Ketika sebuah perusahaan mulai sebagai organisasi nirlaba—tertulis langsung dalam dokumen pendirian—ada komitmen eksplisit: tidak ada eksekutif atau anggota dewan yang seharusnya mendapatkan keuntungan pribadi dari usaha tersebut. Itu adalah inti dari semuanya. Namun dalam praktiknya, apa yang kita lihat adalah kesenjangan besar antara janji awal tersebut dan apa yang sebenarnya terjadi. Piagam mengatakan satu hal, tetapi perilaku perusahaan menceritakan kisah yang berbeda. Ini menimbulkan pertanyaan nyata tentang bagaimana komitmen tersebut diinterpretasikan seiring waktu, dan apakah kerangka tata kelola awal masih berlaku ketika prioritas bisnis bergeser.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
22 Suka
Hadiah
22
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
OnchainArchaeologist
· 01-11 10:45
Haha ini lagi-lagi pola yang sama, sudah janji tidak mencari uang tapi akhirnya tidak bisa lepas dari sifat manusia...
---
Jadi janji tertulis di atas kertas di depan kenyataan hanyalah sebuah lelucon?
---
Kerangka tata kelola? Lebih seperti tata kelola yang mengambang...
---
Itulah sebabnya saya hanya melihat data di rantai, dokumen di atas kertas tidak bisa diandalkan
---
Dari ide ke kenyataan, yang membedakan hanyalah hati nurani seorang CEO, kan?
---
Sudah terlalu sering, non-profit → profit, selalu seperti itu dramanya
---
Dengar-dengar cerita ini sama persis dengan beberapa DAO...
Lihat AsliBalas0
GasFeeNightmare
· 01-09 21:08
Setiap skrip pasti sama, meskipun aturan tertulisnya bagus, itu tidak ada gunanya... yang benar-benar diperhatikan adalah bagaimana mereka bertindak.
Lihat AsliBalas0
ForumMiningMaster
· 01-08 22:51
Katakan saja, hal seperti ini sudah terlalu sering kita lihat di dunia kripto... Janji di atas kertas dan tindakan nyata tidak pernah sama.
Lihat AsliBalas0
LiquidityNinja
· 01-08 22:50
Benar sekali, ini adalah pola yang paling umum di dunia web3... Awalnya mengumumkan desentralisasi dan prioritas komunitas, tetapi akhirnya tidak lain adalah tim yang melakukan pencairan dana secara gila-gilaan, anggaran dasar hanyalah pajangan saja
Lihat AsliBalas0
BearMarketSurvivor
· 01-08 22:49
Singkatnya, janji di atas kertas dan tindakan nyata adalah dua hal yang berbeda, pola ini sudah usang
Lihat AsliBalas0
MetaMuskRat
· 01-08 22:37
Janji tidak akan merugikan investor, tapi tetap saja merugikan, siapa sih yang belum pernah melihat pola ini
Lihat AsliBalas0
DegenDreamer
· 01-08 22:36
Satu lagi kebohongan besar "Kami adalah non-profit", anggaran dasar ditulis dengan indah sebagai kedok, sebenarnya bagaimana pelaksanaannya?
Lihat AsliBalas0
governance_lurker
· 01-08 22:34
Janji sebagai organisasi nirlaba, tapi kenyataannya tetap saja merampok investor, anggaran dasar seperti kertas bekas
Lihat AsliBalas0
GweiWatcher
· 01-08 22:26
Di mana janji tentang non-profit? Janji di atas kertas dan tindakan nyata memang dua hal yang berbeda
Ketika sebuah perusahaan mulai sebagai organisasi nirlaba—tertulis langsung dalam dokumen pendirian—ada komitmen eksplisit: tidak ada eksekutif atau anggota dewan yang seharusnya mendapatkan keuntungan pribadi dari usaha tersebut. Itu adalah inti dari semuanya. Namun dalam praktiknya, apa yang kita lihat adalah kesenjangan besar antara janji awal tersebut dan apa yang sebenarnya terjadi. Piagam mengatakan satu hal, tetapi perilaku perusahaan menceritakan kisah yang berbeda. Ini menimbulkan pertanyaan nyata tentang bagaimana komitmen tersebut diinterpretasikan seiring waktu, dan apakah kerangka tata kelola awal masih berlaku ketika prioritas bisnis bergeser.