Lanskap regulasi Asia menunjukkan kontras yang menarik, terutama ketika memeriksa pendekatan China dan Korea Selatan terhadap mata uang digital. Meskipun kedua negara mungkin tidak berlomba seagresif beberapa rekan mereka, langkah kebijakan terbaru menunjukkan cerita yang berbeda.
China telah memperkuat upaya pengembangan CBDC dan regulasi stablecoin, menerapkan kerangka kerja yang mencerminkan prioritas strategisnya. Korea Selatan meniru momentum ini—meluncurkan inisiatif yang mengubah cara aset digital dan mata uang digital bank sentral berfungsi di pasar mereka.
Perbedaan menjadi sangat jelas ketika melihat mekanisme pembayaran bunga. Bagaimana masing-masing negara mengatur insentif untuk adopsi CBDC versus penggunaan stablecoin sangat bervariasi, menandakan filosofi yang berbeda tentang kebijakan moneter dan inovasi keuangan. Pilihan kebijakan ini bukanlah kebetulan—mereka adalah langkah-langkah yang disengaja yang akan membentuk pola adopsi kripto regional selama bertahun-tahun.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
21 Suka
Hadiah
21
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropChaser
· 01-12 10:08
Mengapa perbedaan cara bermain mata uang digital antara China dan Korea begitu besar? Rasanya kompetisi di wilayah tersebut akan menjadi lebih sengit ke depannya.
Lihat AsliBalas0
MultiSigFailMaster
· 01-09 10:50
Perbedaan operasi antara China dan Korea cukup besar, rasanya masing-masing bermain sesuai perhitungan mereka sendiri.
Lihat AsliBalas0
AirdropHuntress
· 01-09 10:49
Setelah melakukan penelitian dan analisis, perbedaan dalam desain mekanisme bunga antara Tiongkok dan Korea Selatan adalah kunci — data menunjukkan ini secara langsung mempengaruhi tingkat adopsi nyata stablecoin, dan patut terus memantau pergerakan beberapa alamat dompet ini.
Lihat AsliBalas0
AirdropBuffet
· 01-09 10:36
Perbedaan dalam cara bermain CBDC antara China dan Korea Selatan cukup besar, terutama dalam mekanisme bunga yang sangat menarik...
---
Tunggu dulu, pengaturan stablecoin di China kali ini benar-benar serius, rasanya langkah berikutnya akan menyasar bursa...
---
Korea Selatan mengikuti tren dengan sangat cepat, tetapi tampaknya kebijakan moneter kedua negara ini masih berbeda
---
Insentif bunga ini... sejujurnya, siapa yang bisa lebih cepat menarik orang masuk, kan?
---
Penyesuaian kebijakan ini memang akan mempengaruhi beberapa tahun ke depan, tetapi rasanya China memiliki pengaruh yang lebih besar
Lanskap regulasi Asia menunjukkan kontras yang menarik, terutama ketika memeriksa pendekatan China dan Korea Selatan terhadap mata uang digital. Meskipun kedua negara mungkin tidak berlomba seagresif beberapa rekan mereka, langkah kebijakan terbaru menunjukkan cerita yang berbeda.
China telah memperkuat upaya pengembangan CBDC dan regulasi stablecoin, menerapkan kerangka kerja yang mencerminkan prioritas strategisnya. Korea Selatan meniru momentum ini—meluncurkan inisiatif yang mengubah cara aset digital dan mata uang digital bank sentral berfungsi di pasar mereka.
Perbedaan menjadi sangat jelas ketika melihat mekanisme pembayaran bunga. Bagaimana masing-masing negara mengatur insentif untuk adopsi CBDC versus penggunaan stablecoin sangat bervariasi, menandakan filosofi yang berbeda tentang kebijakan moneter dan inovasi keuangan. Pilihan kebijakan ini bukanlah kebetulan—mereka adalah langkah-langkah yang disengaja yang akan membentuk pola adopsi kripto regional selama bertahun-tahun.