Dalam pasar ini, banyak orang sebenarnya sedang berjudi bukan bertransaksi. Mereka memperhatikan grafik K-line dengan penuh perhatian, tetapi hanya mengandalkan feeling untuk melempar dadu, akhirnya modal mereka pun hilang.
Saya sendiri telah melakukan lebih dari 300 transaksi nyata, dan dari situ saya menyadari satu prinsip: trader yang konsisten mendapatkan keuntungan tidak bergantung pada tebak-tebakan dan keberuntungan, melainkan didasarkan pada tiga pilar—sistem, disiplin, dan pengendalian risiko.
**Lubang pertama: Mental penjudi**
Kebanyakan orang masuk ke pasar ini dengan jebakan ini. Mereka menganggap membuka posisi long atau short seperti permainan tebak besar kecil, emosi mereka sepenuhnya dikendalikan oleh fluktuasi harga. Orang yang benar-benar paham trading tidak akan membuang-buang perasaan di sini.
Cara mereka adalah: pertama, lihat arah tren utama dengan jelas, lalu tentukan bagaimana beraksi; jika arah tidak jelas, lebih baik tidak berbuat apa-apa. Ini adalah pemahaman yang sangat penting—trading kontrak memerlukan kepastian, bukan sensasi yang mendebarkan.
**Seberapa berbahayakah leverage sebagai penguat**
Leverage 10x terdengar sangat menarik—harga koin naik 1% kamu bisa mendapatkan 10%. Tapi kenyataannya, jika pergerakan berlawanan hanya 1%, modal utama kamu langsung hilang. Inilah mengapa 99% trader yang menggunakan leverage tinggi akhirnya bangkrut. Leverage adalah pedang bermata dua, jika teknik tidak memadai, menggunakannya sama saja mengirim uang ke kantong orang lain.
**Tiga pertanyaan yang harus diajukan sebelum masuk pasar**
Pertama, apakah tren saat ini jelas? Apakah sedang naik, turun, atau sedang sideways? Kedua, apakah ada berita besar atau peristiwa yang berpotensi mengubah arah pasar baru-baru ini? Ketiga, jika prediksi salah, di mana level stop loss saya?
Jika ketiga pertanyaan ini tidak bisa dijawab dengan pasti, jangan buru-buru tekan tombol.
**Cara yang lebih aman**
Tunggu hingga harga menembus level kunci, lalu tunggu koreksi kembali untuk konfirmasi, baru masuk pasar. Mungkin akan terlambat sedikit, tetapi peluang keberhasilan transaksi seperti ini jauh lebih tinggi. Jangan terjebak dalam mental FOMO, peluang di pasar selalu ada.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LightningPacketLoss
· 01-12 02:15
300 lebih transaksi啊, angka ini terdengar tidak masuk akal, tapi memang harus diakui bahwa transaksi sistem jauh lebih andal daripada tebak-tebakan
Benar sekali, kebanyakan orang memang tidak bisa mengubah mental penjudi, harus mengejar sensasi yang berlebihan
Leverage 10 kali itu pernah dicoba teman saya sekali, sekarang masih menyesal hahaha
Menunggu posisi kunci untuk kembali dan masuk, saya sudah mencoba metode ini, tapi mudah melewatkan keuntungan awal
Stop loss memang harus dipikirkan sebelumnya, kalau tidak, saat pasar berbalik, benar-benar akan merasa sedih dan kecewa
Lihat AsliBalas0
MevWhisperer
· 01-10 12:20
Ringkasan 300 pesanan hanya satu kalimat: 99% orang sama sekali tidak layak bermain leverage, menyebalkan diri sendiri dan malah menyalahkan pasar
Lihat AsliBalas0
ProbablyNothing
· 01-09 10:52
Benar sekali, teman-teman saya yang setiap hari memantau pasar, sembilan dari sepuluh akhirnya mengalami margin call, itu karena mereka tidak bisa lepas dari kebiasaan berjudi.
Leverage tinggi benar-benar racun, saya pernah mendengar seorang teman menggunakan leverage 10x, dan hasilnya satu black swan langsung menghabiskan semuanya.
Pasar yang tidak pasti jangan disentuh, saya baru benar-benar memahami prinsip ini sekarang.
FOMO membunuh, berapa banyak orang yang terseret sampai mati rasa karena ini.
Jangan membuka posisi tanpa memikirkan level stop loss dengan jelas, kalau tidak, lambat laun kamu yang akan kehilangan semua modal.
Konfirmasi rebound dulu sebelum masuk, sedikit lebih lambat tapi bertahan lebih lama, logika ini sebenarnya paling menguntungkan.
