Proyek di lintasan penyimpanan semakin banyak, namun sebagian besar masih tidak bisa menghindari satu tantangan sulit: bagaimana mengubah kebutuhan penyimpanan nyata menjadi nilai token, daripada menjadi udara kosong? Walrus memberikan jawaban yang menarik——menggunakan dua token yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri.
Dalam model ini, WAL fokus melakukan peran baik pada lapisan buku besar penyimpanan. Ketika pengguna membutuhkan tempat menyimpan sesuatu, mereka membayar dengan WAL, sementara operator node memperoleh WAL melalui staking dan menyediakan layanan penyimpanan. Dengan cara ini, tren nilai WAL secara langsung terikat pada kebutuhan penyimpanan nyata, dan tidak akan terpengaruh oleh aktivitas bisnis lain di rantai.
SUI, di sisi lain, bertanggung jawab untuk penyelesaian gas transaksi di rantai——operasi seperti mengunggah file dan perpanjangan membutuhkan SUI untuk penyelesaian, dan akhirnya memberikan reward kepada node validator jaringan Sui.
Apa keuntungan dari pembagian pekerjaan ini? Pertama, WAL tidak akan secara pasif terkikis karena fluktuasi sektor lain dalam ekosistem Sui; kedua, proyek dapat secara langsung memanfaatkan likuiditas yang sudah ada di Sui dan akses ke fiat currency, menurunkan biaya integrasi bagi developer baru.
Data juga menunjukkan bahwa ekosistem sedang berjalan——hingga pertengahan tahun ini, lebih dari 1 miliar token WAL telah distaking di jaringan, dengan 121 node penyimpanan beroperasi secara stabil. Desain dual-token memberikan ekosistem keseluruhan mekanisme insentif penyeimbang yang dapat menyesuaikan diri sendiri.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
19 Suka
Hadiah
19
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LayerZeroHero
· 01-09 15:12
Bukti menunjukkan bahwa model pemisahan dua token memang mengatasi masalah lama di jalur penyimpanan, saya sangat mengapresiasi desain WAL yang langsung terikat pada kebutuhan penyimpanan, 121 node berjalan stabil dan menunjukkan sesuatu yang berarti.
Lihat AsliBalas0
MetaverseHobo
· 01-09 01:49
Yo, pembagian tugas token ini memang cukup menarik, akhirnya ada proyek yang benar-benar memahami.
Lihat AsliBalas0
LuckyBlindCat
· 01-08 18:59
Pembagian tugas dua token ini terlihat sangat cerdik, tetapi sejujurnya tetap tergantung pada apakah pengguna nyata akan menerima atau tidak... 121 node terdengar cukup banyak, tetapi berapa banyak yang benar-benar bisa bertahan hidup?
Lihat AsliBalas0
SocialFiQueen
· 01-08 18:56
Desain dua token ini memang cukup menarik, akhirnya ada proyek yang memahami, tidak boleh mencampurkan kebutuhan penyimpanan dan aktivitas ekosistem sampah lainnya
Lihat AsliBalas0
RektHunter
· 01-08 18:51
Hah, akhirnya ada yang memahami storage dengan benar, pemisahan dual-token benar-benar bagus
WAL menjaga kebutuhan storage, SUI menangani settlement gas, tidak ada yang saling menghambat
Logika ini saya suka, setidaknya bukan lagi cerita coin angin
1 miliar WAL staking, 121 node sedang berjalan, data berbicara keras
Tapi untuk benar-benar terbang, masih perlu lihat ada pengguna asli untuk menggunakannya...
Mekanisme insentif ini bisa self-regulating? Terdengar bagus, cuma khawatir praktik sebenarnya lain lagi
Lihat AsliBalas0
SnapshotStriker
· 01-08 18:42
Desain dua token ini memang luar biasa, WAL dan SUI berjalan terpisah tanpa saling menghambat, inilah yang seharusnya dimainkan oleh proyek penyimpanan
Proyek di lintasan penyimpanan semakin banyak, namun sebagian besar masih tidak bisa menghindari satu tantangan sulit: bagaimana mengubah kebutuhan penyimpanan nyata menjadi nilai token, daripada menjadi udara kosong? Walrus memberikan jawaban yang menarik——menggunakan dua token yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri.
Dalam model ini, WAL fokus melakukan peran baik pada lapisan buku besar penyimpanan. Ketika pengguna membutuhkan tempat menyimpan sesuatu, mereka membayar dengan WAL, sementara operator node memperoleh WAL melalui staking dan menyediakan layanan penyimpanan. Dengan cara ini, tren nilai WAL secara langsung terikat pada kebutuhan penyimpanan nyata, dan tidak akan terpengaruh oleh aktivitas bisnis lain di rantai.
SUI, di sisi lain, bertanggung jawab untuk penyelesaian gas transaksi di rantai——operasi seperti mengunggah file dan perpanjangan membutuhkan SUI untuk penyelesaian, dan akhirnya memberikan reward kepada node validator jaringan Sui.
Apa keuntungan dari pembagian pekerjaan ini? Pertama, WAL tidak akan secara pasif terkikis karena fluktuasi sektor lain dalam ekosistem Sui; kedua, proyek dapat secara langsung memanfaatkan likuiditas yang sudah ada di Sui dan akses ke fiat currency, menurunkan biaya integrasi bagi developer baru.
Data juga menunjukkan bahwa ekosistem sedang berjalan——hingga pertengahan tahun ini, lebih dari 1 miliar token WAL telah distaking di jaringan, dengan 121 node penyimpanan beroperasi secara stabil. Desain dual-token memberikan ekosistem keseluruhan mekanisme insentif penyeimbang yang dapat menyesuaikan diri sendiri.