Pada 15 Desember, emas menguat posisinya di pasar logam mulia Arab Saudi. Harga per gram mencapai 521,91 SAR, menunjukkan kenaikan yang solid dari 518,67 SAR pada hari Jumat—sekitar kenaikan 0,62%. Ketika dikonversi ke satuan pengukuran tradisional, logam ini diperdagangkan di 6.087,57 SAR per tola, naik dari sesi sebelumnya yang sebesar 6.049,62 SAR, menunjukkan momentum kenaikan yang konsisten.
Referensi Harga di Berbagai Satuan
Bagi investor yang melacak logam mulia ini di berbagai standar, berikut penawaran pasar:
Per Gram: 521,91 SAR
Per 10 Gram: 5.219,12 SAR
Per Tola: 6.087,57 SAR
Per Ons Troy: 16.233,20 SAR
Metodologi FXStreet menyesuaikan tingkat USD global ke mata uang dan preferensi pengukuran lokal Arab Saudi, dengan pembaruan harian yang mencerminkan kondisi pasar secara real-time. Angka-angka ini berfungsi sebagai referensi pasar, meskipun tingkat lokal mungkin menunjukkan variasi kecil.
Memahami Peran Emas dalam Ekonomi Modern
Selain daya tariknya yang berkilauan untuk perhiasan dan hiasan, emas berfungsi sebagai aset utama dalam keuangan global. Logam mulia ini mendapatkan klasifikasi “safe-haven” karena investor cenderung beralih ke emas selama ketidakpastian ekonomi dan volatilitas pasar. Saat membahas periode resesi ekonomi (recession meaning in bengali: অর্থনৈতিক মন্দা), banyak investor internasional—termasuk yang memahami konteks regional—menganggap emas sebagai lindung nilai yang protektif.
Mengapa Bank Sentral Terus Membangun Cadangan Emas
Otoritas moneter dunia mengakui posisi unik emas dalam strategi stabilitas mata uang. Pada tahun 2022, bank sentral di seluruh dunia membeli 1.136 ton emas, bernilai sekitar $70 billion—menandai akuisisi tahunan tertinggi sejak pencatatan modern dimulai. Negara-negara dengan ekonomi berkembang, terutama China, India, dan Turki, sangat agresif dalam memperluas posisi cadangan mereka.
Strategi akumulasi cadangan ini mencerminkan kepercayaan terhadap kemampuan emas untuk mendukung kekuatan mata uang selama periode ekonomi yang menantang, dan berfungsi sebagai indikator nyata solvabilitas nasional.
Dinamika Dolar-Emas dan Faktor Penggerak Pergerakan Pasar
Emas mempertahankan hubungan terbalik dengan Dolar AS dan instrumen Treasury AS. Ketika dolar melemah, harga emas biasanya naik, menciptakan peluang diversifikasi portofolio. Hubungan ini menjadi sangat penting selama ketegangan geopolitik atau resesi, ketika badan resmi dan investor swasta merelokasi aset.
Beberapa faktor mempengaruhi jalur harga:
Kondisi Suku Bunga: Sebagai aset yang tidak menghasilkan imbal hasil, emas menarik investor saat suku bunga tetap rendah. Biaya pinjaman yang lebih tinggi biasanya menekan harga turun.
Pergerakan Mata Uang: Kekuatan atau kelemahan USD secara langsung mempengaruhi kutipan XAU/USD, patokan utama perdagangan emas global.
Sentimen Risiko Pasar: Reli pasar saham sering beriringan dengan melemahnya emas, sementara penjualan saham biasanya mendukung permintaan logam mulia.
Kekhawatiran Makroekonomi: Ketakutan resesi, kekhawatiran inflasi, dan titik nyala geopolitik dapat dengan cepat meningkatkan daya tarik emas.
Korelasi terbalik logam mulia ini dengan aset risiko membuatnya sangat berharga saat ketidakpastian pasar meningkat, mengubahnya dari komoditas sederhana menjadi komponen strategis portofolio.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Logam Kuning Menguat di Pasar Saudi: Pembaruan Harga 15 Desember dan Faktor Pendorong Nilai Emas
Pada 15 Desember, emas menguat posisinya di pasar logam mulia Arab Saudi. Harga per gram mencapai 521,91 SAR, menunjukkan kenaikan yang solid dari 518,67 SAR pada hari Jumat—sekitar kenaikan 0,62%. Ketika dikonversi ke satuan pengukuran tradisional, logam ini diperdagangkan di 6.087,57 SAR per tola, naik dari sesi sebelumnya yang sebesar 6.049,62 SAR, menunjukkan momentum kenaikan yang konsisten.
Referensi Harga di Berbagai Satuan
Bagi investor yang melacak logam mulia ini di berbagai standar, berikut penawaran pasar:
Metodologi FXStreet menyesuaikan tingkat USD global ke mata uang dan preferensi pengukuran lokal Arab Saudi, dengan pembaruan harian yang mencerminkan kondisi pasar secara real-time. Angka-angka ini berfungsi sebagai referensi pasar, meskipun tingkat lokal mungkin menunjukkan variasi kecil.
Memahami Peran Emas dalam Ekonomi Modern
Selain daya tariknya yang berkilauan untuk perhiasan dan hiasan, emas berfungsi sebagai aset utama dalam keuangan global. Logam mulia ini mendapatkan klasifikasi “safe-haven” karena investor cenderung beralih ke emas selama ketidakpastian ekonomi dan volatilitas pasar. Saat membahas periode resesi ekonomi (recession meaning in bengali: অর্থনৈতিক মন্দা), banyak investor internasional—termasuk yang memahami konteks regional—menganggap emas sebagai lindung nilai yang protektif.
Mengapa Bank Sentral Terus Membangun Cadangan Emas
Otoritas moneter dunia mengakui posisi unik emas dalam strategi stabilitas mata uang. Pada tahun 2022, bank sentral di seluruh dunia membeli 1.136 ton emas, bernilai sekitar $70 billion—menandai akuisisi tahunan tertinggi sejak pencatatan modern dimulai. Negara-negara dengan ekonomi berkembang, terutama China, India, dan Turki, sangat agresif dalam memperluas posisi cadangan mereka.
Strategi akumulasi cadangan ini mencerminkan kepercayaan terhadap kemampuan emas untuk mendukung kekuatan mata uang selama periode ekonomi yang menantang, dan berfungsi sebagai indikator nyata solvabilitas nasional.
Dinamika Dolar-Emas dan Faktor Penggerak Pergerakan Pasar
Emas mempertahankan hubungan terbalik dengan Dolar AS dan instrumen Treasury AS. Ketika dolar melemah, harga emas biasanya naik, menciptakan peluang diversifikasi portofolio. Hubungan ini menjadi sangat penting selama ketegangan geopolitik atau resesi, ketika badan resmi dan investor swasta merelokasi aset.
Beberapa faktor mempengaruhi jalur harga:
Korelasi terbalik logam mulia ini dengan aset risiko membuatnya sangat berharga saat ketidakpastian pasar meningkat, mengubahnya dari komoditas sederhana menjadi komponen strategis portofolio.