Pengalaman dengan lebih dari 300 order benar-benar berbeda, hasilnya memang nyata dan terbukti.
Sebenarnya ini masalah mental, begitu serakah maka akan berakhir buruk.
Lihat AsliBalas0
AirdropHarvester
· 01-09 10:28
Sell point terlalu banyak, saya hanya ingin bertanya satu hal, apakah benar-benar ada orang yang bisa menjalankan secara stabil?
---
Saya sudah mendengar teori ini seratus kali, intinya adalah sifat manusia, siapa yang benar-benar bisa tetap tenang
---
Bagian leverage tinggi dibahas dengan keras, tapi orang yang paham sudah lama mati di dalamnya
---
Tiga pertanyaan tentang stop loss... terlihat sederhana, tapi saat pasar tiba-tiba jatuh siapa yang masih ingat
---
Menunggu breakout lalu kembali? Sudahlah, uang yang diperoleh pun tidak cukup untuk biaya transaksi
---
Lebih dari 300 pesanan pasti menguntungkan, ini pasti berbeda dari 99% orang yang mengalami margin call
---
Yang paling ditakuti adalah artikel seperti "Saya menyadari ini", pasar setiap hari mengajarkan orang untuk bertindak
---
Sistem, disiplin, pengendalian risiko, terdengar seperti buku pelajaran, tapi kenyataannya berbeda
---
Mental FOMO paling mematikan, tapi rasa kehilangan saat melewatkan pasar juga mematikan
---
Terlihat sangat rasional, tapi siapa di pasar ini yang tidak dikendalikan oleh emosi?
Lihat AsliBalas0
BrokenYield
· 01-09 10:25
nah ini cuma pembenaran buat orang yang benar-benar disiplin. 99% trader leverage tetap mengalami kerugian, jadi ya, perhitungannya benar... tapi tetap saja nonton setengah dari "uang pintar" dilikuidasi karena wick 2% itu cukup lucu jujur.
Dalam pasar ini, banyak orang sebenarnya sedang berjudi bukan bertransaksi. Mereka memperhatikan grafik K-line dengan penuh perhatian, tetapi hanya mengandalkan feeling untuk melempar dadu, akhirnya modal mereka pun hilang.
Saya sendiri telah melakukan lebih dari 300 transaksi nyata, dan dari situ saya menyadari satu prinsip: trader yang konsisten mendapatkan keuntungan tidak bergantung pada tebak-tebakan dan keberuntungan, melainkan didasarkan pada tiga pilar—sistem, disiplin, dan pengendalian risiko.
**Lubang pertama: Mental penjudi**
Kebanyakan orang masuk ke pasar ini dengan jebakan ini. Mereka menganggap membuka posisi long atau short seperti permainan tebak besar kecil, emosi mereka sepenuhnya dikendalikan oleh fluktuasi harga. Orang yang benar-benar paham trading tidak akan membuang-buang perasaan di sini.
Cara mereka adalah: pertama, lihat arah tren utama dengan jelas, lalu tentukan bagaimana beraksi; jika arah tidak jelas, lebih baik tidak berbuat apa-apa. Ini adalah pemahaman yang sangat penting—trading kontrak memerlukan kepastian, bukan sensasi yang mendebarkan.
**Seberapa berbahayakah leverage sebagai penguat**
Leverage 10x terdengar sangat menarik—harga koin naik 1% kamu bisa mendapatkan 10%. Tapi kenyataannya, jika pergerakan berlawanan hanya 1%, modal utama kamu langsung hilang. Inilah mengapa 99% trader yang menggunakan leverage tinggi akhirnya bangkrut. Leverage adalah pedang bermata dua, jika teknik tidak memadai, menggunakannya sama saja mengirim uang ke kantong orang lain.
**Tiga pertanyaan yang harus diajukan sebelum masuk pasar**
Pertama, apakah tren saat ini jelas? Apakah sedang naik, turun, atau sedang sideways? Kedua, apakah ada berita besar atau peristiwa yang berpotensi mengubah arah pasar baru-baru ini? Ketiga, jika prediksi salah, di mana level stop loss saya?
Jika ketiga pertanyaan ini tidak bisa dijawab dengan pasti, jangan buru-buru tekan tombol.
**Cara yang lebih aman**
Tunggu hingga harga menembus level kunci, lalu tunggu koreksi kembali untuk konfirmasi, baru masuk pasar. Mungkin akan terlambat sedikit, tetapi peluang keberhasilan transaksi seperti ini jauh lebih tinggi. Jangan terjebak dalam mental FOMO, peluang di pasar selalu ada.