Sumber: CryptoNewsNet
Judul Asli: Lonjakan Startup Blockchain China: 75.000 Usaha Baru Tanda Transformasi Digital yang Tak Terhentikan
Tautan Asli:
Dalam demonstrasi ambisi teknologi yang menakjubkan, China menyaksikan pendirian sekitar 75.000 startup blockchain baru tahun lalu, menurut laporan dari DL News. Lonjakan luar biasa ini, yang dikonfirmasi pada awal 2025, mendorong total jumlah perusahaan blockchain yang beroperasi di negara tersebut menjadi sekitar 290.000. Akibatnya, data ini mengungkapkan integrasi teknologi ledger terdistribusi yang mendalam dan semakin cepat ke dalam struktur ekonomi negara, meskipun menghadapi lingkungan regulasi yang kompleks untuk mata uang kripto.
Mengurai angka 75.000 Startup Blockchain China
Angka yang dilaporkan sebanyak 75.000 startup blockchain baru di China memerlukan analisis kontekstual segera. Pertama, penting untuk mendefinisikan apa yang dimaksud dengan ‘startup blockchain’ dalam konteks ini. Banyak dari entitas ini kemungkinan fokus pada aplikasi perusahaan dari teknologi blockchain, bukan perdagangan mata uang kripto atau DeFi (DeFi) yang bersifat publik dan terdesentralisasi. Aplikasi ini meliputi:
Manajemen Rantai Pasok: Meningkatkan transparansi dan ketelusuran barang.
Identitas Digital: Membuat sistem verifikasi identitas yang aman dan dikendalikan pengguna.
Hak Kekayaan Intelektual & Hak Cipta: Menggunakan blockchain untuk bukti penciptaan dan kepemilikan yang tidak dapat diubah.
Layanan Pemerintah: Mengimplementasikan blockchain di bidang seperti notarisasi, catatan pajak, dan administrasi publik.
Pertumbuhan ini sejalan langsung dengan Rencana Lima Tahun ke-14 China (2021-2025), yang secara eksplisit memprioritaskan blockchain sebagai teknologi inti untuk inovasi. Selain itu, pemerintah kota dan provinsi secara aktif meluncurkan taman industri blockchain dan dana inovasi, memberikan insentif langsung untuk kewirausahaan. Oleh karena itu, lonjakan ini bukanlah kebetulan tetapi hasil dari dukungan kebijakan yang berkelanjutan dari atas ke bawah terhadap teknologi dasar tersebut.
Lanskap Lebih Luas Perusahaan Blockchain di China
Dengan sekitar 290.000 perusahaan blockchain yang saat ini beroperasi, ekosistem China dapat dikatakan sebagai yang terbesar di dunia dalam hal entitas komersial terdaftar. Namun, analis menekankan perlunya membedakan antara skala dan kematangan. Sebagian besar dari perusahaan ini mungkin adalah usaha kecil-menengah (UKM) atau tim proyek yang mengeksplorasi bukti konsep. Untuk perbandingan, berikut adalah gambaran sekilas fokus perusahaan blockchain global:
Wilayah
Fokus Utama
Sikap Regulasi
China
Blockchain Perusahaan, BSN
Pro-teknologi, Anti spekulasi kripto
Amerika Serikat
DeFi, Web3, Investasi Institusional
Kerangka regulasi yang berkembang, aturan di tingkat negara bagian
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Perusahaan Rintisan Blockchain China Melonjak: 75.000 Usaha Baru Menandakan Transformasi Digital yang Tak Terhentikan
Sumber: CryptoNewsNet Judul Asli: Lonjakan Startup Blockchain China: 75.000 Usaha Baru Tanda Transformasi Digital yang Tak Terhentikan Tautan Asli: Dalam demonstrasi ambisi teknologi yang menakjubkan, China menyaksikan pendirian sekitar 75.000 startup blockchain baru tahun lalu, menurut laporan dari DL News. Lonjakan luar biasa ini, yang dikonfirmasi pada awal 2025, mendorong total jumlah perusahaan blockchain yang beroperasi di negara tersebut menjadi sekitar 290.000. Akibatnya, data ini mengungkapkan integrasi teknologi ledger terdistribusi yang mendalam dan semakin cepat ke dalam struktur ekonomi negara, meskipun menghadapi lingkungan regulasi yang kompleks untuk mata uang kripto.
Mengurai angka 75.000 Startup Blockchain China
Angka yang dilaporkan sebanyak 75.000 startup blockchain baru di China memerlukan analisis kontekstual segera. Pertama, penting untuk mendefinisikan apa yang dimaksud dengan ‘startup blockchain’ dalam konteks ini. Banyak dari entitas ini kemungkinan fokus pada aplikasi perusahaan dari teknologi blockchain, bukan perdagangan mata uang kripto atau DeFi (DeFi) yang bersifat publik dan terdesentralisasi. Aplikasi ini meliputi:
Pertumbuhan ini sejalan langsung dengan Rencana Lima Tahun ke-14 China (2021-2025), yang secara eksplisit memprioritaskan blockchain sebagai teknologi inti untuk inovasi. Selain itu, pemerintah kota dan provinsi secara aktif meluncurkan taman industri blockchain dan dana inovasi, memberikan insentif langsung untuk kewirausahaan. Oleh karena itu, lonjakan ini bukanlah kebetulan tetapi hasil dari dukungan kebijakan yang berkelanjutan dari atas ke bawah terhadap teknologi dasar tersebut.
Lanskap Lebih Luas Perusahaan Blockchain di China
Dengan sekitar 290.000 perusahaan blockchain yang saat ini beroperasi, ekosistem China dapat dikatakan sebagai yang terbesar di dunia dalam hal entitas komersial terdaftar. Namun, analis menekankan perlunya membedakan antara skala dan kematangan. Sebagian besar dari perusahaan ini mungkin adalah usaha kecil-menengah (UKM) atau tim proyek yang mengeksplorasi bukti konsep. Untuk perbandingan, berikut adalah gambaran sekilas fokus perusahaan blockchain global: