dan daya tarik klien kaya. Bagi investor dan institusi: verifikasi dulu, percaya kemudian. Dalam dunia kripto dan keuangan, verifikasi identitas dan protokol KYC yang diperkuat bukan sekadar checklist kepatuhan—mereka adalah alat bertahan hidup.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
20 Suka
Hadiah
20
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
ForkTrooper
· 15jam yang lalu
30 tahun... tingkat penulisan naskah teman ini benar-benar luar biasa, naskahnya lebih gila dari film Hollywood besar
Lihat AsliBalas0
ForumLurker
· 01-08 16:25
30 tahun... Teman ini lebih bertahan lama daripada kebanyakan tim proyek, bikin ngakak
Lihat AsliBalas0
SeeYouInFourYears
· 01-06 16:01
Sial, tiga puluh tahun... Betapa hebatnya kemampuan akting teman ini
Lihat AsliBalas0
GamefiEscapeArtist
· 01-06 15:52
Tiga puluh tahun, ya. Teman ini benar-benar tangguh, hanya dengan penampilan dan aura saja sudah bisa menipu selama ini.
Lihat AsliBalas0
ShibaSunglasses
· 01-06 15:43
30 tahun menipu, orang ini pasti pandai berakting... bank dan hotel semua tertipu, memang layak disebut master sosial engineering😂
Lihat AsliBalas0
BlockchainDecoder
· 01-06 15:43
Menurut penelitian, kasus ini secara kebetulan memverifikasi salah satu paradoks utama dalam ekonomi kepercayaan—kepercayaan yang diinstitusionalisasi justru menjadi celah terbesar. Dari segi teknologi, sistem KYC sering gagal dalam keuangan tradisional, data menunjukkan alasan utama adalah adanya "titik putus keputusan manusia" dalam rantai verifikasi. Perlu dicatat bahwa ini adalah lubang yang sering dilalui kembali di Web3 di awal-awal. 30 tahun, apa artinya ini? Ini menunjukkan bahwa meskipun ada alat digital, ketergantungan manusia terhadap label "nilai bersih tinggi" tetap menjadi celah utama.
Kisah peringatan yang patut diketahui: Anthony Gignac berhasil melakukan salah satu penipuan identitas terpanjang dalam ingatan baru-baru ini—mengaku sebagai 'Pangeran Khalid bin Al Saud' selama lebih dari tiga dekade.
Skema ini sangat rumit. Dia berpakaian seperti bangsawan dengan barang mewah desainer, bepergian dengan rombongan keamanan, dan memiliki pesona (atau keberanian) untuk meyakinkan lembaga keuangan utama, investor dengan kekayaan bersih tinggi, dan perusahaan mewah bergengsi bahwa dia adalah bangsawan asli.
Hotel memberikan kredit tanpa pertanyaan. Operator jet pribadi memenuhi permintaannya. Pengembang properti mempercepat transaksi. Bank memproses transaksi. Semuanya karena penampilan palsu yang sangat meyakinkan.
Ini adalah pengingat keras bahwa bahkan di era due diligence dan pemeriksaan latar belakang, penipu canggih dapat mengeksploitasi kepercayaan institusional dan daya tarik klien kaya. Bagi investor dan institusi: verifikasi dulu, percaya kemudian. Dalam dunia kripto dan keuangan, verifikasi identitas dan protokol KYC yang diperkuat bukan sekadar checklist kepatuhan—mereka adalah alat bertahan hidup.