Protokol V1 dari Yearn Finance mengalami insiden keamanan lagi, yang mengakibatkan kerugian sekitar $300.000 bagi pengguna dari kerentanan terbaru yang ditemukan dalam sistem.
Apa yang Terjadi
Versi lama dari protokol mengalami celah serius yang dieksploitasi oleh penyerang untuk menguras dana dari platform. Ini menandai kemunduran lain bagi ekosistem yield farming dan menimbulkan kekhawatiran baru tentang keamanan kontrak warisan di seluruh protokol DeFi.
Dampaknya
Insiden $300K mengingatkan pengguna bahwa sistem blockchain yang lebih lama mungkin menyimpan kerentanan yang belum diperbaiki. Meskipun jumlah ini merupakan sebagian kecil dari total aset yang dikelola Yearn, sifat berulang dari eksploitasi semacam ini menyoroti pentingnya audit keamanan rutin dan peningkatan yang tepat waktu.
Mengapa Ini Penting
Bagi komunitas DeFi, peristiwa ini menegaskan pelajaran penting: bahkan protokol yang sudah mapan seperti Yearn Finance memerlukan pemantauan terus-menerus dan mekanisme respons cepat. Pengguna yang memegang posisi dalam kontrak V1 menghadapi risiko yang lebih tinggi dibandingkan versi yang lebih baru dan secara rutin dipelihara.
Insiden ini juga menjadi pengingat bagi seluruh ekosistem untuk memprioritaskan migrasi dari versi kontrak yang lebih lama dan memastikan bahwa infrastruktur lama mendapatkan pengawasan keamanan yang tepat, terutama ketika dana pengguna yang besar tetap terkunci dalam sistem warisan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Yearn Finance V1 Menghadapi Kerentanan Kritikal Lain, Pengguna Terkena $300K Kerugian
Protokol V1 dari Yearn Finance mengalami insiden keamanan lagi, yang mengakibatkan kerugian sekitar $300.000 bagi pengguna dari kerentanan terbaru yang ditemukan dalam sistem.
Apa yang Terjadi
Versi lama dari protokol mengalami celah serius yang dieksploitasi oleh penyerang untuk menguras dana dari platform. Ini menandai kemunduran lain bagi ekosistem yield farming dan menimbulkan kekhawatiran baru tentang keamanan kontrak warisan di seluruh protokol DeFi.
Dampaknya
Insiden $300K mengingatkan pengguna bahwa sistem blockchain yang lebih lama mungkin menyimpan kerentanan yang belum diperbaiki. Meskipun jumlah ini merupakan sebagian kecil dari total aset yang dikelola Yearn, sifat berulang dari eksploitasi semacam ini menyoroti pentingnya audit keamanan rutin dan peningkatan yang tepat waktu.
Mengapa Ini Penting
Bagi komunitas DeFi, peristiwa ini menegaskan pelajaran penting: bahkan protokol yang sudah mapan seperti Yearn Finance memerlukan pemantauan terus-menerus dan mekanisme respons cepat. Pengguna yang memegang posisi dalam kontrak V1 menghadapi risiko yang lebih tinggi dibandingkan versi yang lebih baru dan secara rutin dipelihara.
Insiden ini juga menjadi pengingat bagi seluruh ekosistem untuk memprioritaskan migrasi dari versi kontrak yang lebih lama dan memastikan bahwa infrastruktur lama mendapatkan pengawasan keamanan yang tepat, terutama ketika dana pengguna yang besar tetap terkunci dalam sistem warisan.